Tersangka Korupsi, Ketua DPRD Kota Malang Mendapat Kado Puisi

Pebriansyah Ariefana | Suara.com

Senin, 02 April 2018 | 18:20 WIB
Tersangka Korupsi, Ketua DPRD Kota Malang Mendapat Kado Puisi
Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Malang membacakan puisi berjudul 'Bapakku' saat menutup sidang istimewa Ulang Tahun Kota Malang ke 104. (suara.com/Sugianto)

Suara.com - Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Malang membacakan puisi berjudul 'Bapakku' saat menutup sidang istimewa Ulang Tahun Kota Malang ke 104. Puisi itu sengaja dibacakan di depan saat memimpin sidang. Sementara tiga kursi Wakil Ketua DPRD Kota Malang kosong.

Ketiganya, Zainudin, Wiwik Heriastuti, dan Rahayu Sugiarti tengah ditahan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Abdul Hakim mengaku puisi dikirim anaknya dua hari setelah dirinya ditetapkan tersangka.

"Saya sudah izin Sekretaris DPRD Kota Malang," kata Abdul Hakim, Senin (2/4/2018).

Saat membacakan puisi, suaranya kalem. Puisi yang menggunggah emosi Hakim, dia beberapa kali mengambil nafas dan kadang tercekat.

"Saya menahan emosi, berusaha tak menangis saat membaca puisi," katanya. Ketiganya ditahan usai menjalani pemeriksaan di gedung KPK pekan lalu. Sedangkan Hakim diminta keterangan Kamis lalu, namun tak bisa hadir.

"Saya sudah izin ke penyidik KPK melalui kuasa hukum. Saya tak mangkir," katanya. Hakim mengajukan izin untuk bisa memimpin persidangan dia akan menjalani pemeriksaan Jumat pekan ini.

Puisi itu sekaligus mewakili perasaan sejumlah anggota dewan yang terjerat kasus dugaan suap. Sebanyak 19 anggota dewan ditetapkan sebagai tersangka kasus suap. KPK juga menetapkan Wali Kota non aktif Mochamad Anton sebagai tersangka.

Anggota dewan diduga menerima suap sebesar Rp 700 juta untuk memuluskan anggaran pembangunan jembatan Kedungkandang. Setiap anggota dewan diperkirakan menerima uang suap sebesar Rp 11 juta sampai Rp 100 juta.

"Kaget saat baca puisi itu. Tapi bangga diberi semangat anak saya," kata Hakim. Kaget, terharu dan sempat menangis ketika anaknya mengirim puisi itu.

"Akan kami buktikan Bapak tak sepeti itu. Kebenaran akan terungkap. Umat manusia tak lepas dari persoalan."

Pejabat Wali Kota Malang Wahid Wahyudi berharap kasus ini tak menganggu proses pembangunan di Kota Malang. Sekaligus tak menghambat kinerja di birokrasi.

"Saya berharap kasus hukum tak berpengaruh terhadap kinerja pada kita semua," ujarnya. SUGIANTO

Berikut petikan puisinya:

BAPAK KU

Ketika kita berbicara tentang "istiqoma".
Di rendakan tidak mungkin jadi sampah.
Disanjung tidak mungkin jadi rembulan.
Maka jangan risaukan omongan orang sebab orang membacamu dengan pemaham dan pengalaman yang berbeda.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Belum Ditahan, KPK Periksa Zumi Zola sebagai Tersangka Korupsi

Belum Ditahan, KPK Periksa Zumi Zola sebagai Tersangka Korupsi

News | Senin, 02 April 2018 | 11:20 WIB

Sempat Klaim Sakit, Made Oka Diperiksa Terkait Korupsi e-KTP

Sempat Klaim Sakit, Made Oka Diperiksa Terkait Korupsi e-KTP

News | Senin, 02 April 2018 | 10:13 WIB

Geger, KPK Tersangkakan Puluhan Mantan dan Anggota DPRD Sumut

Geger, KPK Tersangkakan Puluhan Mantan dan Anggota DPRD Sumut

News | Sabtu, 31 Maret 2018 | 19:27 WIB

KPK Dalami Cita Rasa Pencucian Uang di Kasus Setya Novanto

KPK Dalami Cita Rasa Pencucian Uang di Kasus Setya Novanto

News | Jum'at, 30 Maret 2018 | 05:32 WIB

Jaksa KPK Tolak Permohonan Justice Collaborator Setya Novanto

Jaksa KPK Tolak Permohonan Justice Collaborator Setya Novanto

News | Kamis, 29 Maret 2018 | 18:23 WIB

Terkini

Kasus PRT Loncat dari Lantai 4, Polisi Tetapkan Pengacara Adriel Viari Purba Tersangka

Kasus PRT Loncat dari Lantai 4, Polisi Tetapkan Pengacara Adriel Viari Purba Tersangka

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 18:18 WIB

Polisi Tetapkan 3 Tersangka Kasus 'Majikan Sadis' di Benhil, Ini Perannya!

Polisi Tetapkan 3 Tersangka Kasus 'Majikan Sadis' di Benhil, Ini Perannya!

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 18:13 WIB

Pemilik Blueray Cargo Didakwa Suap Rp61,3 Miliar ke Pejabat Bea Cukai demi Loloskan Barang Impor

Pemilik Blueray Cargo Didakwa Suap Rp61,3 Miliar ke Pejabat Bea Cukai demi Loloskan Barang Impor

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 18:11 WIB

Wamendagri Ribka Haluk Dorong Peran Perempuan Usai Raih Penghargaan

Wamendagri Ribka Haluk Dorong Peran Perempuan Usai Raih Penghargaan

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 18:02 WIB

Wamendagri Bima Arya Tekankan Sinergi Pusat dan Daerah untuk Hadapi Tantangan Global

Wamendagri Bima Arya Tekankan Sinergi Pusat dan Daerah untuk Hadapi Tantangan Global

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 17:55 WIB

Anggota Komisi III DPR Dukung RUU Polri Atur Jabatan Polisi di Luar Institusi Dibatasi: Supaya Jelas

Anggota Komisi III DPR Dukung RUU Polri Atur Jabatan Polisi di Luar Institusi Dibatasi: Supaya Jelas

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 17:26 WIB

'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus

'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 17:20 WIB

Pemerintah Telah Salurkan Dana Rp 10,65 Triliun untuk Kebut Rehabilitasi Pascabencana Sumatera

Pemerintah Telah Salurkan Dana Rp 10,65 Triliun untuk Kebut Rehabilitasi Pascabencana Sumatera

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 17:20 WIB

Kabar Gembira! Pajak Kendaraan Listrik di Jakarta Tetap Nol Rupiah, Ini 5 Fakta Terbarunya

Kabar Gembira! Pajak Kendaraan Listrik di Jakarta Tetap Nol Rupiah, Ini 5 Fakta Terbarunya

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 17:18 WIB

Eks Ketua BPK Sebut Audit Kerugian Negara Rp1,5 Triliun di Kasus Chromebook Cacat

Eks Ketua BPK Sebut Audit Kerugian Negara Rp1,5 Triliun di Kasus Chromebook Cacat

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 16:48 WIB