Suara.com - Seorang tukang becak bernama Jumna (50) tewas tertabrak kereta rel listrik, setelah nekat menerobos perlintasan sepur di ruas Jalan RE Martadinata, Kecamatan Bogor Tengah Kota Bogor, Jawa Barat, Sabtu (5/5/2018).
Kasubag Humas Polresta Bogor Kota Ajun Komisaris Yuni Astuti mengatakan, kejadian tersebut terjadi sekitar pukul 10.00 WIB.
Saat itu, Jumha yang sedang membawa seorang penumpang menarik becak dari arah Jalan RE Martadinata menuju Jalan Merdeka.
Setibanya di perlintasan rel kereta, sirine tanda kereta akan melintas berbunyi dan palang pintu perlahan mulai menutup. Namun, Jumna nekat menerobos palang pintu hingga akhirnya tertabrak kereta.
"Mungkin karena tergesa-gesa, Jumha mengambil jalur kanan dan menerobos perlintasan kereta yang tidak tertutup palang. Kemudian saat bersamaan, kereta dari arah Jakarta menuju Bogor melintas sehingga korban tertabrak," kata Yuni.
![Seorang tukang becak bernama Jumna (50) tewas tertabrak kereta rel listrik, setelah nekat menerobos perlintasan sepur di ruas Jalan RE Martadinata, Kecamatan Bogor Tengah Kota Bogor, Jawa Barat, Sabtu (5/5/2018). [Rambiga]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2018/05/05/73514-ditabrak-krl.jpg)
Beruntung, nyawa penumpang becak yang saat itu tengah membawa meja etalase kaca selamat, karena sempat melompat menyelamatkan diri.
Polisi kekinian masih mengumpulkan keterangan dari pejaga palang pintu dan saksi-saksi di sekitar lokasi kejadian.
"Penumpang becaknya selamat, karena sempat melihat kereta sudah dekat dan melompat. Untuk jasad korban sekarang sudah dibawa ke RS PMI Kota Bogor. Kecelakaan ini masih dalam penyelidikan Unit Lakalantas Polresta Bogor Kota," pungkasnya. [Rambiga]