Array

Ratusan Ribu Siswa dan Wali Murid di AS Gelar Aksi soal Senjata

Reza Gunadha Suara.Com
Minggu, 25 Maret 2018 | 12:34 WIB
Ratusan Ribu Siswa dan Wali Murid di AS Gelar Aksi soal Senjata
Ratusan ribu pelajar dan warga umum tumpah ruah di jalan kota-kota seluruh Amerika Serikat, Sabtu (24/3/2018). Mereka mendesak anggota parlemen untuk bertindak mengontrol kepemilikan senjata. [Mark Ralston/AFP]

Suara.com - Ratusan ribu pelajar dan warga umum tumpah ruah di jalan kota-kota seluruh Amerika Serikat, Sabtu (24/3/2018). Mereka mendesak anggota parlemen untuk bertindak mengontrol kepemilikan senjata.

Para demonstran mengindahkan panggilan dari siswa sekolah menengah yang selamat dari penembakan massal beberapa waktu lalu,

Demonstrasi “March For Our Lives” diselenggarakan oleh murid-murid Marjory Stoneman Douglas High School.

Sekolah di Parkland, Florida, itu sendiri diserbu seorang bekas siswanya sendiri. Eks siswa itu menembakkan senapan serbu yang menewaskan 17 orang pada Februari lalu.

Para demonstran meminta Kongres untuk merancang undang-undang yang membatasi akses senjata api.

Gracie Nayman, yang berpartisipasi delam demo tersebut dan sebelumnya telah berpartisipasi pada aksi yang sama di Chicago, mengatakan bahwa aksi demikian sangat diperlukan untuk mengingatkan semua pihak.

“Kami melihat bahwa perubahan harus terjadi, dan generasi kita yang perlu mengambil kendali,” kata dia di samping ayah, ibu dan tiga saudara laki-lakinya.

"Ini tanggung jawab kita untuk membuat perubahan karena tidak ada yang terjadi seperti sekarang," tambah dia, seperti diwartakan Anadolu Agency.

Para pengunjuk rasa memenuhi Pennsylvania Avenue dari Capitol untuk beberapa blok di barat laut menuju Gedung Putih.

Baca Juga: 74 Persen Publik Belum Tahu Nomor Urut Partai Peserta Pemilu 2019

Demonstran dari kalangan siswa—yang akan segera memenuhi syarat untuk memilih dalam pemilu—menggunakan stiker yang menunjukkan tahun di mana mereka dapat memberikan hak suara.

Mereka mengenakan stiker itu sebagai simbolisasi bahwa kekuatan mereka sebagai ”pemilih pemula” tak bisa diremehkan oleh anggota parlemen.

AS akan menyelenggarakan pemilihan kongres jangka menengah pada bulan November 2018.

Presiden Donald Trump tidak mengeluarkan pernyataan baik melalui Twitter atau Gedung Putih, pada Sabtu sore, mengenai aksi tersebut.

Namun, juru bicara Trump, Lindsay Walters, mengatakan sang presiden memuji pemuda-pemudi AS yang berani melaksanakan hak Amandemen Pertama mereka.

"Menjaga anak-anak kita tetap aman adalah prioritas utama presiden. Itulah sebabnya dia mendesak Kongres untuk meloloskan peraturan untuk menghentikan kekerasan di sekolah,” jelasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI