Polisi: Tak Ada Tanda Kekerasan di Kematian Pendiri Matahari

Pebriansyah Ariefana, Welly Hidayat

Selasa, 13 Maret 2018 | 16:16 WIB
Polisi: Tak Ada Tanda Kekerasan di Kematian Pendiri Matahari
Acara malam kebaktian Hari Darmawan di Bali. (Luh Wayanti)

Suara.com - Kepala Kepolisian Resor Bogor, Ajun Komisaris Besar Polisi Andi Moch Dicky mengatakan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan terhadap kematian pendiri waralaba Matahari sekaligus bos besar Taman Wisata Matahari, Hari Darmawan.

Hal tersebut dilakukan setelah penyidik Polres Bogor melakukan olah Tempat Kejadian Perkara ditemukannya Hari tak bernyawa di Sungai Ciliwung, Desa Leuwilang, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor, Sabtu (10/3/2018). Hari juga sempat dinyatakan hilang pada Jumat (9/3/2018).

"Penyelidikan masih berlangsung tidak ada jejak - jejak kekerasan terhadap korban," kata Dicky, Selasa (13/3/2018).

Dicky menceritakan kronologi kejadian hilangnya bos matahari hingga akhirnya ditemukan tak bernyawa setelah melakukan pemeriksaan terhadap 11 saksi.

Pada Jumat (9/3/2018) sekitar pukul 16.00 WIB, Hari sempat rapat dengan karyawan perusahaan Taman Wisata Matahari bernama Ivon dan Yohannes sebagai Finance Manager Griya Pesona Mentari di Pafesta, Cisarua, Bogor, hingga selesai meeting jam 18.00 WIB.

"Setelah selesai meeting sekitar jam 18.00 WIB, Hari bersama dengan saudari Ivon dan saudara Yohanes menuju Pizza Hut untuk makan bersama," kata Dicky.

Kemudian, selesai makan bersama sekitar pukul 19.15 WIB, Hari berangkat menuju Villanya di Cisarua dengan menggunakan mobil Toyota Innova Nomor polisi B 1906 PIJ, dengan diantar supir bernama Oking.

"Itu sampai Villa sekitar pukul 20.00 WIB. Oking memarkirkan mobil di sebelah Villa berjarak sekitar 40 meter. Kemudian korban (Hari) masuk ke dalam Villa," ujar Dicky.

Sementara itu, Oking hanya berada di teras Villa. Kemudian sekitar 20 menit berlalu, Hari menemui Oking dan meminta untuk mengambilkan koran dalam mobil dan menyerahkan kepada Hari.

baca juga

Sepuluh menit kemudian,  Hari meminta Oking mengambilkan air minum. Setelah mengambil air minum Oking tak melihat Hari dan hanya meletakan air minum di atas meja.

"Oking masuk ke dalam Villa dan mengatakan ‘Pak ini air minumnya’ sambil meletakkan air minum di meja kemudian Oking kembali ke teras," ujar Dicky.

Selanjutnya, 15 menit kemudian Oking menca mengecek Hari didalam Villa, hingga mencari ke Toilet, Namun Hari tak ditemukan. Hingga akhirnya Oking melaporkan kepada pihak security Taman Wisata Matahari.

"Melihat korban tidak ada Oking menelepon security untuk dilakukan pencarian terhadap korban," ujar Dicky.

Hingga akhirnya, Tim SAR Taman Wisata Matahari melakukan pencarian dan menemukan jenazah Hari, Sabtu (10/3/2018) di Sungai ciliwung.

"Itu ditemukan  posisi jenazah tengkurap di atas bebatuan," ujar Dicky.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kematian Pendiri Matahari Masih Gelap, Mabes Polri Ikut Pantau

Kematian Pendiri Matahari Masih Gelap, Mabes Polri Ikut Pantau

News | Selasa, 13 Maret 2018 | 15:01 WIB

Pengusaha Bali: Hari Darmawan Jadi Inspirasi dan Panutan

Pengusaha Bali: Hari Darmawan Jadi Inspirasi dan Panutan

News | Senin, 12 Maret 2018 | 05:38 WIB

Agar Tak Macet, Pengantar Jenazah Hari Darmawan Diminta Naik Bus

Agar Tak Macet, Pengantar Jenazah Hari Darmawan Diminta Naik Bus

News | Senin, 12 Maret 2018 | 07:04 WIB

Malam Kebaktian Hari Darmawan Berlangsung Khidmat

Malam Kebaktian Hari Darmawan Berlangsung Khidmat

News | Senin, 12 Maret 2018 | 01:00 WIB

Alasan Keluarga Tolak Autopsi Jenazah Hari Darmawan

Alasan Keluarga Tolak Autopsi Jenazah Hari Darmawan

News | Minggu, 11 Maret 2018 | 17:54 WIB

Terkini

11 Hakim PN Medan Dipindahkan, Ini Daftar Penempatan Barunya

11 Hakim PN Medan Dipindahkan, Ini Daftar Penempatan Barunya

Sumut | Selasa, 03 November 2026 | 11:35 WIB

BPS Umumkan Impor Migas RI 32,57 Miliar Dolar AS per September, Melonjak 37,35%

BPS Umumkan Impor Migas RI 32,57 Miliar Dolar AS per September, Melonjak 37,35%

Bisnis | Selasa, 03 November 2026 | 11:34 WIB

Ranking Paspor Indonesia 2026, Peringkat Berapa di Dunia?

Ranking Paspor Indonesia 2026, Peringkat Berapa di Dunia?

Lifestyle | Selasa, 03 November 2026 | 11:34 WIB

Perempuan Berkebaya Lumut di Jalan Hutan

Perempuan Berkebaya Lumut di Jalan Hutan

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 11:33 WIB

Aqil Savik Siap Jawab Kepercayaan Shin Tae-yong, Persija Bidik 3 Poin

Aqil Savik Siap Jawab Kepercayaan Shin Tae-yong, Persija Bidik 3 Poin

Bola | Selasa, 03 November 2026 | 11:33 WIB

Review The Lament of Autumn: Romansa Era Republikan yang Berakhir Tragis

Review The Lament of Autumn: Romansa Era Republikan yang Berakhir Tragis

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 11:30 WIB

PSW UGM Minta Pembalut Bebas PPN 11 Persen: Kebutuhan Sanitasi, Bukan Barang Mewah

PSW UGM Minta Pembalut Bebas PPN 11 Persen: Kebutuhan Sanitasi, Bukan Barang Mewah

News | Selasa, 03 November 2026 | 11:28 WIB

Heboh 7 Polisi Dimutasi Usai Ciduk Anggota DPRD Nyabu, Gerindra: Kami Dengar Mereka Minta Uang

Heboh 7 Polisi Dimutasi Usai Ciduk Anggota DPRD Nyabu, Gerindra: Kami Dengar Mereka Minta Uang

News | Selasa, 03 November 2026 | 11:25 WIB

Pajak Pembayaran Digital: Negara Jangan Bikin Rakyat Makin Waswas

Pajak Pembayaran Digital: Negara Jangan Bikin Rakyat Makin Waswas

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 11:20 WIB

Stevia Beeru Diduga Mengandung Pemanis Buatan, BPOM Turun Tangan Uji Laboratorium

Stevia Beeru Diduga Mengandung Pemanis Buatan, BPOM Turun Tangan Uji Laboratorium

News | Selasa, 03 November 2026 | 11:17 WIB

×