Museum Holocaust AS Cabut Penghargaan untuk Aung San Suu Kyi

Reza Gunadha

Kamis, 08 Maret 2018 | 17:44 WIB
Museum Holocaust AS Cabut Penghargaan untuk Aung San Suu Kyi
Aung San Suu Kyi. [AFP]

Suara.com - Museum Holocaust Amerika Serikat (AS) telah menarik kembali penghargaan kemanusiaan yang diberikan pada Kanselir Myanmar Aung San Suu Kyi.

Sebab, seperti dilansir Anadolu Agency, Kamis (8/3/2018), Suu Kyi dinilai gagal menyuarakan perlawanan atas kejahatan kemanusiaan yang terjadi di negaranya.

Museum yang memiliki misi untuk melawan kebencian, mencegah genosida, dan mendukung harkat dan martabat manusia, menulis dalam situs resminya bahwa pihak musem telah mencabut Elie Wiesel Award yang dianugerahkan pada Suu Kyi tahun 2012.

Ketika itu, penghargaan diberikan kepada Suu Kyi yang berani melawan kediktatoran militer dan mengadvokasi kebebasan dan hak asasi manusia di Myanmar.

"Karena serangan militer terhadap orang-orang Rohingya terus digencarkan selama tahun 2016 dan 2017, kami berharap agar Anda, yang kami percaya berkomitmen mendukung martabat manusia dan hak asasi universal, akan melakukan sesuatu untuk mengutuk dan menghentikan kampanye militer yang brutal, sebagai bentuk solidaritas dengan populasi Rohingya yang menjadi korban," tulis Museum Holocaust.

"Di bawah kepemimpinan Anda, Liga Nasional untuk Demokrasi menolak untuk bekerja sama dengan tim penyelidik Perserikatan Bangsa-Bangsa, dan justru menyebarkan retorika kebencian terhadap komunitas Rohingya, menolak akses kemanusiaan, dan menindak jurnalis yang berupaya mengungkap pelanggaran kemanusiaan di negara bagian Rakhine," tambah Museum.

Museum Holocaust juga mendesak Suu Kyi untuk menggunakan perannya yang unik dan resmi dengan bekerja sama dengan pihak-pihak internasional untuk mengungkap fakta kekejaman di Rakhine dan menindak pelaku.

Pada November tahun lalu, Dewan Kota Oxford di Inggris juga mencabut penghargaan kehormatan yang diberikan pada Suu Kyi.

Pada bulan yang sama, musisi Irlandia dan pendiri Live Aid Bob Geldof mengembalikan penghargaan Freedom of the City of Dublin sebagai bentuk protes.

baca juga

PBB menyebut Rohingya sebagai kaum paling teraniaya di dunia, yang telah menderita karena sejumlah serangan sejak kekerasan komunal meletus pada 2012.

Lebih dari 750.000 pengungsi, kebanyakan anak-anak dan perempuan, telah meninggalkan Myanmar dan menyeberang ke Bangladesh sejak 25 Agustus 2017, ketika pasukan Myanmar melancarkan operasi militer yang membunuh, menjarah rumah, dan membakar desa-desa kaum minoritas Rohingya.

Menurut Dokter Lintas Batas, sepanjang 25 Agustus - 24 September 2017, setidaknya 9.000 Rohingya tewas di Rakhine.

Dalam laporan yang dirilisi pada 12 Desember 2017, Dokter Lintas Batas menyebutkan bahwa 71,7 persen kematian disebabkan oleh tindak kekerasan. 730 kematian terjadi pada anak-anak bawah usia lima tahun.

Data PBB menunjukkan adanya pembunuhan - terhadap bayi dan anak-anak - pemerkosaan massal, pemukulan brutal, dan penghilangan paksa selama operasi militer. PBB menyatakan bahwa kekerasan terhadap Rohingya termasuk dalam kejahatan kemanusiaan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Musikus Maher Zain Hantar Makanan ke Kamp Pengungsi Rohingya

Musikus Maher Zain Hantar Makanan ke Kamp Pengungsi Rohingya

News | Kamis, 08 Maret 2018 | 12:56 WIB

Wiranto Waspadai Pengungsi Rohingya dari Bangladesh Disusupi ISIS

Wiranto Waspadai Pengungsi Rohingya dari Bangladesh Disusupi ISIS

News | Selasa, 06 Maret 2018 | 16:11 WIB

Indonesia Akan Aktif Kasih Bantuan ke Rohingya

Indonesia Akan Aktif Kasih Bantuan ke Rohingya

News | Selasa, 06 Maret 2018 | 12:39 WIB

Chauvinis Myanmar Bubarkan Acara Biksu Buddha Pro Muslim

Chauvinis Myanmar Bubarkan Acara Biksu Buddha Pro Muslim

News | Senin, 26 Februari 2018 | 12:15 WIB

Cristiano Ronaldo: Kumohon, Dunia Harus Selamatkan Rohingya

Cristiano Ronaldo: Kumohon, Dunia Harus Selamatkan Rohingya

News | Kamis, 22 Februari 2018 | 15:11 WIB

Terkini

Shio Monyet Tanah Tahun Berapa? Ini Karakteristik, Peruntungan, dan Kecocokannya

Shio Monyet Tanah Tahun Berapa? Ini Karakteristik, Peruntungan, dan Kecocokannya

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 08:24 WIB

Sandera Bus Sendiri, Lepas Bus Lawan: Malam Horor Persebaya Diadili Bonek di GBT

Sandera Bus Sendiri, Lepas Bus Lawan: Malam Horor Persebaya Diadili Bonek di GBT

Jatim | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 08:23 WIB

Wisatawan Cerdas Wajib Tahu: 4 Alasan Hotel Jaringan Global Lebih Menguntungkan

Wisatawan Cerdas Wajib Tahu: 4 Alasan Hotel Jaringan Global Lebih Menguntungkan

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 08:15 WIB

Warisan Resep Dapur Ibu

Warisan Resep Dapur Ibu

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 08:15 WIB

Porprov Jateng XVII Berakhir, Estafet Tuan Rumah Beralih ke Kedu Raya

Porprov Jateng XVII Berakhir, Estafet Tuan Rumah Beralih ke Kedu Raya

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 08:12 WIB

Penggeledahan Pondok Pesantren di Sukoharjo, Taj Yasin Pastikan Pendampingan Psikologis Anak-Anak

Penggeledahan Pondok Pesantren di Sukoharjo, Taj Yasin Pastikan Pendampingan Psikologis Anak-Anak

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 08:05 WIB

Gubernur Sulsel Resmikan Jalan Paleteang - Malimpung - Kabere, Akses 800 Ribu Warga Makin Lancar

Gubernur Sulsel Resmikan Jalan Paleteang - Malimpung - Kabere, Akses 800 Ribu Warga Makin Lancar

Sulsel | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 07:55 WIB

7 Ciri-Ciri Sunscreen yang Dipakai Tidak Cocok untuk Kulit Wajah

7 Ciri-Ciri Sunscreen yang Dipakai Tidak Cocok untuk Kulit Wajah

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 07:47 WIB

Cara Pakai Sabun Cuci Muka Retinol Ponds agar Wajah Awet Muda 10 Tahun

Cara Pakai Sabun Cuci Muka Retinol Ponds agar Wajah Awet Muda 10 Tahun

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 07:43 WIB

Anak-Anak Digerebek Bak Teroris, TGB: Bukan Ini Polisi yang Dicita-citakan Pendiri Bangsa!

Anak-Anak Digerebek Bak Teroris, TGB: Bukan Ini Polisi yang Dicita-citakan Pendiri Bangsa!

Bali | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 07:39 WIB

×