Golkar Dianggap Perlu Gelar Rapimnas Jaring Cawapres

Yazir Farouk | Suara.com

Sabtu, 05 Mei 2018 | 05:39 WIB
Golkar Dianggap Perlu Gelar Rapimnas Jaring Cawapres
Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartanto. (suara.com/Ria Rizki)

Suara.com - DPP Partai Golkar sebaiknya segera menggelar rapat pimpinan nasional (Rapimnas) untuk menjaring sejumlah nama yang bakal diusulkan sebagai bakal calon wakil presiden di Pilpres 2019.

Hal itu dikatakan oleh Dewan Kehormatan DPP Partai Golkar, Prof Anwar Arifin yang menilai penentuan nama bakal calon cawapres melalui forum rapimnas merupakan cara paling demokratis karena menyerap semua aspirasi daerah.

"Saya kira forum yang paling baik adalah menggelar rapimnas. Siapapun nama -nama yang terpilih menjadi bakal calon, sudah sangat legitimate karena dipilih melalui rapimnas," katanya di Jakarta, Jumat (4/5/2018) seperti dikutip dari Antara.

Lebih lanjut kata Anwar, usalan menggelar rapimnas ini untuk membiasakan tradisi demokrasi di internal partai dan menghindari pengambilan keputusan yang sentralistik.

"Jadi aspirasi seluruh daerah harus diakomodasi, lalu dikerucutkan untuk diputuskan," katanya.

Anwar Arifin yang dikenal juga sebagai pakar komunikasi ini menegaskan, untuk menggelar rapimnas tidak sulit. Apalagi kata dia, soal cawapres adalah masalah yang sangat strategis bagi Partai Golkar.

"Bisa secepatnya digelar rapimnas, satu hari cukup, karena agendanya sudah jelas penentuan bakal calon wakil presiden," katanya.

Menurut Anwar, sebagai sebuah usulan yang moderat, idealnya bisa dipilih 5-7 nama bakal calon wapres. Siapa saja mereka, rapimnas yang menjaring dan memutuskan.

"Sebab aspirasi setiap DPD Golkar atau daerah kan beda-beda. Maka forum rapimnas inilah yang berwenang," ujarnya.

Model penjaringan bakal calon presiden atau bakal calon wakil presiden telah dilakukan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) melalui Musyawarah Majelis Syuro VI pada awal tahun ini.

Hasil Musyawarah Majelis Syuro PKS ini terjaring sembilan nama bakal capres dan cawapres untuk ditawarkan kepada masyarakat dalam suksesi kepemimpinan nasional pada 2019.

Adapun sembilan nama bakal calon presiden dan atau bakal calon wakil presiden hasil penjaringan internal PKS antara lain Ahmad Heryawan, Hidayat Nur Wahid dan Anis Matta.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Jusuf Kalla: Pemilu 2019, Pemilu Paling Rumit di Dunia

Jusuf Kalla: Pemilu 2019, Pemilu Paling Rumit di Dunia

News | Jum'at, 04 Mei 2018 | 18:46 WIB

PKS Kasih Batas Waktu Gerindra Pilih Cawapres Sebelum 13 Mei

PKS Kasih Batas Waktu Gerindra Pilih Cawapres Sebelum 13 Mei

News | Jum'at, 04 Mei 2018 | 14:33 WIB

Masuk Bursa Cawapres, AHY Masih Ogah Berspekulasi Soal Pencalonan

Masuk Bursa Cawapres, AHY Masih Ogah Berspekulasi Soal Pencalonan

News | Jum'at, 04 Mei 2018 | 06:46 WIB

Diam-diam, AHY Susun Strategi Pilpres 2019 Berdasar Survei

Diam-diam, AHY Susun Strategi Pilpres 2019 Berdasar Survei

News | Jum'at, 04 Mei 2018 | 01:00 WIB

Minta Bertemu, Sandiaga Beberkan Isi Pertemuan dengan Wapres JK

Minta Bertemu, Sandiaga Beberkan Isi Pertemuan dengan Wapres JK

News | Kamis, 03 Mei 2018 | 08:58 WIB

Terkini

Niat Mulia Berujung Duka: Pria Berbaju Koko Tewas Dihantam KRL Saat Lerai Tawuran di Duren Sawit

Niat Mulia Berujung Duka: Pria Berbaju Koko Tewas Dihantam KRL Saat Lerai Tawuran di Duren Sawit

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 12:28 WIB

Alibi Janggal Anggota BAIS Penyiram Air Keras Andrie Yunus saat Diinterogasi Atasan

Alibi Janggal Anggota BAIS Penyiram Air Keras Andrie Yunus saat Diinterogasi Atasan

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 12:13 WIB

Serangan Israel ke Lebanon Selatan Tewaskan 2.702 Orang, Lukai Ribuan Warga Sipil Sejak Maret

Serangan Israel ke Lebanon Selatan Tewaskan 2.702 Orang, Lukai Ribuan Warga Sipil Sejak Maret

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 12:09 WIB

Mendagri: Penghargaan Daerah Jadi Instrumen Tampilkan Kinerja Nyata Kepala Daerah

Mendagri: Penghargaan Daerah Jadi Instrumen Tampilkan Kinerja Nyata Kepala Daerah

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 12:08 WIB

Jadi Tersangka, Pengemudi Pajero Sport Penabrak Pedagang Buah di Kalimalang Tak Ditahan

Jadi Tersangka, Pengemudi Pajero Sport Penabrak Pedagang Buah di Kalimalang Tak Ditahan

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 12:03 WIB

Donald Trump akan Bahas Taiwan dengan Xi Jinping di Beijing

Donald Trump akan Bahas Taiwan dengan Xi Jinping di Beijing

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 12:01 WIB

10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi

10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 11:47 WIB

UU Guru dan Dosen Digugat ke MK, 'Pahlawan Tanpa Tanda Jasa' Digaji di Bawah UMR

UU Guru dan Dosen Digugat ke MK, 'Pahlawan Tanpa Tanda Jasa' Digaji di Bawah UMR

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 11:46 WIB

DPR Sebut Aspirasi Publik soal Reformasi Polri Sudah Terangkum di KUHAP Baru

DPR Sebut Aspirasi Publik soal Reformasi Polri Sudah Terangkum di KUHAP Baru

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 11:36 WIB

Viral Wisatawan Jatuh dari Ayunan Tebing, Korban Sempat Teriak: Tali Tidak Kencang!

Viral Wisatawan Jatuh dari Ayunan Tebing, Korban Sempat Teriak: Tali Tidak Kencang!

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 11:30 WIB