Jokowi Kaget Lihat Nilai Potensi Busana Muslim Indonesia

Pebriansyah Ariefana, Dwi Bowo Raharjo

Kamis, 26 April 2018 | 10:27 WIB
Jokowi Kaget Lihat Nilai Potensi Busana Muslim Indonesia
Presiden Joko Widodo menerima kedatangan lebih dari 28 orang Komunitas Muslim Fashion di Ruang Garuda, Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Kamis (26/4/2018). (suara.com/Dwi Bowo Raharjo)

Suara.com - Presiden Joko Widodo menerima kedatangan lebih dari 28 orang Komunitas Muslim Fashion di Ruang Garuda, Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Kamis (26/4/2018). Mereka membicarakan potensi bisnis pakaian muslim.

Jokowi mengatakan ada potensi dan kekuatan besar dari desiner Indonesia. Hal ini berdasarkan karya-karya desainer Indonesia yang luar biasa saat tampil di Muslim Fashion Festival (Mufest) Indonesia tahun 2018 di JCC, Senayan, Jakarta.

"Saya kaget saat datang di Mufest seminggu yang lalu. Saya melihat ada sebuah potensi ada sebuah kekuatan kita, ada sebuah talenta-talenta dari desainer, kemudian dari busana-busana muslim," ujar Jokowi di saat memberikan pengantar.

Jokowi berharap karya-karya desainer Indonesia bisa menguasai pasar dalam dan luar negeri. Ia yakin kalau desainer tanah air bisa menguasai pasar busana muslim dunia.

"Saya mendapatkan informasi bahwa dalam satu tahun ada Rp166 triliun nilai ekonomi dari industri fashion. Yang di busana muslimnya Rp54 triliun. Sebuah jumlah yang sangat, sangat besar sekali," kata Jokowi.

Ia menjelaskan, sudah meminta Menteri Pariwisata Arief Yahya untuk menyiapkan semuanya dalam rangka mempromosikan industri fashion Indonesia. Khusuanya pada busana muslim.

"Nah ini kita bicarakan di pagi hari ini untuk menyampaikan sebuah forum di luar, sehingga busana muslim kita lebih dikenal dan bisa menguasai pasar pasar di negara lain," jelas Jokowi.

Sebagai negara yang berpenduduk muslim terbesar di dunia, Jokowi meyakini karya desainer Indonesia mampu menembus pasar internasional. Hanya saja, kata dia, perlu kerja sama yang baik antara desainer, pengusaha busana muslim, dan juga pemerintah.

"Sehingga pada pagi hari ini saya ingin mendapatkan masukan- masukan, tahapan-tahapan besar apa yang harus kita lakukan sehingga apa yang tadi saya sampaikan betul betul bisa tercapai," kata Jokowi.

baca juga

Selain Menteri Arief, Kepala Negara juga didampingi oleh Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) Iriawan Munaf.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pasca Pertemuan dengan Jokowi, Benarkah Alumni 212 Pecah?

Pasca Pertemuan dengan Jokowi, Benarkah Alumni 212 Pecah?

News | Kamis, 26 April 2018 | 05:51 WIB

Jokowi Bertemu Alumni 212, Ini Perasaan Gatot Nurmantyo

Jokowi Bertemu Alumni 212, Ini Perasaan Gatot Nurmantyo

News | Kamis, 26 April 2018 | 06:45 WIB

Alumni 212 Ungkap Kronologi Pertemuan dengan Presiden Jokowi

Alumni 212 Ungkap Kronologi Pertemuan dengan Presiden Jokowi

News | Rabu, 25 April 2018 | 20:47 WIB

PDIP Bantah Jokowi Curhat ke Prabowo soal Ditekan Elite Pendukung

PDIP Bantah Jokowi Curhat ke Prabowo soal Ditekan Elite Pendukung

News | Rabu, 25 April 2018 | 16:19 WIB

Pascabertemu Jokowi, Alumni 212 Merasa Diadu Domba

Pascabertemu Jokowi, Alumni 212 Merasa Diadu Domba

News | Rabu, 25 April 2018 | 15:36 WIB

Terkini

Karhutla di Way Kambas Sulit Dipadamkan, Lahan Gambut dan Jarak Sumber Air Jadi Kendala

Karhutla di Way Kambas Sulit Dipadamkan, Lahan Gambut dan Jarak Sumber Air Jadi Kendala

Lampung | Minggu, 25 Oktober 2026 | 23:42 WIB

Jusuf Kalla Ajak Dunia Utamakan Solidaritas Kemanusiaan Hadapi Bencana dan Perang

Jusuf Kalla Ajak Dunia Utamakan Solidaritas Kemanusiaan Hadapi Bencana dan Perang

News | Minggu, 25 Oktober 2026 | 23:05 WIB

Palembang Diguyur Hujan Usai Kemarau Panjang, BMKG Ungkap Peran OMC dan Dinamika Atmosfer

Palembang Diguyur Hujan Usai Kemarau Panjang, BMKG Ungkap Peran OMC dan Dinamika Atmosfer

Sumsel | Minggu, 25 Oktober 2026 | 22:55 WIB

OJK Respon Isu Dirut MNC Dicekal Usai Keterangan Kontroversial Jusuf Hamka

OJK Respon Isu Dirut MNC Dicekal Usai Keterangan Kontroversial Jusuf Hamka

Bisnis | Minggu, 25 Oktober 2026 | 22:35 WIB

Napi Tewas di Lapas Muaradua, 4 Tersangka Ditetapkan, Petugas Jaga Ikut Diperiksa

Napi Tewas di Lapas Muaradua, 4 Tersangka Ditetapkan, Petugas Jaga Ikut Diperiksa

Sumsel | Minggu, 25 Oktober 2026 | 22:25 WIB

Liga Catur Nasional Segera Digulirkan, Percasi Bidik April 2027

Liga Catur Nasional Segera Digulirkan, Percasi Bidik April 2027

Sport | Minggu, 25 Oktober 2026 | 22:05 WIB

Media Vietnam Panas Bahas Adik Mitchell Baker yang Disebut Mau Gabung Timnas Indonesia

Media Vietnam Panas Bahas Adik Mitchell Baker yang Disebut Mau Gabung Timnas Indonesia

Bola | Minggu, 25 Oktober 2026 | 22:05 WIB

Keluarga Polisi Dihantam Tragedi: Avanza Ringsek di Tol Lampung, 6 Orang Tewas Seketika

Keluarga Polisi Dihantam Tragedi: Avanza Ringsek di Tol Lampung, 6 Orang Tewas Seketika

Lampung | Minggu, 25 Oktober 2026 | 22:02 WIB

Drama Menit Akhir, Persib Tundukkan Garudayaksa FC

Drama Menit Akhir, Persib Tundukkan Garudayaksa FC

Bola | Minggu, 25 Oktober 2026 | 21:54 WIB

Singapura Siapkan Opsi Nuklir Usai Indonesia Stop Ekspor Gas

Singapura Siapkan Opsi Nuklir Usai Indonesia Stop Ekspor Gas

Bisnis | Minggu, 25 Oktober 2026 | 21:44 WIB

×