Ahmad Jauhari: Ngapain Repot-repot Cari Tanggal HPN?

Pebriansyah Ariefana, Ummi Hadyah Saleh

Jum'at, 20 April 2018 | 20:35 WIB
Ahmad Jauhari: Ngapain Repot-repot Cari Tanggal HPN?
Wakil Ketua Dewan Pers Ahmad Jauhari. (Suara.com/Ummi Hadyah Saleh)

Suara.com - Wakil Ketua Dewan Pers Ahmad Jauhari menjelaskan pertemuan terbatas dengan konstituen Dewan Pers untuk mendengarakan usulan IJTI dan AJI  terkait perubahan tanggal Hari Pers Nasional (HPN) yang selama ini diperingati setiap 9 Februari.

Dewan Pers mempunyai konstituen di antaranya Aliansi Jurnalis Independen (AJI), IJTI, Persatuan Wartawan Indonesia (PWI), Serikat Penerbit Pers (SPS), Asosiasi Televisi Swasta Indonesia (ATVSI), Asosiasi Televisi Lokal Indonesia (ATVLI), dan Persatuan Radio Siaran Swasta Nasional Indonesia (PRSSNI).

"Jadi dalam sidang atau di pertemuan terbatas di lingkup konstituen Dewan Pers pada hari Rabu (20/4/2018), kita membahas tentang usulan AJI dan IJTI," ujar Jauhari dalam jumpa pers di gedung Dewan Pers, Jakarta, Jumat (20/4/2018).

Dalam pertemuan terbatas dengan konstituen Dewan Pers, sebagian besar tak setuju usulan perubahan HPN.  Adapun usulan HPN tersebut yakni dari tanggal 9 Februari menjadi 23 September.

"Pada pertemuan hari Rabu menurut kesimpulan saya banyak yang, ngapain sih? Apa manfaatnya mengubah tanggal? Bahkan beberapa pembicara bilang bahwa yang ada hari pers cuma Indonesia dan India," kata dia.

Tak hanya itu, Jauhar menuturkan  berapa tokoh senior Dewan Pers dalam pertemuan itu menyatakan bahwa 9 Februari, merupakan kesepakatan di mana wartawan Indonesia menunjukkan jati dirinya bahwa wartawan Indonesia bagian dari perjuangan kemerdekaan Indonesia.

"Beberapa kemudian memberi masukan, apa tidak kemudian mengisi apa yang hari pers itu seperti ini. Ada usulan yang menarik kenapa nggak digilir saja? Tahun ini misal yang menjadi housenya PWI. Tahun berikutnya IJTI atau organisasi yang lain termasuk SPS, dan lain-lain. Semua ini kan bagian dari demokrasi," ucap Jauhar.

Jauhari menyimpulkan pada pertemuan terbatas tersebut justru mempertanyakan alasan pentingnya mengganti tanggal HPN.

Ia pun menyarankan yang terpenting adanya HPN untuk dijadikan media pembelajaran bagaimana memajukan pers dalam menghadapi era dunia digital.

baca juga

"Sebenarnya bagiamana upaya untuk tetap sama-sama memasuki era baru semuanya bisa tetap eksis, itulah substansi yang dinginkan sebagian besar dari para yang hadir. Mereka tidak terlalu mempersoalkan apakah harus dipindah, ngapain harus capek-capek cari tanggal," tutur Jauhari.

Lebih lanjut, Jauhari mengatakan pada pertemuan tersebut bukan hal yang sangat penting mempersoalkan perubahan HPN, namun harus dilihat makna pers sebagai dewan perjuangan.

"Wartawan sebagai dewan perjuangan ketika itu zaman peralihan dan zaman penjajahan kepada zaman kemerdakaan. Ketika wartawan Indonesia ingin menunjukan eksistensi diri  ini lebih penting. Momentum itulah yang sebenarnya dimanfaatkan teman-teman di PWI untuk membuat HPN bahwa tanggal 9 Februari menjadi hari lahir PWI ini," kata dia.

Jauhari menduga nantinya dalam rapat pleno sebagian besar peserta rapat pleno tidak menyetujui perubahan tanggal HPN.

"Jadi ini rasanya yang kemudian yang dari hasil catatan yang akan dibahas atau dipleno atau rapat kecil, kayaknya tidak akan, so far tidak ada yang kemudian mendukung banget oh harus ganti tanggal, so far masih tetap dari yang kemarin. Ngapain kita repot-repot cari tanggal? It’s not big deal," ucap dia.

Menurut Jauhar yang terpenting melihat hal-hal yang lebih substansif seperti menjadikan wartawan yang lebih profesional.

"Yang penting bagaimana menjadikan wartawan lebih profesional dan pers di Indonesia bisa survive sampai kapan pun, tapi itu akan di follow up kembali," tandasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Dewan Pers: Tanggal Hari Pers Nasional Hanya Bisa Diubah Presiden

Dewan Pers: Tanggal Hari Pers Nasional Hanya Bisa Diubah Presiden

News | Jum'at, 20 April 2018 | 17:55 WIB

AJI-IJTI: Usulan Revisi HPN Perlu Disikapi Proporsional

AJI-IJTI: Usulan Revisi HPN Perlu Disikapi Proporsional

News | Jum'at, 20 April 2018 | 09:23 WIB

Siang Ini Dewan Pers Buka-bukaan soal Wacana Perubahan Hari Pers

Siang Ini Dewan Pers Buka-bukaan soal Wacana Perubahan Hari Pers

News | Jum'at, 20 April 2018 | 08:45 WIB

Kekerasan di Ambon, AJI: Jangan Ada Intimidasi Jurnalis

Kekerasan di Ambon, AJI: Jangan Ada Intimidasi Jurnalis

News | Senin, 02 April 2018 | 06:59 WIB

Soal RKUHP, Bagir Manan Nilai Ketentuan Itu Masih Bersifat Umum

Soal RKUHP, Bagir Manan Nilai Ketentuan Itu Masih Bersifat Umum

News | Kamis, 15 Februari 2018 | 20:36 WIB

Terkini

Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi

Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 16:17 WIB

Kejutan Survei SMRC: Jika Pilpres Digelar Sekarang, Prabowo Tidak Akan Terpilih Lagi

Kejutan Survei SMRC: Jika Pilpres Digelar Sekarang, Prabowo Tidak Akan Terpilih Lagi

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 16:16 WIB

Plt Bupati Sukoharjo Jalani Pemeriksaan KPK, Penyidikan Kasus Etik Suryani Bergulir

Plt Bupati Sukoharjo Jalani Pemeriksaan KPK, Penyidikan Kasus Etik Suryani Bergulir

Jawa Tengah | Rabu, 29 Juli 2026 | 16:13 WIB

Bukan Cuma yang Viral, Alyssa Daguise Beberkan Rahasia Pilih Skincare yang Aman untuk Baby Soleil

Bukan Cuma yang Viral, Alyssa Daguise Beberkan Rahasia Pilih Skincare yang Aman untuk Baby Soleil

Lifestyle | Rabu, 29 Juli 2026 | 16:12 WIB

BRIN Kembangkan Teknologi untuk Pulihkan Lahan Bekas Tambang, Seberapa Efektif?

BRIN Kembangkan Teknologi untuk Pulihkan Lahan Bekas Tambang, Seberapa Efektif?

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 16:10 WIB

Anggota DPRD Medan Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pengeroyokan

Anggota DPRD Medan Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pengeroyokan

Sumut | Rabu, 29 Juli 2026 | 16:07 WIB

Memanas! Tiga Anggota DPRD Kota Madiun Walk Out dari Paripurna KUA-PPAS 2027

Memanas! Tiga Anggota DPRD Kota Madiun Walk Out dari Paripurna KUA-PPAS 2027

Jatim | Rabu, 29 Juli 2026 | 16:03 WIB

Mitsubishi Xforce Apakah Pakai Sunroof? Ini Perbandingannya dengan Versi Lawas

Mitsubishi Xforce Apakah Pakai Sunroof? Ini Perbandingannya dengan Versi Lawas

Otomotif | Rabu, 29 Juli 2026 | 16:00 WIB

Belanja Auto Dicap Boros? Perempuan dan Dilema Nikmati Hasil Kerja Sendiri

Belanja Auto Dicap Boros? Perempuan dan Dilema Nikmati Hasil Kerja Sendiri

Your Say | Rabu, 29 Juli 2026 | 16:00 WIB

Jelang Lawan Vietnam, Media Tetangga Sindir Timnas Indonesia dengan Bendera Belanda dan Australia

Jelang Lawan Vietnam, Media Tetangga Sindir Timnas Indonesia dengan Bendera Belanda dan Australia

Bola | Rabu, 29 Juli 2026 | 15:59 WIB

×