Tak Bisa Mufakat, Pemilihan Ketua MK Dilakukan Lewat Voting

Pebriansyah Ariefana, Erick Tanjung

Senin, 02 April 2018 | 10:58 WIB
Tak Bisa Mufakat, Pemilihan Ketua MK Dilakukan Lewat Voting
Sembilan hakim konstitusi menggelar Rapat Permusyawaratan Hakim atau RPH untuk memilih Ketua MK periode 2018-2020. (suara.com/Erick Tanjung)

Suara.com - Sembilan hakim konstitusi menggelar Rapat Permusyawaratan Hakim atau RPH untuk memilih Ketua MK periode 2018-2020. ‎Pemilihan Ketua MK yang dimulai pukul 08.30 WIB di Gedung MK secara permusyawaratan melalui rapat tertutup untuk umum tidak menghasilkan keputusan.

Akhirnya, pukul 10.15 WIB pemilihan Ketua MK dilanjutkan secara voting melalui rapat pleno terbuka untuk umum. Rapat pleno pemilihan Ketua dipimpin oleh hakim konstitusi Anwar Usman.

"Berdasarkan catatan Sekretaris Jenderal MK, telah hadir sembilan hakim konstitusi. Dengan demikian ‎qorum dapat tercapai, maka forum dinyatakan dibuka dan terbuka untuk umum. Sesuai rapat pukul 08.30 WIB tadi dilakukan pemilihan Ketua MK secara musyawarah tak mencapai keputusan, maka pemungutan suara dilakukan dengan voting dan terbuka untuk umum," kata ‎Anwar Usman membuka rapat pleno di ruang rapat pleno lantai 4 Gedung Mahkamah Konstitusi, Jakarta Pusat, Senin (2/4/2018).

Dalam rapat pleno pemilihan Ketua MK kali ini hanya delapan orang hakim yang dapat dipilih dari sembilan hakim. Sebab, ada satu hakim konstitusi yang sudah tidak bisa dipilih yaitu Arief Hidayat. Lantaran yang bersangkutan sudah dua kali dipilih sebagai Ketua MK.

"Terdapat delapan hakim yang dapat dipilih sebagai Ketua MK dalam rapat paripurna kali ini," ujar dia.

Sementara itu, ‎pelantikan Ketua MK yang baru akan dilakukan pukul 15.00 WIB.

Pemilihan Ketua MK baru ini untuk menggantikan Arief Hidayat yang telah berakhir masa jabatannya sebagai hakim Konstitusi periode 2013-2018. Hal ini berdasarkan Undang-Undang Nomor 8 tahun 2011 dan pasal 2 ayat 6 Peraturan MK Nomor 3 tahun 2012 tentang tata cara pemilihan Ketua dan Wakil Ketua MK.

Sembilan hakim konstitusi yang hadir sekarang adalah, Arief Hidayat, Saldi Isra, Anwar Usman, Maria Farida,‎ Aswanto, Wahiduddin Adams, I Gede Pesek Palguna, Sehartoyo dan Manahan Sitompul.

Sampai berita ini diturunkan, rapat pleno masih berlangsung.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Mahkamah Konstitusi Gelar Rapat Pemilihan Ketua Pagi Ini

Mahkamah Konstitusi Gelar Rapat Pemilihan Ketua Pagi Ini

News | Senin, 02 April 2018 | 08:26 WIB

Jokowi Lantik Arief Jadi Hakim MK, Gerindra: Nggak Tepat

Jokowi Lantik Arief Jadi Hakim MK, Gerindra: Nggak Tepat

News | Selasa, 27 Maret 2018 | 18:02 WIB

Sempat Didesak Mundur, Arief Hidayat Kembali Jadi Ketua MK

Sempat Didesak Mundur, Arief Hidayat Kembali Jadi Ketua MK

News | Selasa, 27 Maret 2018 | 15:37 WIB

Driver Taksi Online Gugat Larangan Pakai GPS di Mobil ke MK

Driver Taksi Online Gugat Larangan Pakai GPS di Mobil ke MK

News | Rabu, 14 Maret 2018 | 17:43 WIB

Ketua MK Bahas Kesiapan Tangani Sengketa Pilkada ke Jokowi

Ketua MK Bahas Kesiapan Tangani Sengketa Pilkada ke Jokowi

News | Selasa, 13 Maret 2018 | 15:49 WIB

Terkini

Kronologi Dugaan Guru SD Hukum Murid Pakai Mistar di Lubuklinggau, Polisi Periksa TKP

Kronologi Dugaan Guru SD Hukum Murid Pakai Mistar di Lubuklinggau, Polisi Periksa TKP

Sumsel | Kamis, 16 Juli 2026 | 22:54 WIB

Daftar Brand yang Paling Sering Masuk Keranjang Belanja Warga Indonesia

Daftar Brand yang Paling Sering Masuk Keranjang Belanja Warga Indonesia

Lifestyle | Kamis, 16 Juli 2026 | 22:40 WIB

Kenapa Harga Pemain EA FC 26 Naik-Turun Setiap Pekan? Ini Polanya

Kenapa Harga Pemain EA FC 26 Naik-Turun Setiap Pekan? Ini Polanya

Sport | Kamis, 16 Juli 2026 | 22:32 WIB

Flu Singapura Merebak di Sumsel, Mengapa Palembang Jadi Daerah dengan Kasus Terbanyak?

Flu Singapura Merebak di Sumsel, Mengapa Palembang Jadi Daerah dengan Kasus Terbanyak?

Sumsel | Kamis, 16 Juli 2026 | 22:24 WIB

Statistik Apik Youri Tielemans, Pengganti Casemiro yang Lebih Efisien untuk MU

Statistik Apik Youri Tielemans, Pengganti Casemiro yang Lebih Efisien untuk MU

Bola | Kamis, 16 Juli 2026 | 22:10 WIB

Purbaya Jamin Kopdes Merah Putih Pasti Untung, Asal Tak Dikorupsi

Purbaya Jamin Kopdes Merah Putih Pasti Untung, Asal Tak Dikorupsi

News | Kamis, 16 Juli 2026 | 21:48 WIB

Jembatan Musi V Segera Dibuka, Perjalanan Palembang-Betung Bakal Cuma 1 Jam

Jembatan Musi V Segera Dibuka, Perjalanan Palembang-Betung Bakal Cuma 1 Jam

Sumsel | Kamis, 16 Juli 2026 | 21:42 WIB

Demi Selamatkan Hukum, Mahfud MD dan Busyro Muqoddas Diusulkan Masuk Kabinet Prabowo

Demi Selamatkan Hukum, Mahfud MD dan Busyro Muqoddas Diusulkan Masuk Kabinet Prabowo

News | Kamis, 16 Juli 2026 | 21:36 WIB

Aisyah Aqilah 'Siksa' Emosi demi Sajen Satu Suro: Lebih Melelahkan dari Teror Horor

Aisyah Aqilah 'Siksa' Emosi demi Sajen Satu Suro: Lebih Melelahkan dari Teror Horor

Entertainment | Kamis, 16 Juli 2026 | 21:31 WIB

Presiden FIFA Kirim Pesan ke Lionel Messi Cs usai Argentina ke Final Piala Dunia 2026, Apa Isinya?

Presiden FIFA Kirim Pesan ke Lionel Messi Cs usai Argentina ke Final Piala Dunia 2026, Apa Isinya?

Bola | Kamis, 16 Juli 2026 | 21:30 WIB

×