Pekerja Tewas Tertimbun Longsor, Polisi Bakal Periksa Palyja

Reza Gunadha | Agung Sandy Lesmana | Suara.com

Rabu, 02 Mei 2018 | 21:56 WIB
Pekerja Tewas Tertimbun Longsor, Polisi Bakal Periksa Palyja
Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Raden Prabowo Argo Yuwono [suara.com/Agung Sandy Lesmana]

Suara.com - Polisi masih mendalami insiden tewasnya pekerja bernama Tarno (42) karena tertimbun longsor saat melakukan penggalian proyek PT PAM Lyonnaise Jaya (Palyja) di Jembatan Tiga Raya, Penjaringan, Jakarta Utara, Selasa (1/5/2018).

Penyelidikan itu dilakukan guna mengetahui ada atau tidaknya unsur kelalaian dalam penggalian saluran air pam tersebut yang menelan korban jiwa.

"Semuanya akan kami lakukan semua pemeriksaan. Nanti baru menentukan penyelidikan apakah ada unsur pidana atau tidak," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono di Polda Metro Jaya, Rabu (2/5/2018).

Menurut Argo, polisi masih mengumpulkan alat bukti dan keterangan saksi guna mencari tahu penyebab dinding galian longsor dan menimpa Tarno.

Sejauh ini, polisi baru memeriksa tiga pekerja dan satu mandor yang kali pertama melihat korban tertimbun hingga tewas.

"Jadi itu bikin lubang, tahu-tahu langsung tanahnya longsor. Tentunya kami akan memeriksa saksi-saksi yang lain," tuturnya.

Lebih lanjut Argo menyampaikan, polisi juga akan memeriksa manajemen PT Palyja yang menjadi penanggungjawab dalam proyek penggalian tersebut.

Namun, Argo tak merinci kapan pemeriksaan itu dilakukan. Dia hanya menjelaskan rangkaian pemeriksaan itu dilakukan secara bertahap.

"Ya nanti (kami panggil Palyja). (Pemeriksaan) kami bertahap ya," katanya.

Peristiwa Tarno tertimbun longsor di galian pam itu terjadi sekitar pukul 15.00 WIB. Diduga, peristiwa longsor berasal dari dinding yang sedang digali para pekerja. Tarno tewas setelah tertimbun dinding galian.

Proses evakuasi terhadap korban dilakukan setelah petugas dari Suku Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Utara tiba di lokasi pada 17.15 WIB. Evakuasi terhadap jenazah Tarno baru bisa dilakukan setelah petugas menerjunkan alat eskavator.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ini Alasan Fahri Minta Sohibul Tak Seret Ketua Majelis Syuro PKS

Ini Alasan Fahri Minta Sohibul Tak Seret Ketua Majelis Syuro PKS

News | Rabu, 02 Mei 2018 | 14:23 WIB

Kasus Pembunuhan Sadis Pensiunan TNI AL Segera Disidang

Kasus Pembunuhan Sadis Pensiunan TNI AL Segera Disidang

News | Rabu, 02 Mei 2018 | 11:52 WIB

Pengacara Fahri Hamzah Tuding Sohibul Iman Ingin Perlebar Masalah

Pengacara Fahri Hamzah Tuding Sohibul Iman Ingin Perlebar Masalah

News | Rabu, 02 Mei 2018 | 09:51 WIB

Polisi: Tak Ada Pemberitahuan Buruh Bakal Deklarasi Capres

Polisi: Tak Ada Pemberitahuan Buruh Bakal Deklarasi Capres

News | Senin, 30 April 2018 | 19:36 WIB

Kisah Susi Dipersekusi Massa 2019 Ganti Presiden di Depan Anaknya

Kisah Susi Dipersekusi Massa 2019 Ganti Presiden di Depan Anaknya

News | Senin, 30 April 2018 | 19:00 WIB

Terkini

Hilirisasi Tahap II Dimulai, Pengamat INDEF: Peluang Besar Transformasi Industri Berkelanjutan

Hilirisasi Tahap II Dimulai, Pengamat INDEF: Peluang Besar Transformasi Industri Berkelanjutan

News | Kamis, 30 April 2026 | 15:36 WIB

Banding Ditolak Pengadilan, Pelaku Penembakan Masjid Christchurch Tetap Dipenjara Seumur Hidup

Banding Ditolak Pengadilan, Pelaku Penembakan Masjid Christchurch Tetap Dipenjara Seumur Hidup

News | Kamis, 30 April 2026 | 15:33 WIB

Tak Terluka, Korban KRL Bekasi Meninggal Diduga Syok di Ambulans: Ini Kesaksian Sang Anak

Tak Terluka, Korban KRL Bekasi Meninggal Diduga Syok di Ambulans: Ini Kesaksian Sang Anak

News | Kamis, 30 April 2026 | 15:24 WIB

Kronologis Polisi Arab Saudi Tangkap 3 WNI di Makkah karena Penipuan Paket Haji Fiktif

Kronologis Polisi Arab Saudi Tangkap 3 WNI di Makkah karena Penipuan Paket Haji Fiktif

News | Kamis, 30 April 2026 | 15:18 WIB

Guncang Pasar Energi Dunia, Mengapa UEA Nekat Tinggalkan OPEC Setelah 60 Tahun?

Guncang Pasar Energi Dunia, Mengapa UEA Nekat Tinggalkan OPEC Setelah 60 Tahun?

News | Kamis, 30 April 2026 | 15:18 WIB

DPR Siapkan 'Omnibus Ketenagakerjaan' Baru: Nasib Outsourcing hingga Pesangon Bakal Dirombak Total?

DPR Siapkan 'Omnibus Ketenagakerjaan' Baru: Nasib Outsourcing hingga Pesangon Bakal Dirombak Total?

News | Kamis, 30 April 2026 | 15:15 WIB

Pasca Kecelakaan Bekasi, DPR Usul Kabin Masinis Dilengkapi Monitor CCTV Pantau Jalur 2 Km ke Depan

Pasca Kecelakaan Bekasi, DPR Usul Kabin Masinis Dilengkapi Monitor CCTV Pantau Jalur 2 Km ke Depan

News | Kamis, 30 April 2026 | 15:13 WIB

7 Lukisan Laku Terjual, Mbah Kibar Lunas dari Jerat Utang Rp 500 Juta

7 Lukisan Laku Terjual, Mbah Kibar Lunas dari Jerat Utang Rp 500 Juta

News | Kamis, 30 April 2026 | 15:03 WIB

Menerobos 'Lorong Hitam' Lantai 26: Kisah Joy Lolos dari Kebakaran Apartemen Mediterania

Menerobos 'Lorong Hitam' Lantai 26: Kisah Joy Lolos dari Kebakaran Apartemen Mediterania

News | Kamis, 30 April 2026 | 14:59 WIB

Uni Emirat Arab Keluar dari OPEC, Apa Dampaknya Bagi Indonesia?

Uni Emirat Arab Keluar dari OPEC, Apa Dampaknya Bagi Indonesia?

News | Kamis, 30 April 2026 | 14:47 WIB