Kekerasan di Ambon, AJI: Jangan Ada Intimidasi Jurnalis

Dythia Novianty

Senin, 02 April 2018 | 06:59 WIB
Kekerasan di Ambon, AJI: Jangan Ada Intimidasi Jurnalis
Ilustrasi kekerasan jurnalistik. [AJI]

Suara.com - Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Bandarlampung meminta seluruh calon kepala daerah dan tim pendukung/tim suksesnya tidak melakukan intimidasi atau kekerasan terhadap jurnalis.

Ketua AJI Bandarlampung Padli Ramdan mengingatkan, jangan sampai kekerasan terhadap jurnalis di Kota Ambon terjadi di daerah lain yang menyelenggarakan Pilkada Serentak 2018. Hal ini menyikapi adanya tindakan kekerasan terhadap dua jurnalis di Ambon yang diduga dilakukan oleh calon gubernur Maluku Said Assagaff dan tim pemenangannya, Kamis (29/3).  Dua jurnalis yang mengalami kekerasan adalah Abdul Karim Angkotasan dan Sam Usman Hatuina (Rakyat Maluku).

"AJI Bandarlampung mengecam tindakan kekerasan terhadap jurnalis yang dilakukan oleh calon kepala daerah dan tim suksesnya," katanya melalui keterangan tertulisnya.

Dia menegaskan, dalam bekerja, jurnalis dilindungi Undang Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers, sehingga setiap orang yang dengan sengaja melakukan tindakan yang berakibat menghambat atau menghalangi kerja jurnalis dapat dijerat hukuman pidana.

"Kami mengecam aksi kekerasan jurnalis di Ambon, dan mendorong aparat kepolisian menindak tegas dan menghukum pelaku dengan memakai UU Pers," ujar Padli.

Sementara itu, Koordinator Bidang Advokasi AJI Bandarlampung Rudiyansyah berharap kejadian kekerasan terhadap jurnalis di Ambon tidak terjadi pada jurnalis di Lampung. Karena itu, ia menegaskan agar semua calon kepala daerah di Lampung untuk tidak alergi dengan media massa dan jurnalis yang menjalankan tugas-tugasnya sesuai UU Pers.

Menurutnya, semua calon kepala daerah beserta tim suksesnya harus memahami UU Pers dengan baik, sehingga tidak mengulangi kasus kekerasan terhadap wartawan. AJI juga mendesak agar Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) dan Komisi Pemilihan Umum (KPU) dapat mengingatkan dan menegur calon kepala daerah dan tim kampanye calon yang tidak terbuka dengan media massa dan melakukan pelanggaran terhadap UU Pers.

Berdasarkan informasi dari AJI Ambon, kronologis kekerasan terhadap dua jurnalis Abdul Karim dan Sam Usman Hatuina bermula saat Sam mengambil foto calon petahana gubernur Maluku Said Assegaf, yang melakukan pertemuan dengan sejumlah aparatur sipil negara Pemprov Maluku dan petinggi partai politik di salah satu kafe di Kota Ambon.

Mengetahui pertemuan itu difoto wartawan, beberapa tim sukses Said Assegaf memaksa Sam menghapus fotonya. Said juga ikut mendesak Sam menghapus foto itu.

Tak cukup sampai di situ, ada beberapa orang lain menghampiri Sam dan merampas ponselnya serta mengintimidasi. Abdul Karim yang keberatan dengan aksi tim sukses calon mendapatkan kekerasan. Ia ditampar seorang anggota tim sukses.

Atas kejadian tersebut korban telah melapor di Polda Maluku dengan dua materi laporan yakni penganiayaan dan upaya menghalang-halangi kerja jurnalis sebagaimana ketentuan pidana pasal 18 UU Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers. [Antara]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Jurnalis Sorotdaerah.com Jadi Tersangka, Ini Jawaban Mabes Polri

Jurnalis Sorotdaerah.com Jadi Tersangka, Ini Jawaban Mabes Polri

News | Jum'at, 09 Maret 2018 | 14:47 WIB

AJI Medan Kecam Penjemputan Paksa Jurnalis Sorotdaerah.com

AJI Medan Kecam Penjemputan Paksa Jurnalis Sorotdaerah.com

News | Kamis, 08 Maret 2018 | 06:46 WIB

Halangi Peliputan, Karyawan PLN Dipolisikan Wartawan

Halangi Peliputan, Karyawan PLN Dipolisikan Wartawan

News | Jum'at, 02 Februari 2018 | 01:15 WIB

AJI Bandung Kecam Pengancam Jurnalis

AJI Bandung Kecam Pengancam Jurnalis

News | Kamis, 07 Desember 2017 | 06:05 WIB

AJI Indonesia Kecam Teror dan Intimidasi pada Jurnalis di Timika

AJI Indonesia Kecam Teror dan Intimidasi pada Jurnalis di Timika

News | Kamis, 07 Desember 2017 | 01:05 WIB

Brimob Arogan ke Jurnalis Antara, Irwasum: Itu Kasuistik

Brimob Arogan ke Jurnalis Antara, Irwasum: Itu Kasuistik

News | Senin, 19 Juni 2017 | 19:46 WIB

Terkini

Polisi Dalami Dugaan Pembunuhan Pengemudi Ojol yang Tewas Bersimbah Darah di Maros

Polisi Dalami Dugaan Pembunuhan Pengemudi Ojol yang Tewas Bersimbah Darah di Maros

News | Selasa, 09 Juni 2026 | 12:06 WIB

Usia Pensiun Kapolri Dapat Diperpanjang Sesuai Kebutuhan Presiden

Usia Pensiun Kapolri Dapat Diperpanjang Sesuai Kebutuhan Presiden

News | Selasa, 09 Juni 2026 | 11:44 WIB

Tok! DPR Resmi Sahkan Revisi UU Polri Jadi Undang-Undang dalam Rapat Paripurna

Tok! DPR Resmi Sahkan Revisi UU Polri Jadi Undang-Undang dalam Rapat Paripurna

News | Selasa, 09 Juni 2026 | 11:34 WIB

OJK: Fundamental Kripto Tetap Kuat di Tengah Gejolak Pasar Global

OJK: Fundamental Kripto Tetap Kuat di Tengah Gejolak Pasar Global

News | Selasa, 09 Juni 2026 | 11:27 WIB

Tangis dan Amarah Pecah saat Rekonstruksi di Daycare Little Aresha: Bagaimana Kalau Anakmu Digituin?

Tangis dan Amarah Pecah saat Rekonstruksi di Daycare Little Aresha: Bagaimana Kalau Anakmu Digituin?

News | Selasa, 09 Juni 2026 | 11:24 WIB

Lampu Hijau! Hasil Revisi UU Polri Segera Diketok di Rapat Paripurna

Lampu Hijau! Hasil Revisi UU Polri Segera Diketok di Rapat Paripurna

News | Selasa, 09 Juni 2026 | 11:05 WIB

Prabowo Dinilai Tak Pahami Masalah Rakyat, Istana Langsung Membantah

Prabowo Dinilai Tak Pahami Masalah Rakyat, Istana Langsung Membantah

News | Selasa, 09 Juni 2026 | 10:56 WIB

Jakarta 499 Tahun: Kota yang Berlari, Kelas Menengah yang Kehabisan Napas

Jakarta 499 Tahun: Kota yang Berlari, Kelas Menengah yang Kehabisan Napas

News | Selasa, 09 Juni 2026 | 10:54 WIB

Qadari Bantah Pemerintah Tone Deaf di Tengah Tekanan Ekonomi: Kritik Masyarakat Didengar

Qadari Bantah Pemerintah Tone Deaf di Tengah Tekanan Ekonomi: Kritik Masyarakat Didengar

News | Selasa, 09 Juni 2026 | 10:30 WIB

RS Pondok Indah Beroperasi Tanpa SLF Aktif Sejak 2024: Sedang Proses Perpanjangan

RS Pondok Indah Beroperasi Tanpa SLF Aktif Sejak 2024: Sedang Proses Perpanjangan

News | Selasa, 09 Juni 2026 | 10:25 WIB