Wafat saat Azan, Cerita Haji Kaimin Rajin Merawat Musala

Pebriansyah Ariefana | Erick Tanjung | Suara.com

Selasa, 27 Februari 2018 | 20:13 WIB
Wafat saat Azan, Cerita Haji Kaimin Rajin Merawat Musala
Haji Kaimin bin Bodong, muazin di Musala Al Muhajirin, Perumahan Aneka Elok Blok A, Kelurahan Penggilingan, Kecamatan Cakung, Jakarta Timur, meninggal dunia saat mengumandangkan azan salat Subuh, Minggu (25/2/2018). [Facebook/Surotul Hidayat]

Suara.com - Haji Kaimin bin Bodong meninggal dunia saat mengumandangkan azan salat subuh di Musala Al Muhajirin, Perumahan Aneka Elok Blok A, Kelurahan Penggilingan, Cakung, Jakarta Timur pada Minggu (25/2/2018). Kaimin sehari-hari jadi muazin di Musala komplek Aneka Elok ini.

Hari ini, tiga hari berpulangnya Kaimin ke hariban yang kuasa. Warga pun merasa kehilangan sosok yang setiap waktu penjaga Musala tersebut.

Ia dikenal sosok orang tua yang sederhana dan baik oleh warga komplek. Meski di usia senja, Kaimin di masa hidupnya rajin merawat Musala.

‎"Beliau orang yang sangat baik. Sebelum azan Salat, ia selalu membersihkan Musala. Jadi beliau setiap hari yang menyapu, membersihkan rumput, sampah di sini (lingkungan Musala)," kata Eki, Satpam komplek kepada suara.com di lokasi, Selasa (27/2/2018).

Musala Al Muhajirin, Perumahan Aneka Elok Blok A, Kelurahan Penggilingan, Cakung, Jakarta Timur. (suara.com/Erick Tanjung)

Kini suara warga perumahan Aneka Elok Blok ‎A, sudah tak mendengar kumandang azan dari suara Kaimin lagi. Meski Kaimin sudah tak ada, ada pengurus Musala lainnya yang azan dan jadi Imam.

Musala Al Mujahirin ini memiliki TPA atau tempat anak-anak belajar mengaji. Di samping Musala ini terdapat RPTRA alias Ruang Publik Terpadu Ramah Anak.

Sebagaimana diketahui, pada subuh di hari Minggu akhir pekan lalu, ‎Kaimin yang menyelesaikan azan yang ia kumandangkan. Azan subuh itu terhenti pada lafal "Assholaatu Khoirumminannaum" (lebih baik salat ketimbang tidur). Setelahnya, tak lagi terdengar lanjutan azan dari Musala Al Muhajirin.

 Musala Al Muhajirin‎, Cakung, Jakarta Timur. (suara.com/Erick Tanjung)

Warga kaget, karena menghentikan azan sebelum habis adalah hal yang tak wajar.

Apalagi bagi Haji Kaimin, marbot musala itu dikenal suka mengumandangkan azan di musala itu, dan selalu sampai selesai.

Rasa kaget warga berlanjut, ketika memasuki musala itu untuk salat berjemaah. Kala itu, mereka melihat Haji Kaimin telah terbujur kaku. Ia tak lagi bernafas.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Lafal Azan Subuh Terakhir Haji Kaimin, Setelah itu Meninggal

Lafal Azan Subuh Terakhir Haji Kaimin, Setelah itu Meninggal

News | Selasa, 27 Februari 2018 | 19:35 WIB

Sosok Haji Kaimin Muazin yang Meninggal saat Azan

Sosok Haji Kaimin Muazin yang Meninggal saat Azan

News | Selasa, 27 Februari 2018 | 19:26 WIB

Dikira Tidur, Muazin Masjid Ini Ternyata Meninggal saat Mengaji

Dikira Tidur, Muazin Masjid Ini Ternyata Meninggal saat Mengaji

News | Jum'at, 21 Juli 2017 | 16:37 WIB

Ahok Ingin Tiap Tahun Berangkatkan Pengurus Musala Umroh

Ahok Ingin Tiap Tahun Berangkatkan Pengurus Musala Umroh

News | Selasa, 16 Desember 2014 | 14:17 WIB

Ahok Lepas 30 Marbut Masjid dan Musala Berangkat Umroh

Ahok Lepas 30 Marbut Masjid dan Musala Berangkat Umroh

News | Selasa, 16 Desember 2014 | 12:43 WIB

Terkini

10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi

10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 11:47 WIB

UU Guru dan Dosen Digugat ke MK, 'Pahlawan Tanpa Tanda Jasa' Digaji di Bawah UMR

UU Guru dan Dosen Digugat ke MK, 'Pahlawan Tanpa Tanda Jasa' Digaji di Bawah UMR

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 11:46 WIB

DPR Sebut Aspirasi Publik soal Reformasi Polri Sudah Terangkum di KUHAP Baru

DPR Sebut Aspirasi Publik soal Reformasi Polri Sudah Terangkum di KUHAP Baru

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 11:36 WIB

Viral Wisatawan Jatuh dari Ayunan Tebing, Korban Sempat Teriak: Tali Tidak Kencang!

Viral Wisatawan Jatuh dari Ayunan Tebing, Korban Sempat Teriak: Tali Tidak Kencang!

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 11:30 WIB

Pengendara Motor Tewas di Koridor 9 Slipi, Manajemen Transjakarta Pastikan Kecelakaan Tunggal

Pengendara Motor Tewas di Koridor 9 Slipi, Manajemen Transjakarta Pastikan Kecelakaan Tunggal

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 11:16 WIB

Mendagri Tegaskan Realisasi Program Perumahan Rakyat Akan Dorong Kemajuan Daerah

Mendagri Tegaskan Realisasi Program Perumahan Rakyat Akan Dorong Kemajuan Daerah

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 10:37 WIB

Hakim Siap Jemput Bola! Andrie Yunus Absen Sidang Demi Operasi Cangkok Kulit Akibat Air Keras

Hakim Siap Jemput Bola! Andrie Yunus Absen Sidang Demi Operasi Cangkok Kulit Akibat Air Keras

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 10:37 WIB

Misteri Hilangnya Pebisnis Berakhir Horor, Polisi Temukan Jasad dalam Perut Buaya Raksasa

Misteri Hilangnya Pebisnis Berakhir Horor, Polisi Temukan Jasad dalam Perut Buaya Raksasa

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 10:26 WIB

Singapura Wacanakan Hukuman Cambuk untuk Siswa Pelaku Perundungan, Tuai Pro dan Kontra

Singapura Wacanakan Hukuman Cambuk untuk Siswa Pelaku Perundungan, Tuai Pro dan Kontra

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 10:23 WIB

KPK: ASN Cilacap Sampai Harus Ngutang demi Setor Uang Rp10 Juta ke Bupati Syamsul Auliya

KPK: ASN Cilacap Sampai Harus Ngutang demi Setor Uang Rp10 Juta ke Bupati Syamsul Auliya

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 10:05 WIB