Empat Tewas diduga Miras Oplosan, Apa Kata Sandiaga Uno?

Ririn Indriani, Ummi Hadyah Saleh

Rabu, 04 April 2018 | 08:17 WIB
Empat Tewas diduga Miras Oplosan, Apa Kata Sandiaga Uno?
Wakil Gubernur Jakarta Sandiaga Uno. (suara.com/Ummi Hadyah Saleh)

Suara.com - Sebanyak empat warga Duren Sawit tewas diduga mengonsumsi minuman keras (miras) oplosan pada Minggu (1/4/2018).

Menanggapi hal tersebut, Wakil Gubernur Jakarta Sandiaga Uno mengaku prihatin atas peristiwa tersebut. Ia menilai kasus miras oplosan semakin marak.

"Saya prihatin sekali. Keadaan dan kasus seperti miras oplosan ini makin merajalela," ujar Sandiaga di Balai Kota, Jakarta, Selasa (3/4/2018) malam.

Atas kejadian itu ia mengingatkan masyarakat tidak mengonsumsi miras oplosan dan perlu adanya edukasi dan pengawasan kepada masyarakat terkait hal tersebut.

"Saya mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk tidak mengonsumsi miras dan ini fungsi edukasi dan pengawasan," imbuh Sandiaga.

Sebelumnya sebanyak empat warga di Duren Sawit, Jakarta Timur tewas setelah menenggak miras oplosan .

"Empat orang meninggal dunia," kata Kapolres Metro Jakarta Timur Kombes Tony Surya Putra kepada Suara.com, Selasa (3/4/2018).

Ada 10 orang yang menggelar pesta miras di sebuah rumah kosong di Jalan Raden Inten I, RT 5, RW 7, Duren Sawit, Jakarta Timur pada Minggu (1/4/2018).

"Sekitar 10 orang. Minumnya bukan di warung (jamu), tapi di lokasi lain," kata dia.

baca juga

Selain korban jiwa, beberapa warga lain yang ikut menegak miras oplosan jenis gingseng ada yang sudah dipulangkan dan ada yang masih menjalani perawatan medis di Rumah Sakit Islam, Pondok Kopi, Duren Sawit, Jakarta Timur.

"Ada yang sudah pulang, ada yang masih dirawat," kata Kombes Tony Surya.

Kasus ini tidak berkaitan dengan tewasnya beberapa warga di Jagakarsa dan Depok akibat miras oplosan. Atas kejadian itu polisi masih menelusuri asal miras yang dibeli warga tersebut.

"Nggak ada (kaitannya). Makanya lagi kita ini supaya kita tahu sumbernya dari mana. Kita juga cari distributornya, kita hajar," kata dia.

Secara bersamaan, kasus serupa terkait miras oplosan juga terjadi di Jagakarsa dan Depok, Jawa Barat. Di Jagakarsa, ada tiga warga yang tewas. Sedangkan di kawasan Beji, Depok ada empat warga yang meninggal dunia.

Polisi juga telah menangkap pemilik warung berinisial R terkait kegiatan miras oplosan di Jagakarsa dan Depok. Kini pemilik warung miras oplosan itu masih diperiksa di Polres Metro Jakarta Selatan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Miras Oplosan Hanya Dijual Seharga Rp20 Ribu

Miras Oplosan Hanya Dijual Seharga Rp20 Ribu

News | Selasa, 03 April 2018 | 19:39 WIB

Selain di Jagakarsa, 4 Tewas karena Miras Oplosan di Duren Sawit

Selain di Jagakarsa, 4 Tewas karena Miras Oplosan di Duren Sawit

News | Selasa, 03 April 2018 | 16:31 WIB

Miras Oplosannya Tewaskan 4 Warga Depok, Pemilik Warung Ditangkap

Miras Oplosannya Tewaskan 4 Warga Depok, Pemilik Warung Ditangkap

News | Selasa, 03 April 2018 | 14:43 WIB

Terkini

KPK Cecar Yaqut soal Barang Bukti Kasus Korupsi Haji yang Telah Dikumpulkan Penyidik

KPK Cecar Yaqut soal Barang Bukti Kasus Korupsi Haji yang Telah Dikumpulkan Penyidik

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 10:50 WIB

Sekolah Rakyat Jadi Harapan Baru Anak Miskin, Wamensos: Presiden Jalankan Amanat Konstitusi

Sekolah Rakyat Jadi Harapan Baru Anak Miskin, Wamensos: Presiden Jalankan Amanat Konstitusi

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 06:18 WIB

Pramono Siapkan 500 Ondel-Ondel Karya Desainer Top untuk Rayakan 5 Abad Jakarta

Pramono Siapkan 500 Ondel-Ondel Karya Desainer Top untuk Rayakan 5 Abad Jakarta

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 22:55 WIB

Irma Suryani: Program MBG Bisa Jadi Mudarat Jika Salah Sasaran dan Tak Dikelola Profesional

Irma Suryani: Program MBG Bisa Jadi Mudarat Jika Salah Sasaran dan Tak Dikelola Profesional

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 22:33 WIB

Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!

Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 22:31 WIB

Metromini dan Kopaja Sudah Pergi, tapi Jakarta Belum Selesai Merindukannya

Metromini dan Kopaja Sudah Pergi, tapi Jakarta Belum Selesai Merindukannya

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 22:15 WIB

Sembunyi di Kawasan Elit Bangkok, Istri Frans Antoni Ikut Terseret Jaringan Fredy Pratama

Sembunyi di Kawasan Elit Bangkok, Istri Frans Antoni Ikut Terseret Jaringan Fredy Pratama

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 22:15 WIB

Jejak Perjuangan Riyan Hidayat: Dari Kebun Kopi Perbatasan Hingga ke Panggung Kepemimpinan Nasional

Jejak Perjuangan Riyan Hidayat: Dari Kebun Kopi Perbatasan Hingga ke Panggung Kepemimpinan Nasional

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 22:02 WIB

Mendagri dan Menteri ATR/BPN Terbitkan SEB untuk Perkuat Perlindungan Lahan Pertanian Pangan

Mendagri dan Menteri ATR/BPN Terbitkan SEB untuk Perkuat Perlindungan Lahan Pertanian Pangan

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 21:51 WIB

Penandatanganan SKB Kemendagri & Menteri PKP Perkuat Peran Pemda dalam Program 3 Juta Rumah

Penandatanganan SKB Kemendagri & Menteri PKP Perkuat Peran Pemda dalam Program 3 Juta Rumah

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 21:42 WIB