Setnov Bersama Istri Jadi Saksi di Sidang Fredrich Yunadi

Adhitya Himawan, Nikolaus Tolen

Kamis, 03 Mei 2018 | 09:28 WIB
Setnov Bersama Istri Jadi Saksi di Sidang Fredrich Yunadi
Terdakwa kasus korupsi e-KTP Setya Novanto menjalani sidang putusan di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Selasa (24/4).

Suara.com - Pengadilan Tindak Pidana Korupsi kembali menggelar sidang lanjutan kasus dugaan merintangi penyidikan kasus e-KTP dengan terdakwa Fredrich Yunadi pada Kamis (3/5/2018). Dalam sidang dengan agenda pemeriksaan saksi ini, jaksa penuntut umum (JPU) pada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menghadirkan Setya Novanto alias Setnov beserta sang istri, Deisti Astriana Tagor.

"Kami juga menghadirkan dokter Rumah Sakit Premiere Jatinegara, Glen Sherwin Dunda," kata Jaksa Takdir Suhan saat dikonfirmasi, Kamis (3/5/2018).

Menurut Takdir, jaksa akan mendalami fakta mengenai tindakan Fredrich Yunadi yang memberikan saran kepada Setnov untuk menghindar dari perkara korupsi e-KTP. Fredrich sendiri merupakan kuasa hukum Setnov, ketika mantan Ketua DPR RI itu masih menyandang status tersangka korupsi e-KTP.

"Tim JPU di antaranya akan mendalami fakta mengenai tindakan terdakwa (Fredrich Yunadi) dalam memberikan saran kepada Setnov untuk merintangi penyidikan perkara e-KTP dengan tersangka Setya Novanto saat itu," jelas Takdir.

Sebelumnya, Setnov telah dihadirkan dalam sidang perkara yang sama dengan terdakwa dokter RS Medika Permata Hijau, Bimanesh Sutarjo, pada Jumat, (27/4/2018) lalu.

Dalam kesaksiannya, Setnov membeberkan kronologis kecelakaan tunggal di kawasan Permata Hijau bersama dengan mantan kontributor Metro TV, Hilma Mattauch, dan ajudannya Reza Pahlevi.

Menurut Setnov, kecelakaan mobil itu terjadi saat dirinya bersama Hilman dan Reza akan menuju ke studio Metro TV untuk kepentingan wawancara program Primetime News. Mereka berangkat dari gedung DPR sekitar pukul 17.00 WIB.

"Kalau seingat saya, sih, berangkat dari DPR terus menuju ke Metro TV, karena kalau nggak salah mau Magrib, karena hujan dan kurang baik," kata Setnov.

Setnov menjelaskan, dirinya saat itu dikejar waktu karena berencana akan mendatangi gedung KPK untuk menyerahkan diri. Menurut dia, saat di tengah jalan, pihak Metro TV menghubungi Hilman mengonfirmasi untuk kepentingan wawancara langsung.

baca juga

Karena mendapat telepon dari kantor, kata Novanto, Hilman yang mengemudi memacu mobil dengan kecepatan cukup tinggi dan diduga kehilangan konsentrasi. Namun, terdakwa korupsi proyek e-KTP itu tak mengetahui pasti berapa kecepatan mobil saat itu.

Lantaran khawatir tak keburu, pihak Metro TV kemudian meminta untuk wawancara langsung melalui telepon. Akhirnya, kata Setnov, pihak Metro TV menghubungi lewat Hilman dan dirinya langsung diwawancara sekitar 3 menit.

"Akhirnya cari jalan yang agak gampang memudahkan bicara live by phone. Dari situ saya bicara (kepada Metro TV) menyampaikan bahwa saya mohon maaf, saya akan hadir di KPK jam 8 bersama dengan DPD 1 seluruh Indonesia," ujar Novanto.

Mantan Ketua Umum Partai Golkar itu mengaku duduk di kursi tengah sebelah kiri, tepat di belakang Reza yang duduk di kursi depan samping Hilman. Selepas wawancara live by phone, kata Setnov, pihak Metro TV kembali menghubungi Hilman berkali-kali.

Menurutnya, saat itu Hilman cukup sibuk menerima telepon dari kantornya sembari mengendarai mobilnya. Ia mengaku sempat mengingatkan Hilman untuk hati-hati mengendarai mobilnya karena hujan dan kondisi jalan yang licin.

Nahas, belum sampai di studio Metro TV, mobil yang ditumpangi Setnov mengalami kecelakaan. Ia mengungkapkan sempat merasakan benturan di kepala dan tangannya saat mobil yang dikendarai Hilman menabrak sesuatu.

Setnov tak mengingat apa yang ditabrak Hilman saat malam itu. Menurut mantan Ketua Fraksi Golkar itu, kecelakaan mobil yang dikendarai Hilman terjadi sangat cepat dan dirinya hanya mengingat terjadi benturan yang cukup kencang.

"Enggak tau saya, tau-tau brak. Saya pingsan. Benturan di kepala, siku saya, keras. Sakit sekali," tutup Setnov.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

KPK Akan Eksekusi Setya Novanto ke Lapas Sukamiskin

KPK Akan Eksekusi Setya Novanto ke Lapas Sukamiskin

News | Kamis, 03 Mei 2018 | 02:15 WIB

Dua Koruptor Proyek e-KTP Akhirnya Dieksekusi

Dua Koruptor Proyek e-KTP Akhirnya Dieksekusi

News | Rabu, 02 Mei 2018 | 21:14 WIB

Terus Mengeluh, KPK Pindahkan Fredrich Yunadi ke Rutan Cipinang

Terus Mengeluh, KPK Pindahkan Fredrich Yunadi ke Rutan Cipinang

News | Rabu, 02 Mei 2018 | 19:33 WIB

Terkini

Siap Jadi Ketum FKPPI, Titiek Soeharto: Putra-Putri Purnawirawan Harus Dukung Program Prabowo

Siap Jadi Ketum FKPPI, Titiek Soeharto: Putra-Putri Purnawirawan Harus Dukung Program Prabowo

News | Rabu, 04 November 2026 | 23:56 WIB

Menang AMI Awards 2026, Hindia Angkat 3 Jari: Kami Dedikasikan untuk Teman-teman yang Sulit Bernapas

Menang AMI Awards 2026, Hindia Angkat 3 Jari: Kami Dedikasikan untuk Teman-teman yang Sulit Bernapas

Entertainment | Rabu, 04 November 2026 | 23:23 WIB

Menteri Riefky Mabar Bareng Anak SD di Bojonggede, Game Sambal Siap Mendunia

Menteri Riefky Mabar Bareng Anak SD di Bojonggede, Game Sambal Siap Mendunia

Jabar | Rabu, 04 November 2026 | 22:37 WIB

Warisan Bukan Sekadar Harta, Habib Jafar Ingatkan Pentingnya Menjaga Masa Depan Keturunan

Warisan Bukan Sekadar Harta, Habib Jafar Ingatkan Pentingnya Menjaga Masa Depan Keturunan

Lifestyle | Rabu, 04 November 2026 | 22:16 WIB

HP Disadap Eks Kapolri, Prabowo Ternyata Tahu dari Sosok Ini

HP Disadap Eks Kapolri, Prabowo Ternyata Tahu dari Sosok Ini

News | Rabu, 04 November 2026 | 22:15 WIB

TNI AL Benarkan Pengerahan Pasukan ke Jakarta, Jumlah Personel Dirahasiakan

TNI AL Benarkan Pengerahan Pasukan ke Jakarta, Jumlah Personel Dirahasiakan

News | Rabu, 04 November 2026 | 22:05 WIB

Pentingnya Kesehatan Mata Pemain Sepak Bola: Tak Hanya Diukur dari Ketajaman Penglihatan

Pentingnya Kesehatan Mata Pemain Sepak Bola: Tak Hanya Diukur dari Ketajaman Penglihatan

Health | Rabu, 04 November 2026 | 22:05 WIB

Berani Lawan Trump, Inilah Sosok Abdul El-Sayed yang Cetak Rekor Politik AS

Berani Lawan Trump, Inilah Sosok Abdul El-Sayed yang Cetak Rekor Politik AS

News | Rabu, 04 November 2026 | 21:43 WIB

Mi Goreng dan Makanan Pedas Jadi Favorit Gen Z, Ini Tren Kuliner yang Menarik Dicoba

Mi Goreng dan Makanan Pedas Jadi Favorit Gen Z, Ini Tren Kuliner yang Menarik Dicoba

Lifestyle | Rabu, 04 November 2026 | 21:43 WIB

Gerindra Minta Kasus Dugaan Penyadapan Prabowo Diusut Tanpa Intervensi

Gerindra Minta Kasus Dugaan Penyadapan Prabowo Diusut Tanpa Intervensi

News | Rabu, 04 November 2026 | 21:32 WIB

×