Menteri Agama Kecam Pembakaran Musala di Yogyakarta

Pebriansyah Ariefana | Suara.com

Jum'at, 16 Maret 2018 | 14:48 WIB
Menteri Agama Kecam Pembakaran Musala di Yogyakarta
Menteri Agama RI Lukman Hakim Saifuddin menghadiri Upacara Tawur Kesanga hari Raya Nyepi 1940 di Candi Prambanan, Jumat (16/3/2018). [Suara.com/Wita Ayodhyaputri]

Suara.com - Menteri Agama Lukman Hakin Saifuddin mengecam aksi pembakaran musala di komplek Taman Pendidikan Alquran (TPA) Fathurrahman di Desa Jambidan, Bantul, Yogyakarta. Menurut dia, itu tindakan tak dibenarkan.

Hal itu dikatakan Lukman saat dijumpai di Candi Prambanan dalam acara Tawur Kesanga, Jumat (16/3/2018) siang jelang hari Suci Nyepi.

"Itu sesuatu yang amat kita sesali karena agama apapun sama sekali tidak mentolerir cara-cara kekerasan apalagi terhadap rumah ibadah," kata Lukman Hakim.

Lukman Hakin meminta polisi mengusut pelaku pengerusakan dan pembakaran musala itu.

"Jadi setiap kali pengerusakan terhadap rumah ibadah agama apapun itu adalah tindakan yang bertentangan dengan agama. Jadi kita berikan pengusutan kepada penegak hukum kita, kepolisian untuk bisa menangkap pelakunya," ujar Lukman Hakim.

Musala Fatturahman di lantai dua gedung Pengurus Cabang Muhammadiyah Banguntan Selatan, Dusun Kapanjen Jambidan, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, dibakar orang tak dikenal.

Selain musala, balai di kompleks tersebut yang digunakan untuk pendidikan anak usia dini (Paud) juga dibakar. Kedua peristiwa itu terjadi pada Minggu (11/3) malam pekan lalu.

Saling menghormati

Menteri Lukman menilai hari Suci Nyepi merupakan moment untuk dapat saling menghormati dan toleransi antara umat beragama di Indonesia.

"Nyepi adalah ritual keagamaan umat Hindu, tentu kita seluruh warga Indonesia bisa saling menghormati, menghargai," ujar Lukman Hakim.

Hari Suci Nyepi ini juga merupakan momentum melakukan mawas diri, refleksi, kontemplasi dan merenung terhadap perjalanan yang sudah dilakukan.

Di Candi Prambanan tempat berlangsungnya Tawur Kesanga, semakin padat didatangi oleh umat Hindu yang jumlahnya diperkirakan mencapai lebih dari 1000 orang.

Cuaca dan terik matahari tidak menghalangi semangat umat Hindu mengikuti rangkaian acara Tawar Kesanga jelang Nyepi. (Wita Ayodhyaputri)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Jacky Manuputty: Sikapi Intoleransi Bukan Bertahan, Tapi Melawan

Jacky Manuputty: Sikapi Intoleransi Bukan Bertahan, Tapi Melawan

wawancara | Senin, 05 Maret 2018 | 07:00 WIB

Catatan Shamsi Ali: Empat Pilar Perjuangan Umat Islam yang Benar

Catatan Shamsi Ali: Empat Pilar Perjuangan Umat Islam yang Benar

Your Say | Minggu, 04 Maret 2018 | 10:00 WIB

Ulama Perempuan se-Indonesia Serukan Toleransi di Tahun Politik

Ulama Perempuan se-Indonesia Serukan Toleransi di Tahun Politik

News | Kamis, 01 Maret 2018 | 22:32 WIB

Wafat saat Azan, Cerita Haji Kaimin Rajin Merawat Musala

Wafat saat Azan, Cerita Haji Kaimin Rajin Merawat Musala

News | Selasa, 27 Februari 2018 | 20:13 WIB

Sosok Haji Kaimin Muazin yang Meninggal saat Azan

Sosok Haji Kaimin Muazin yang Meninggal saat Azan

News | Selasa, 27 Februari 2018 | 19:26 WIB

Terkini

Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas

Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 07:07 WIB

Kritik Pelibatan TNI dalam Pembekalan LPDP, TB Hasanuddin: Perlu Dikaji, Tak Sesuai Tupoksi!

Kritik Pelibatan TNI dalam Pembekalan LPDP, TB Hasanuddin: Perlu Dikaji, Tak Sesuai Tupoksi!

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 07:05 WIB

BPJS Kesehatan dan BPKP Perkuat Tata Kelola Jaga Keberlanjutan JKN

BPJS Kesehatan dan BPKP Perkuat Tata Kelola Jaga Keberlanjutan JKN

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 06:46 WIB

Letjen TNI Agus Widodo Dikabarkan Resmi Jabat Wakil Kepala BIN, Gantikan Komjen Imam Sugianto

Letjen TNI Agus Widodo Dikabarkan Resmi Jabat Wakil Kepala BIN, Gantikan Komjen Imam Sugianto

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 22:52 WIB

Nyawa di Ujung Shift: Mengungkap Jam Kerja Tak Manusiawi Dokter Internship dan Regulasi Kemenkes

Nyawa di Ujung Shift: Mengungkap Jam Kerja Tak Manusiawi Dokter Internship dan Regulasi Kemenkes

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 22:21 WIB

Sama dengan TNI, Prabowo Batasi Jabatan Anggota Polri di Luar Institusi

Sama dengan TNI, Prabowo Batasi Jabatan Anggota Polri di Luar Institusi

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 21:45 WIB

Komitmen ESG Meningkat, Mengapa Data Logistik Masih Jadi Tantangan di Lapangan?

Komitmen ESG Meningkat, Mengapa Data Logistik Masih Jadi Tantangan di Lapangan?

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 21:31 WIB

KPK Ingatkan Tunjangan Hakim Ad Hoc Harus Beriringan dengan Perbaikan Sistem Peradilan

KPK Ingatkan Tunjangan Hakim Ad Hoc Harus Beriringan dengan Perbaikan Sistem Peradilan

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 21:26 WIB

AI Diklaim Bisa Jadi Solusi Mitigasi Banjir Rob dan Krisis Air Bersih, Gimana Caranya?

AI Diklaim Bisa Jadi Solusi Mitigasi Banjir Rob dan Krisis Air Bersih, Gimana Caranya?

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 21:20 WIB

Indonesian Proposal Jadi Fokus Pertemuan Indonesia dan United Kingdom Intellectual Property Office

Indonesian Proposal Jadi Fokus Pertemuan Indonesia dan United Kingdom Intellectual Property Office

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 21:16 WIB