Skenario Setnov Pura-pura Gila Terbongkar, Fredrich Merasa Dihina

Pebriansyah Ariefana, Nikolaus Tolen

Senin, 30 April 2018 | 16:13 WIB
Skenario Setnov Pura-pura Gila Terbongkar, Fredrich Merasa Dihina
Terdakwa kasus korupsi KTP Elektronik Setya Novanto menjadi saksi dalam sidang kasus merintangi penyidikan korupsi KTP elektronik dengan terdakwa Bimanesh Sutarjo dengan agenda pemeriksaan saksi di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Jumat (27/4).

Suara.com - Terdakwa kasus merintangi penyidikan korupsi e-KTP Fredrich Yunadi menuding jaksa penuntut umum (JPU) pada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah melakukan penyebaran nama baik terhadap dirinya. Dalam persidangan jaksa KPK memutar rekaman pembicaraan antara Fredrich dengan seorang bernama Viktor.

Dalam rekaman tersebut keduanya berencana mengirimkan hantu gunung agar Setya Novanto gila.

Pembicaraan Fredrich bersama Viktor terjadi pada 18 Desember 2018, itu setelah Fredrich menyatakan keluar dari tim kuasa Novanto. Sehingga Fredrich pun menilai penyadapan rekaman telepon yang dilakukan oleh lembaga antirasuah telah menghina profesi advokat.

"Urusan apa dengan saya? Karena 18 Desember itu dan 8 Desember saya bukan pengacara SN. Ketua harus ingat penyadapan terhadap advokat itu melanggar undang-undang bahwa sudah menghina advokat di Indonesia dan saya tidak kenal yang namanya Viktor," katanya di Gedung Pengadilan Tipikor, Bungur Besar, Kemayoran, Jakarta Pusat, Senin (30/4/2018).

Mantan pengacara Setya Novanto itu mengatakan Viktor yang disebut jaksa dalam rekaman tersebut tidak jelas. Sebab, dia mengenal nama Viktor adalah seorang polisi yang berpangkat Brigadir Jenderal.

Viktor ini, kata Fredrich, yang menangkap Mantan Ketua KPK Bambang Widjojanto.

"Saya ada kenal yang namanya Brigjen Viktor, dia menangkap Bambang Widjojanto. Itu teman saya namanya Brigjen Viktor sekarang sudah pensiun," katanya.

Kendati demikian, Fredrich menganggap dirinya tidak mungkin mengguna-guna mantan Ketua DPR tersebut saat menjalani sidang perkara korupsi e-KTP. Fredrich menuding KPK melakukan pencemaran nama baik terhadapnya.

"Saya nggak kenal Viktor, apalagi pakai guna-guna. Apakah suatu rekaman saya ditanyakan kepada orang yang bukan di saya, berati kan ada unsur pencemaran nama baik," kata Fredrich.

baca juga

Meskipun pada persidangan Bimanesh Sutarjo dimana Novanto menjadi saksi dalam sidang tersebut dan mengenal betul itu suara Fredrich. Direktur Yunadi Associate Centre itu menampik kalau suara tersebut adalah suaranya.

"Dia nggak tahu itu suaranya siapa? Sekarang saya tanya suara saya, suara saya sekarang," kata Fredrich seraya tertawa.

Sebelumnya, Jaksa KPK memutar rekaman suara Fredrich Yunadi yang sempat ingin membuat mantan Ketua DPR Setya Novanto menjadi gila saat menjalani persidangan perkara korupsi proyek e-KTP, dengan cara mengirimkan hantu gunung. Skenario tersebut dibicarakannya dengan seorang bernama Viktor melalui sambungan telepon, pada 18 Desember 2017 lalu.

Percakapan antara Fredrich dan Viktor diputar jaksa KPK dalam sidang lanjutan terdakwa merintangi penyidikan korupsi e-KTP dokter Bimanesh Sutarjo, di Gedung Pengadilan Tipikor, Jumat (27/4/2018).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Beri Rekaman CCTV ke KPK, Saksi Kasus Fredrich Dinasehati Hakim

Beri Rekaman CCTV ke KPK, Saksi Kasus Fredrich Dinasehati Hakim

News | Senin, 30 April 2018 | 14:44 WIB

Kasih CCTV, Fredrich Tuding Staf IT RS Permata Hijau Ahli Nujum

Kasih CCTV, Fredrich Tuding Staf IT RS Permata Hijau Ahli Nujum

News | Senin, 30 April 2018 | 13:58 WIB

Kasus Ini Mandek di Polisi, KPK Didesak Ambil Alih

Kasus Ini Mandek di Polisi, KPK Didesak Ambil Alih

News | Minggu, 29 April 2018 | 06:44 WIB

Hakim ke Setya Novanto: Ini Sidang, Bukan Sinetron!

Hakim ke Setya Novanto: Ini Sidang, Bukan Sinetron!

News | Jum'at, 27 April 2018 | 19:18 WIB

Fredrich Siapkan Skenario Pura-pura Gila, Ini Pengakuan Setnov

Fredrich Siapkan Skenario Pura-pura Gila, Ini Pengakuan Setnov

News | Jum'at, 27 April 2018 | 18:47 WIB

Terkini

Kasus Penyadapan Ilegal Jadi Alarm, DPR Bakal Perketat Kewenangan Penyadapan

Kasus Penyadapan Ilegal Jadi Alarm, DPR Bakal Perketat Kewenangan Penyadapan

News | Kamis, 05 November 2026 | 21:22 WIB

Bidpropam Polda Jabar Turun Tangan Usut Dugaan Pelanggaran di Polres Sukabumi

Bidpropam Polda Jabar Turun Tangan Usut Dugaan Pelanggaran di Polres Sukabumi

Jabar | Kamis, 05 November 2026 | 21:17 WIB

Presiden Kena Sadap, Pemerintah Didesak Perketat Regulasi Hingga Pengawasan Penyadapan

Presiden Kena Sadap, Pemerintah Didesak Perketat Regulasi Hingga Pengawasan Penyadapan

News | Kamis, 05 November 2026 | 21:15 WIB

Kakorlantas dan Astamaops Polri Cek 3 Pelabuhan di Cilegon, Pastikan Kesiapan Pengamanan Nataru

Kakorlantas dan Astamaops Polri Cek 3 Pelabuhan di Cilegon, Pastikan Kesiapan Pengamanan Nataru

Banten | Kamis, 05 November 2026 | 21:08 WIB

Izin Penyadapan Ilegal hingga Penghapusan Data, Irjen Slamet Uliandi Terancam 10 Tahun Penjara

Izin Penyadapan Ilegal hingga Penghapusan Data, Irjen Slamet Uliandi Terancam 10 Tahun Penjara

News | Kamis, 05 November 2026 | 21:00 WIB

Bye Kusam dan PIH! 4 Moisturizer Alpha Arbutin Cuma di Bawah Rp50 Ribuan

Bye Kusam dan PIH! 4 Moisturizer Alpha Arbutin Cuma di Bawah Rp50 Ribuan

Your Say | Kamis, 05 November 2026 | 21:00 WIB

7 Arti Mimpi Kecelakaan Mobil atau Motor Tapi Selamat

7 Arti Mimpi Kecelakaan Mobil atau Motor Tapi Selamat

Lifestyle | Kamis, 05 November 2026 | 20:55 WIB

Seskab Teddy Dikabarkan Diperiksa POM TNI, Soal Penyadapan Prabowo?

Seskab Teddy Dikabarkan Diperiksa POM TNI, Soal Penyadapan Prabowo?

News | Kamis, 05 November 2026 | 20:54 WIB

Ramai Isu Book Shaming: Saatnya Pembaca Bedakan Kritik Karya dengan Hinaan

Ramai Isu Book Shaming: Saatnya Pembaca Bedakan Kritik Karya dengan Hinaan

Your Say | Kamis, 05 November 2026 | 20:45 WIB

Pemerintah Desak Bank MNC Penuhi Hak Nasabah

Pemerintah Desak Bank MNC Penuhi Hak Nasabah

Bisnis | Kamis, 05 November 2026 | 20:43 WIB

×