Mantan Agen Ganda Tewas Diracun, Rusia dan Inggris Saling Tuduh

Adhitya Himawan

Kamis, 22 Maret 2018 | 07:28 WIB
Mantan Agen Ganda Tewas Diracun, Rusia dan Inggris Saling Tuduh
Ilustrasi racun [Shutterstock/pzAxe]

Suara.com - Pemerintah Inggris, pada Rabu (21/3/2018), menuduh pemerintah Rusia menjalankan program pembunuhan untuk menghilangkan musuh-musuhnya sementara Rusia menuding balik Inggris. Kedua negara saling tuding mengenai dugaan peracunan terhadap mantan agen ganda Rusia Sergei Skripal dan putrinya, Yulia, di Inggris.

Dalam pemandangan luar biasa pada suatu acara Kementerian Luar Negeri Rusia di Moskow, yang dihadiri puluhan diplomat asing dan disiarkan di televisi pemerintah, kedua pihak saling melancarkan tuduhan tajam menyangkut serangan racun saraf.

Serangan yang terjadi di Salisbury, Inggris, itu telah membawa hubungan London dan Moskow jatuh ke titik krisis terendah sejak Perang Dingin.

Inggris menyalahkan Rusia atas serangan itu, tuduhan yang dibantah Rusia. Di tengah ketegangan, kedua pihak saling mengusir diplomat.

Rusia menyelenggarakan acara pada Rabu itu untuk menjelaskan posisinya, agak kehilangan kesabaran dalam mengungkapkan dugaan bahwa Inggris sendiri, baik secara langsung atau tidak langsung, telah mengatur serangan tersebut. Atau, menurut Rusia, Inggris kemungkinan telah membiarkan "serangan teroris" berlangsung di wilayah Inggris.

"Tidak ada yang tahu apa yang telah terjadi di Salisbury," kata Vladimir Yermakov, diplomat yang memimpin acara, kepada para diplomat negara-negara asing. "Mari kita selidiki apa yang sebenarnya telah terjadi." Menurut pandangannya, kata Yermakov, peracunan itu merupakan tindakan yang sudah direncanakan dengan niat untuk menyudutkan Rusia.

Diplomat Inggris, Emma Nottingham, membalas dengan mengatakan bahwa London telah menyimpulkan Moskow "kemungkinan besar" berada di balik upaya pembunuhan terhadap Skripal dengan empat alasan.

"Identifikasi bahan kimia oleh para ilmuwan kelas dunia kami, menurut pengetahuan kami Rusia telah memproduksi bahan (beracun, red) ini ... catatan Rusia dalam melakukan pembunuhan yang didukung negara ... dan penilaian kami bahwa Rusia menganggap para penyeberang sebagai target yang sah." Banyak duta besar, termasuk dari Inggris, Prancis, Jerman dan Amerika Serikat, tidak menghadiri acara di Moskow itu dan, sebagai gantinya, mereka mengirim para pejabat junior.

Negara-negara kunci di Barat telah mengkritik Rusia dan menawarkan dukungan bagi Inggris. Beberapa negara lain, termasuk Swedia dan Republik Ceko, secara terbuka menyatakan keluhan soal tuduhan Rusia bahwa negara mereka kemungkinan merupakan tempat racun saraf berasal, yang digunakan dalam serangan di Salisbury.

Skripal dan putrinya, Yulia, berada dalam keadaan kritis sejak 4 Maret, yaitu saat mereka ditemukan dalam keadaan tidak sadarkan diri di sebuah bangku di kota katedral Inggris itu.

Skripal merupakan mantan kolonel di badan intelijen militer Rusia GRU yang telah menghianati puluhan agen Rusia untuk menyeberang ke Inggris.

Skripal mengungsi ke Inggris setelah dibebaskan oleh Moskow dalam kesepakatan pertukaran mata-mata. Pertukaran itu melibatkan beberapa agen intelijen Rusia yang ditahan di Barat.

Inggris mengatakan racun saraf tingkat militer, yang disebut dengan Novichok, pertama kali dikembangkan oleh Uni Soviet dan telah digunakan dalam serangan itu.

Nottingham mengatakan Rusia tidak bisa menjelaskan bagaimana racun saraf itu yang digunakan dalam serangan tersebut bisa sampai ke Inggris dari Rusia dan mengapa Rusia menjalankan program senjata kimia secara ilegal.

Yermakov mengatakan Rusia tidak mengerti apa yang ada di benak para pejabat Inggris.

"Apakah kalian tidak malu?," tanya Yermakov kepada Nottingham. "Tarik sedikit diri kalian dari fobia terhadap Rusia dan mental pulau kalian." Yermakov mengatakan Moskow tidak punya keterlibatan apa pun dengan tragedi itu dan ingin melakukan penyelidikan lebih lanjut yang, kata dia, berarti bahwa London harus berbagi informasi dan bekerja sama dengan Moskow.

Ketika berbicara dalam kunjungannya di Jepang, Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov mengatakan Rusia menginginkan Inggris mengatakan kepada pihaknya di mana keberadaan Skripal sekarang.

Lavrov mengatakan bahwa Moskow juga ingin mengetahui mengapa pemerintah Inggris telah menuding Rusia sebagai pihak yang harus bertanggung jawab padahal kepolisian belum menyelesaikan penyidikannya terhadap insiden Salisbury. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Malam Ini! Arsenal vs Manchester City di Community Shield, Siapa Lebih Unggul?

Malam Ini! Arsenal vs Manchester City di Community Shield, Siapa Lebih Unggul?

Your Say | Minggu, 16 Agustus 2026 | 17:05 WIB

Desa Les Bekali Generasi Muda dengan Bahasa Inggris, Siap Mendunia?

Desa Les Bekali Generasi Muda dengan Bahasa Inggris, Siap Mendunia?

Your Say | Minggu, 16 Agustus 2026 | 17:25 WIB

Jepang Mengamuk, Vladimir Putih Cuek Bebek Usai Kunjungan ke Pulau Sengketa

Jepang Mengamuk, Vladimir Putih Cuek Bebek Usai Kunjungan ke Pulau Sengketa

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 14:49 WIB

Jepang-Rusia Memanas! Kunjungan Putin dengan Kapal Perang ke Kuril Bikin Tokyo Murka

Jepang-Rusia Memanas! Kunjungan Putin dengan Kapal Perang ke Kuril Bikin Tokyo Murka

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 21:31 WIB

Netizen Indonesia Heboh! Wanita Tua Berkerudung yang Dibawa Rapper Inggris Ini Ternyata Neneknya

Netizen Indonesia Heboh! Wanita Tua Berkerudung yang Dibawa Rapper Inggris Ini Ternyata Neneknya

Entertainment | Kamis, 13 Agustus 2026 | 15:05 WIB

25 Ucapan Hari Pramuka Bahasa Inggris Lengkap Artinya, Pas Buat Status WA dan Caption Medsos

25 Ucapan Hari Pramuka Bahasa Inggris Lengkap Artinya, Pas Buat Status WA dan Caption Medsos

Lifestyle | Kamis, 13 Agustus 2026 | 13:09 WIB

Bintang-bintang Legendaris Liga Inggris akan Saling Berhadapan di GBK, Catat Waktunya

Bintang-bintang Legendaris Liga Inggris akan Saling Berhadapan di GBK, Catat Waktunya

Bola | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:45 WIB

Tak Ada Luka Kekerasan di Jasad Sutrimo, Tim Forensik Telusuri Dugaan Tewas Diracun

Tak Ada Luka Kekerasan di Jasad Sutrimo, Tim Forensik Telusuri Dugaan Tewas Diracun

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 17:38 WIB

Terharu! Marco Bezzecchi Sukses Raih Podium Walau Sambil Menahan Sakit

Terharu! Marco Bezzecchi Sukses Raih Podium Walau Sambil Menahan Sakit

Your Say | Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:21 WIB

20 Ucapan Selamat Hari Pramuka Bahasa Inggris dan Artinya

20 Ucapan Selamat Hari Pramuka Bahasa Inggris dan Artinya

Lifestyle | Senin, 10 Agustus 2026 | 11:26 WIB

Terkini

Prabowo-Gibran Kompak Pakai Beskap, Pimpin Kemeriahan Karnaval Kemerdekaan di Monas

Prabowo-Gibran Kompak Pakai Beskap, Pimpin Kemeriahan Karnaval Kemerdekaan di Monas

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 21:35 WIB

Dari Bundaran HI, Warga Titip Harapan untuk Indonesia di HUT Ke-81 RI

Dari Bundaran HI, Warga Titip Harapan untuk Indonesia di HUT Ke-81 RI

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 21:32 WIB

KPK Tak Sanksi Etik Setya Budi Dias di Kasus Pemerasan Bupati Pemalang, Ini Alasannya

KPK Tak Sanksi Etik Setya Budi Dias di Kasus Pemerasan Bupati Pemalang, Ini Alasannya

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 21:26 WIB

Lanud Seluruh Indonesia Bakal jadi Posko Gempa NTT, Hercules Siap Angkut Bantuan

Lanud Seluruh Indonesia Bakal jadi Posko Gempa NTT, Hercules Siap Angkut Bantuan

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 21:19 WIB

Kisah BGS: Merdeka dari Balik Jeruji, Bawa 'Ilmu' Ternak Ayam dari Penjara untuk Mulai Hidup Baru

Kisah BGS: Merdeka dari Balik Jeruji, Bawa 'Ilmu' Ternak Ayam dari Penjara untuk Mulai Hidup Baru

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 21:10 WIB

Diskon di Miniso Karawaci Khusus HUT RI ke-81 dari BRI, Ini Cara Klaimnya

Diskon di Miniso Karawaci Khusus HUT RI ke-81 dari BRI, Ini Cara Klaimnya

Bri | Senin, 17 Agustus 2026 | 21:05 WIB

Jemuran Bikin Resah, 27 Pakaian Dalam Warga Tuban Raib Dicuri

Jemuran Bikin Resah, 27 Pakaian Dalam Warga Tuban Raib Dicuri

Jatim | Senin, 17 Agustus 2026 | 21:04 WIB

Bukan Sekadar Lomba, Pesta Rakyat Trindo Residence Jadi Modal Sosial Kekompakan Warga

Bukan Sekadar Lomba, Pesta Rakyat Trindo Residence Jadi Modal Sosial Kekompakan Warga

Jabar | Senin, 17 Agustus 2026 | 21:00 WIB

Tagih Pesangon dan THR, Eks Karyawan PT Sritex Upacara Bendera di Depan Pabrik

Tagih Pesangon dan THR, Eks Karyawan PT Sritex Upacara Bendera di Depan Pabrik

Jawa Tengah | Senin, 17 Agustus 2026 | 20:57 WIB

Tawa dan Harapan di Balik Tembok Tinggi: Potret Kemeriahan HUT ke-81 RI di Lapas Salemba

Tawa dan Harapan di Balik Tembok Tinggi: Potret Kemeriahan HUT ke-81 RI di Lapas Salemba

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 20:53 WIB

×