Isu Status Tersangka Rizieq Akan Dicabut, Ini Jawaban Moeldoko

Pebriansyah Ariefana

Jum'at, 27 April 2018 | 06:31 WIB
Isu Status Tersangka Rizieq Akan Dicabut, Ini Jawaban Moeldoko
Habib Rizieq Shihab dan Ustadz Abdul Somad [dok. tokoh GNPF Kapitra Ampera]

Suara.com - Kepala Staf Kepresidenan RI Jenderal TNI (Purn) Moeldoko menanggapi isu adanya kelompok tertentu yang mengusulkan pencabutan status tersangka Rizieq Shihab. Rizieq kini menjadi buronan kasus pornografi. Dia dalam pelarian ke Arab Saudi.

Permintaan pencabutan status tersangka itu sebagai tawaran untuk mendukung pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Mantan Panglima TNI itu menegaskan bahwa dalam konteks hukum, Presiden Jokowi tidak bisa intervensi. Tapi dalam konteks kemanusiaan mungkin ada pertimbangan lain.

"Sekali lagi harus bisa dibedakan konteksnya. Mungkin ada pertimbangan kemanusiaan. Pertimbangannya seperti apa bisa diajukan, Presiden yang membuat keputusan," kata Moeldoko di Mataram, Kamis (26/4/2017).

Mantan Panglima TNI itu menanggapi pertanyaan wartawan terkait pertemuan Presiden Jokowi, dengan keluarga alumni 212 beberapa waktu lalu. Moeldoko menyatakan pertemuan tersebut sebagai bukti Jokowi memberikan kesempatan kepada seluruh anak bangsa untuk menjalin komunikasi yang baik.

Sebelumnya Penasehat Persaudaraan Alumni 212 Eggy Sudjana memastikan, pertemuan antara Presiden Joko Widodo dengan perwakilan kelompoknya di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Minggu (22/4/2018) pekan lalu, hanya untuk menagih janji.

Eggy menuturkan, janji Jokowi yang ditagih adalah menghentikan seluruh kasus hukum yang didera sejumlah tokoh mereka, terutama Rizieq Shihab.

Menurut Eggy, perwakilan PA 212 meminta jaminan kepada Jokowi agar Rizieq bisa pulang dari Arab Saudi ke Tanah Air secara aman.

Selain itu, mereka juga meminta kepastian sejumlah kasus hukum Rizieq seperti perkara pornografi tidak dilanjutkan.

baca juga

Eggy yang juga kuasa hukum Rizieq itu memastikan, dalam petemuan tersebut, PA 212 meminta agar kasus yang menjadikan Rizieq tersangka, yakni kasus pornografi, diselesaikan.

"Jangan diambang- ambangin gini, mau pemilu kek, mau apa, nanti kepentingannya lain lagi, susah jadinya," ujar Eggy.

Selain itu, Eggy juga mengklarifikasi bahwa dalam pertemuan itu tak ada kesepakatan-kesepakatan politik dengan Jokowi

"Tidak ada. Kami tak ada bicara politik. Kami bicara sebagai penasihat ya, di 212, itu lebih kepada penekanan kemasalahatan umat. Terutama ulama-ulama ini jangan dikriminalisasi," tutur Eggy.

Lebih lanjut, Eggy juga memastikan setelah kasus Rizieq dan sejumlah ulama lainnya dihentikan, PA 212 akan tetap kritis.

"Sikap kami tetap kritis. Kami ini tak mau termasuk ulama-ulama yang Su’u, ulama yang jahat, ulama yang jahat bisa disogok, bisa disuap dengan sekian triliun, terus berubah sikap, tidak. Kami akan kritis terutama saya, saya tidak bisa mengatasnamakan teman-teman," tandasnya. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Bertemu Fadli Zon, Amien Rais Cari Sosok yang Bisa Lawan Jokowi

Bertemu Fadli Zon, Amien Rais Cari Sosok yang Bisa Lawan Jokowi

News | Kamis, 26 April 2018 | 15:58 WIB

Ada Komunikasi Joko Widodo dengan PKS, Gerindra: Wajar Saja

Ada Komunikasi Joko Widodo dengan PKS, Gerindra: Wajar Saja

News | Kamis, 26 April 2018 | 12:50 WIB

Menghitung Prospek dan Keuntungan Bisnis Pakaian Muslim Masa Kini

Menghitung Prospek dan Keuntungan Bisnis Pakaian Muslim Masa Kini

Bisnis | Kamis, 26 April 2018 | 12:29 WIB

Jokowi Kaget Lihat Nilai Potensi Busana Muslim Indonesia

Jokowi Kaget Lihat Nilai Potensi Busana Muslim Indonesia

News | Kamis, 26 April 2018 | 10:27 WIB

Pasca Pertemuan dengan Jokowi, Benarkah Alumni 212 Pecah?

Pasca Pertemuan dengan Jokowi, Benarkah Alumni 212 Pecah?

News | Kamis, 26 April 2018 | 05:51 WIB

Terkini

Literasi Keuangan Penting di Era Digital, Bukan Sekadar Tahu Cara Mengelola Uang

Literasi Keuangan Penting di Era Digital, Bukan Sekadar Tahu Cara Mengelola Uang

Lifestyle | Selasa, 03 November 2026 | 06:08 WIB

Ratas Ekonomi di Istana, PMI Manufaktur Indonesia Tembus Level 54,0

Ratas Ekonomi di Istana, PMI Manufaktur Indonesia Tembus Level 54,0

Foto | Selasa, 03 November 2026 | 06:00 WIB

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:42 WIB

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Bola | Senin, 02 November 2026 | 23:25 WIB

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:05 WIB

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Sumsel | Senin, 02 November 2026 | 23:02 WIB

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Jabar | Senin, 02 November 2026 | 22:57 WIB

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 22:52 WIB

×