Balas Dendam? Rusia Usir 59 Diplomat dari 23 Negara

Dythia Novianty

Sabtu, 31 Maret 2018 | 05:21 WIB
Balas Dendam? Rusia Usir 59 Diplomat dari 23 Negara
Ilustrasi ketegangan Rusia dan Amerika Serikat. [Shutterstock]

Suara.com - Rusia mengusir 59 diplomat dari 23 negara dan mengatakan memiliki hak untuk mengambil tindakan terhadap empat negara lain pada Jumat (30/3/2018) waktu setempat. Pengusiran itu dilakukan di tengah ketegangan memburuk dengan Barat menyangkut peracunan bekas mata-mata Rusia beserta putrinya di Inggris.

Rusia mengatakan, langkah itu adalah tanggapan atas yang disebutnya tuntutan tidak berdasar terhadap sejumlah diplomatnya untuk meninggalkan negara Barat.

Banyak negara Barat mengikuti langkah London dan Washington untuk mengecam Moskow atas peracunan Sergei Skripal dan putrinya, Yulia.

Satu hari sebelumnya, Moskow memerintahkan pengusiran terhadap 60 diplomat Amerika Serikat serta penutupan konsulat AS di kota kedua Rusia, St Petersburg, sebagai balasan atas pengusiran terbesar diplomat sejak Perang Dingin.

Rusia pada Jumat memanggil para diplomat senior dari sebagian besar negara yang telah mengusir diplomat-diplomat Rusia dan mengatakan kepada mereka bahwa Rusia akan melakukan pengusiran diplomat mereka dalam jumlah yang sama.

Rusia sudah membalas langkah yang sama terhadap Inggris karena negara itu mengusir 23 diplomatnya terkait terungkapnya penggunaan racun saraf kelas militer di wilayah Eropa sejak Perang Dunia Kedua. Duta Besar Inggris Laurie Bristow kembali dipanggil pada Jumat.

Kementerian Luar Negeri Rusia mengatakan, Bristow telah diberi tahu bahwa London punya waktu satu bulan untuk memangkas kontingen diplomatiknya di Rusia menjadi jumlah yang sama dengan diplomat yang ada di misi Rusia di Inggris.

Rusia membantah tuduhan bahwa pihaknya berada di balik serangan itu dan menduga tudingan itu merupakan bagian dari rencana Barat untuk merusak hubungan Timur-Barat serta mengucilkan Moskow.

Pada Jumat, Kemlu Rusia memanggil para pejabat senior kedutaan dari Australia, Albania, Prancis, Jerman, Italia, Polandia, Belanda, Kroasia, Ukraina, Denmark, Irlandia, Spanyol, Estonia, Latvia, Lithuania, Makedonia, Moldova, Romania, Finlandia, Norwegia, Swedia, Kanada dan Republik Ceko.

baca juga

Empat negara lain, yaitu Belgia, Hongaria, Georgia dan Montenegro, baru saja mengumumkan bahwa mereka juga mengusir beberapa diplomat Rusia terkait perkara Skripal. Terhadap negara itu, kata Kemlu Rusia, Moskow berhak mengambil tindakan balasan. [Antara]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

NATO Usir Tujuh Diplomat Rusia

NATO Usir Tujuh Diplomat Rusia

News | Rabu, 28 Maret 2018 | 06:37 WIB

Inggris, AS, dan Uni Eropa Ramai-Ramai Provokasi Rusia

Inggris, AS, dan Uni Eropa Ramai-Ramai Provokasi Rusia

News | Selasa, 27 Maret 2018 | 11:28 WIB

Buntut Serangan Salisbury, Petinggi Islandia Boikot Piala Dunia

Buntut Serangan Salisbury, Petinggi Islandia Boikot Piala Dunia

Bola | Selasa, 27 Maret 2018 | 07:17 WIB

Mantan Agen Ganda Tewas Diracun, Rusia dan Inggris Saling Tuduh

Mantan Agen Ganda Tewas Diracun, Rusia dan Inggris Saling Tuduh

News | Kamis, 22 Maret 2018 | 07:28 WIB

Dituduh Racuni Eks Mata-mata, Rusia Usir 23 Diplomat Inggris

Dituduh Racuni Eks Mata-mata, Rusia Usir 23 Diplomat Inggris

News | Minggu, 18 Maret 2018 | 04:08 WIB

Campuri Pemilu, 19 Warga dan Lembaga Rusia Kena Sanksi AS

Campuri Pemilu, 19 Warga dan Lembaga Rusia Kena Sanksi AS

News | Jum'at, 16 Maret 2018 | 05:15 WIB

Terkini

DPR Mulai Bahas RUU Pertanggungjawaban APBN 2025, Fraksi Sampaikan Sikap

DPR Mulai Bahas RUU Pertanggungjawaban APBN 2025, Fraksi Sampaikan Sikap

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 12:20 WIB

Siap Hadapi Darurat Perairan, Tim ERT NHM Kini Kantongi Lisensi Diving Profesional

Siap Hadapi Darurat Perairan, Tim ERT NHM Kini Kantongi Lisensi Diving Profesional

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 12:14 WIB

KPK Kantongi Hasil Kajian dan Perbaikan Program MBG, Langsung Diserahkan ke BGN

KPK Kantongi Hasil Kajian dan Perbaikan Program MBG, Langsung Diserahkan ke BGN

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 12:09 WIB

Diduga Akibat Alat Berat Dinas SDA, Jalan Cinta Pulogadung Amblas hingga Akibatkan 5 Rumah Retak

Diduga Akibat Alat Berat Dinas SDA, Jalan Cinta Pulogadung Amblas hingga Akibatkan 5 Rumah Retak

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 12:00 WIB

Dompet Dhuafa Dukung Pembangunan Masjid Al Muttaqin sebagai Islamic Culture Center di Chiba, Jepang

Dompet Dhuafa Dukung Pembangunan Masjid Al Muttaqin sebagai Islamic Culture Center di Chiba, Jepang

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 11:50 WIB

Raja Juli Antoni Disebut Keliru, Amplop dari Bupati Kuansing Seharusnya Dilaporkan ke KPK

Raja Juli Antoni Disebut Keliru, Amplop dari Bupati Kuansing Seharusnya Dilaporkan ke KPK

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 11:46 WIB

Dokter Paru Ingatkan Dampak Kesehatan Kebakaran TPA Jatiwaringin, Kelompok Rentan Harus Waspada

Dokter Paru Ingatkan Dampak Kesehatan Kebakaran TPA Jatiwaringin, Kelompok Rentan Harus Waspada

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 11:43 WIB

Bukan di Istana, Prabowo Pilih Terima Tony Blair dengan Penuh Kekeluargaan di Rumah Pribadi

Bukan di Istana, Prabowo Pilih Terima Tony Blair dengan Penuh Kekeluargaan di Rumah Pribadi

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 11:31 WIB

Mendadak Datangi Gedung Merah Putih KPK, Kepala BGN Nanik Sudaryati Beri Penjelasan Singkat

Mendadak Datangi Gedung Merah Putih KPK, Kepala BGN Nanik Sudaryati Beri Penjelasan Singkat

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 11:19 WIB

Tiga Pulau Padam dalam Dua Bulan: Ada Apa dengan Listrik Indonesia?

Tiga Pulau Padam dalam Dua Bulan: Ada Apa dengan Listrik Indonesia?

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 10:59 WIB

×