Setnov Kisahkan Detik-detik Tabrak Tiang Listrik, Sebelum ke KPK

Pebriansyah Ariefana | Nikolaus Tolen | Suara.com

Jum'at, 27 April 2018 | 15:33 WIB
Setnov Kisahkan Detik-detik Tabrak Tiang Listrik, Sebelum ke KPK
Terdakwa kasus korupsi e-KTP Setya Novanto menjalani sidang putusan di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Selasa (24/4).

Suara.com - Narapidana kasus korupsi proyek e-KTP sekaligus mantan Ketua DPR Setya Novanto menceritakan kronologi kecelakaan tunggal yang menimpa dirinya bersama mantan wartawan Metro TV Hilman Mattauch dan ajudannya Reza Pahlevi. Kajadian itu pada 16 November 2017 lalu.

Saat itu Novanto tengah dicari penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) karena sudah menjadi tersangka dalam kasus dugaan korupsi proyek e-KTP.

Dia bercerita di kasus dugaan merintangi penyidikan kasus e-KTP dengan terdakwa dokter Bimanesh Sutarjo. Novanto menceritakan kronologis kecelakaan saat mobil yang ditumpangnya menabrak tiang listrik.

Novanto mulai cerita, saat itu dia pergi bersama Hilman dan Reza akan menuju ke studio Metro TV untuk kepentingan wawancara program Primetime News. Mereka berangkat dari gedung DPR sekitar pukul 17.00 WIB.

"Kalau seingat saya sih berangkat dari DPR terus menuju ke Metro TV. Karena kalau nggak salah mau Magrib, karena hujan dan kurang baik," katanya saat bersaksi di Gedung Pengadilan Tipikor, Jalan Bungur Besar, Kemayoran, Jakarta Pusa, Jumat (27/4/2018).

Novanto dikejar waktu karena berencana akan mendatangi gedung KPK untuk menyerahkan diri. Menurut dia, saat tengah jalan pihak Metro TV menghubungi Hilman mengonfirmasi untuk kepentingan wawancara langsung.

Karena mendapat telepon dari kantornya, Hilman memacu mobil dengan kecepatan cukup tinggi. Namun, terdakwa korupsi proyek e-KTP itu tak mengetahui pasti berapa kecepatan mobil saat itu.

Lantaran khawatir tak keburu pihak Metro TV, kemudian Novanto meminta untuk wawancara langsung melalui telepon. Akhirnya, kata Novanto pihak Metro TV menghubungi lewat Hilman dan dirinya langsung diwawancara sekitar 3 menit.

"Akhirnya cari jalan yang agak gampang memudahkan bicara live by phone. Dari situ saya bicara (kepada Metro TV) menyampaikan bahwa saya mohon maaf, saya akan hadir di KPK pukul 20.00 WIB dan sebelumnya mau bertemu dengan DPD 1 seluruh Indonesia," kata Novanto.

Mantan Ketua Umum Partai Golkar itu mengaku duduk di kursi tengah sebelah kiri, tepat di belakang Reza yang duduk di kursi depan samping Hilman. Selepas wawancara live by phone, kata Novanto pihak Metro TV kembali menghubungi Hilman berkali-kali.

Menurut Novanto. saat itu Hilman cukup sibuk menerima telepon dari kantornya sembari mengendarai mobilnya. Novanto mengaku sempat mengingatkan Hilman untuk hati-hati mengendarai mobilnya karena hujan dan kondisi jalan yang licin.

Nahas, belum sampai di studio Metro TV, mobil yang dikendarai Novanto mengalami kecelakaan. Novanto mengungkapkan sempat merasakan benturan di kepala dan tangannya saat mobil yang dikendarai Hilman menabrak sesuatu.

Novanto tak mengingat apa yang ditabrak Hilman saat malam itu. Menurut mantan Ketua Fraksi Golkar itu, kecelakaan mobil yang dikendarai Hilman terjadi sangat cepat dan dirinya hanya mengingat terjadi benturan yang cukup kencang.

"Nggak tau saya, tau-tau brak. Saya pingsan. Benturan di kepala, siku saya, keras. Sakit sekali," katanya.

Di hadapan majelis hakim, Novanto mengaku tak sadar saat dibawa ke Rumah Sakit  Medika Permata Hijau, Jakarta Barat. Menurut dia, selepas kecelakaan mobil dirinya pingsan dan saat sadar dirinya sudah berada di sebuah kamar. Novanto mengaku baru mengenal dokter Bimanesh ketika sadar dari kecelakaan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Hakim ke Setnov: Lama Benar, Anda Pingsan atau Tidur?

Hakim ke Setnov: Lama Benar, Anda Pingsan atau Tidur?

News | Jum'at, 27 April 2018 | 13:55 WIB

Berbatik Ungu Bermotif Bunga, Setnov Beraksi di Sidang Bimanesh

Berbatik Ungu Bermotif Bunga, Setnov Beraksi di Sidang Bimanesh

News | Jum'at, 27 April 2018 | 11:40 WIB

Terungkap! Asal-usul di Balik Kehebohan 'Bakpao' Setya Novanto

Terungkap! Asal-usul di Balik Kehebohan 'Bakpao' Setya Novanto

News | Jum'at, 27 April 2018 | 10:42 WIB

Papa yang Pernah Minta Saham Freeport Ini Belum Ajukan Banding

Papa yang Pernah Minta Saham Freeport Ini Belum Ajukan Banding

News | Jum'at, 27 April 2018 | 10:07 WIB

Fredrich Yunadi Sering Debat Sengit dengan Jaksa KPK Karena...

Fredrich Yunadi Sering Debat Sengit dengan Jaksa KPK Karena...

News | Kamis, 26 April 2018 | 18:03 WIB

Terkini

Lebih dari 20% Wilayah Pesisir Alami Perubahan Air Tanah, Ancaman Salinisasi Menguat

Lebih dari 20% Wilayah Pesisir Alami Perubahan Air Tanah, Ancaman Salinisasi Menguat

News | Kamis, 16 April 2026 | 14:05 WIB

Lagi, Donald Trump Posting Foto Bareng Yesus Lagi Begini

Lagi, Donald Trump Posting Foto Bareng Yesus Lagi Begini

News | Kamis, 16 April 2026 | 13:56 WIB

Ketua Ombudsman Jadi Tersangka, DPR Syok dan Desak Konsolidasi Internal

Ketua Ombudsman Jadi Tersangka, DPR Syok dan Desak Konsolidasi Internal

News | Kamis, 16 April 2026 | 13:56 WIB

Buntut Insiden Rapat Revisi UU TNI, 4 Prajurit Segera Disidang: Motif Diduga Dendam Pribadi

Buntut Insiden Rapat Revisi UU TNI, 4 Prajurit Segera Disidang: Motif Diduga Dendam Pribadi

News | Kamis, 16 April 2026 | 13:37 WIB

Pramono All Out Demi Boyong BTS ke JIS: Jamin Bebas Macet dan Akses KRL Langsung!

Pramono All Out Demi Boyong BTS ke JIS: Jamin Bebas Macet dan Akses KRL Langsung!

News | Kamis, 16 April 2026 | 13:33 WIB

Blokade Selat Hormuz Dianggap Perjudian Trump, Kalau Misi Gagal Ekonomi Dunia Hancur

Blokade Selat Hormuz Dianggap Perjudian Trump, Kalau Misi Gagal Ekonomi Dunia Hancur

News | Kamis, 16 April 2026 | 13:32 WIB

Ikrar Nusa Bakti Sindir Militer: Merasa Dirinya Bukan Dibentuk Oleh Negara

Ikrar Nusa Bakti Sindir Militer: Merasa Dirinya Bukan Dibentuk Oleh Negara

News | Kamis, 16 April 2026 | 13:24 WIB

MBG Serap Hampir Rp1 Triliun per Hari, BGN Sebut Dana Langsung Mengalir ke Masyarakat

MBG Serap Hampir Rp1 Triliun per Hari, BGN Sebut Dana Langsung Mengalir ke Masyarakat

News | Kamis, 16 April 2026 | 13:22 WIB

Harga Rokok Lebih Murah dari Sebungkus Nasi, CISDI: Bisa Gagalkan Program Makan Bergizi Gratis

Harga Rokok Lebih Murah dari Sebungkus Nasi, CISDI: Bisa Gagalkan Program Makan Bergizi Gratis

News | Kamis, 16 April 2026 | 13:18 WIB

Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol

Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol

News | Kamis, 16 April 2026 | 13:14 WIB