Rumah Duka di Denpasar Bersolek Sambut Jenazah Pendiri Matahari

Reza Gunadha

Sabtu, 10 Maret 2018 | 17:38 WIB
Rumah Duka di Denpasar Bersolek Sambut Jenazah Pendiri Matahari
Rumah Duka Kertha Semadi di Jalan Cargo Permai, Ubung Kaja, Denpasar, tengah didekorasi, Sabtu (10/3/2018). Di sana akan disemayamkan jenazah Hari Darmawan, pendiri Matahari group. [Suara.com/Sukis Wanti]

Suara.com - Jenazah pendiri Matahari group sekaligus bos Taman Wisata Matahari, Hari Darmawan, akan disemayamkan di Rumah Duka Kertha Semadi di Jalan Cargo Permai, Ubung Kaja, Denpasar, Sabtu (10/3/2018).

Made Suta, kerabat Hari di Bali, mengatakan jenazah mendiang akan diterbangkan dari Jakarta menggunakan pesawat Garuda Indonesia, Sabtu malam.

"Sabtu malam, sekitar pukul 21.00 WITA (20.00 WIB) jenazah akan diterbangkan dari Jakarta ke Bali," kata Made Suta kepada Suara.com.

Dia menjelaskan, jenazah Hari besar kemungkinan tiba di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai sekitar pukul 24.00 WITA.

Anak almarhum, kata dia, sudah datang ke Rumah Duka Kertha Semadi untuk mengurus administrasi untuk menyiapkan kedatangan jenazah. 

Kekinian, sambung Suta, ambulans Rumah Duka Kertha Semadi tengah dibersihkan petugas untuk digunakan saat menjemput jenazah di bandara.

"Sekitar pukul 23.00 WITA nanti, kami baru berangkat ke Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai. Kalau sampai sini ya kemungkinan sekira pukul 02.00 WITA," kata Ripta Prayoga, salah satu petugas Rumah Duka Kertha Semadi.

Pantauan Suara.com, petugas Rumah Duka Duka Kertha Semadi tengah memasang  sejumlah dekorasi di ruang semayam Hari Darmawan.

Hari ditemukan tewas di Sungai Ciliwung, Desa Leuwimalang, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor, Sabtu (10/3) pagi.

baca juga

Kapolres Bogor Ajun Komisaris Andi Muhammad Dicky mengatakan, jasad Hari ditemukan dalam posisi tengkurap dan tersangkut batu kali.

”Korban dilaporkan hilang sejak Jumat (9/3) malam, saat mengunjungi vilanya di Lokawiratama Hankam, Desa Leuwimalang. Dia ditemukan meninggal dunia di sekitar 100 meter dari vilanya,” kata Dicky melalui keterangan tertulis kepada Suara.com, Sabtu siang.

Ia mengatakan, mayat Hari kali pertama ditemukan oleh Deni Sudiana dan empat orang rekannya yang menyisir sungai menggunakan perahu karet, Sabtu pagi sekitar pukul 06.30 WIB.

Setelah dievakuasi, jenazah Hari dibawa ke rumahnya, di Desa Cilember. Kemudian, mayatnya dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah Ciawi untuk diperiksa. [Sukis Wanti]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kisah Hari Darmawan, Bangun Taman Wisata Murah untuk Kelas Bawah

Kisah Hari Darmawan, Bangun Taman Wisata Murah untuk Kelas Bawah

Bisnis | Sabtu, 10 Maret 2018 | 16:53 WIB

Jenazah Pendiri Matahari Diterbangkan ke Bali untuk Dikremasi

Jenazah Pendiri Matahari Diterbangkan ke Bali untuk Dikremasi

News | Sabtu, 10 Maret 2018 | 16:19 WIB

Pendiri Matahari Tewas di Sungai Ciliwung, Diduga Terpeleset

Pendiri Matahari Tewas di Sungai Ciliwung, Diduga Terpeleset

News | Sabtu, 10 Maret 2018 | 15:55 WIB

Sebelum Hilang dan Tewas, Pendiri Matahari Sempat Minta Minum

Sebelum Hilang dan Tewas, Pendiri Matahari Sempat Minta Minum

News | Sabtu, 10 Maret 2018 | 15:19 WIB

Tewas, Kiprah Pendiri Matahari Berawal dari Toko 'Mickey Mouse'

Tewas, Kiprah Pendiri Matahari Berawal dari Toko 'Mickey Mouse'

News | Sabtu, 10 Maret 2018 | 14:05 WIB

Terkini

Beban Prabowo, Gibran Jadi Pembangkang Hukum Bila Tak Mundur

Beban Prabowo, Gibran Jadi Pembangkang Hukum Bila Tak Mundur

News | Selasa, 03 November 2026 | 11:37 WIB

Petani Tanam Ganja di Tengah Kebun Cabai Aceh Timur, Polisi Bongkar Penyamaran

Petani Tanam Ganja di Tengah Kebun Cabai Aceh Timur, Polisi Bongkar Penyamaran

Sumut | Selasa, 03 November 2026 | 11:37 WIB

11 Hakim PN Medan Dipindahkan, Ini Daftar Penempatan Barunya

11 Hakim PN Medan Dipindahkan, Ini Daftar Penempatan Barunya

Sumut | Selasa, 03 November 2026 | 11:35 WIB

BPS Umumkan Impor Migas RI 32,57 Miliar Dolar AS per September, Melonjak 37,35%

BPS Umumkan Impor Migas RI 32,57 Miliar Dolar AS per September, Melonjak 37,35%

Bisnis | Selasa, 03 November 2026 | 11:34 WIB

Ranking Paspor Indonesia 2026, Peringkat Berapa di Dunia?

Ranking Paspor Indonesia 2026, Peringkat Berapa di Dunia?

Lifestyle | Selasa, 03 November 2026 | 11:34 WIB

Perempuan Berkebaya Lumut di Jalan Hutan

Perempuan Berkebaya Lumut di Jalan Hutan

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 11:33 WIB

Aqil Savik Siap Jawab Kepercayaan Shin Tae-yong, Persija Bidik 3 Poin

Aqil Savik Siap Jawab Kepercayaan Shin Tae-yong, Persija Bidik 3 Poin

Bola | Selasa, 03 November 2026 | 11:33 WIB

Review The Lament of Autumn: Romansa Era Republikan yang Berakhir Tragis

Review The Lament of Autumn: Romansa Era Republikan yang Berakhir Tragis

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 11:30 WIB

PSW UGM Minta Pembalut Bebas PPN 11 Persen: Kebutuhan Sanitasi, Bukan Barang Mewah

PSW UGM Minta Pembalut Bebas PPN 11 Persen: Kebutuhan Sanitasi, Bukan Barang Mewah

News | Selasa, 03 November 2026 | 11:28 WIB

Heboh 7 Polisi Dimutasi Usai Ciduk Anggota DPRD Nyabu, Gerindra: Kami Dengar Mereka Minta Uang

Heboh 7 Polisi Dimutasi Usai Ciduk Anggota DPRD Nyabu, Gerindra: Kami Dengar Mereka Minta Uang

News | Selasa, 03 November 2026 | 11:25 WIB

×