Tangkap Anggota DPR dari Demokrat, KPK Sita 1,9 Kg Emas

Reza Gunadha, Ummi Hadyah Saleh

Sabtu, 05 Mei 2018 | 23:59 WIB
Tangkap Anggota DPR dari Demokrat, KPK Sita 1,9 Kg Emas
Komisi Pemberantasan Korupsi menetapkan anggota DPR RI dari Fraksi Partai Demokrat Amin Santono, sebagai tersangka penerima suap. [Suara.com/Ummi Hadyah Saleh]

Suara.com - Komisi Pemberantasan Korupsi menyita sejumlah aset dalam pengembangan kasus dugaan penerimaan hadiah atau janji terkait usulan dana perimbangan keuangan daerah pada RAPBN Perubahan 2018, yang menyeret anggota Fraksi Demokrat DPR RI Amien Santono sebagai tersangka.

"Dalam kegiatan ini KPK mengamankan sejumlah aset yang diduga terkait tindak pidana yaitu logam mulia emas 1,9 kilogram," ujar Wakil Ketua KPK Saut Situmorang di Gedung KPK Jalan Kuningan Persada, Sabtu (5/5/2018).

Tak hanya itu, Saut menuturkan KPK juga menyita uang sebesar USD 12.500; SGD 63.000; serta uang  Rp 1,8 miliar. Adapun aset tersebut diketahui sebagai ”comitment fee” untuk Amin.

Tak hanya itu, Saut mengatakan dalam operasi tangkap tangan terhadap Amin di sebuah restoran di Bandara Halim Perdanakusuma Jakarta Timur, Jumat (4/5), KPK menyita uang sebesar Rp 400 juta.

Uang tersebut, kata Saut, dibungkus dalam dua amplop coklat dan dimasukan dalam tas jinjing. KPK juga menyita bukti transfer duit senilai Rp100 juta dan dokumen proposal.

"KPK berkoordinasi dengan dan dibantu oleh inspektorat bidang investigasi (IBI) Kementerian keuangan. Kami sampaikan terima kasih karena sikap kooperatif dan dukungan informasi yang diberikan," jelasnya.

Dalam kasus ini, KPK melakukan OTT terhadap sembilan orang yakni Anggota DPR dari Fraksi Demokrat Amin Santono (AMS), dan Kasie Pengembangan Pendanaan Kawasan Perumahan dan Pemukiman pada Ditjen Perimbangan Keuangan Kementerian Keuangan Yaya Purnomo (YP).

Selanjutnya turut ditangkap perantara suap Eka Kamaluddin (EKK), dan pihak swasta Ahmad Ghiast (AG). Kemudian pihak swasta berinisial DJ dan EP, N, C, dan M yang merupakan supir.

KPK telah menetapkan empat orang tersangka dalam kasus tersebut, yakni Amin Santono, Yaya Purnomo, Eka Kamaluddin, dan Ahmad Ghiast.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ditangkap KPK, Anggota Fraksi Demokrat DPR Jadi Tersangka Suap

Ditangkap KPK, Anggota Fraksi Demokrat DPR Jadi Tersangka Suap

News | Sabtu, 05 Mei 2018 | 23:54 WIB

KPK Dalami Suap Rp 2,8 Miliar yang Diterima Asrun

KPK Dalami Suap Rp 2,8 Miliar yang Diterima Asrun

News | Sabtu, 05 Mei 2018 | 06:01 WIB

KPK OTT Anggota DPR dari Komisi Keuangan

KPK OTT Anggota DPR dari Komisi Keuangan

News | Sabtu, 05 Mei 2018 | 05:05 WIB

Wakil Pemimpin KPK Duet Bareng Band Punk Marjinal

Wakil Pemimpin KPK Duet Bareng Band Punk Marjinal

News | Jum'at, 04 Mei 2018 | 20:53 WIB

KPK Tetapkan Bekas Bupati Malang Tersangka Korupsi

KPK Tetapkan Bekas Bupati Malang Tersangka Korupsi

News | Jum'at, 04 Mei 2018 | 19:22 WIB

Terkini

Berapa Harga Tiket Konser Andrea Bocelli di Borobudur? Terancam Dibatalkan usai Desakan MUI

Berapa Harga Tiket Konser Andrea Bocelli di Borobudur? Terancam Dibatalkan usai Desakan MUI

Entertainment | Rabu, 14 Oktober 2026 | 12:25 WIB

Alasan Mitsubishi Destinator Cocok Jadi Mobil Keluarga

Alasan Mitsubishi Destinator Cocok Jadi Mobil Keluarga

Otomotif | Rabu, 14 Oktober 2026 | 12:25 WIB

Pemadaman Listrik Total, Warga Tanjungpinang dan Bintan Bakal Gelar Aksi

Pemadaman Listrik Total, Warga Tanjungpinang dan Bintan Bakal Gelar Aksi

Batam | Rabu, 14 Oktober 2026 | 12:21 WIB

Polisi Tangkap 9 Orang dalam Operasi Sarang Narkoba di Bekasi, 12 Paket Diduga Sabu Disita

Polisi Tangkap 9 Orang dalam Operasi Sarang Narkoba di Bekasi, 12 Paket Diduga Sabu Disita

Jabar | Rabu, 14 Oktober 2026 | 12:20 WIB

Sinopsis Narnia: The Magicians Nephew, Ungkap Awal Mula Dunia Narnia

Sinopsis Narnia: The Magicians Nephew, Ungkap Awal Mula Dunia Narnia

Your Say | Rabu, 14 Oktober 2026 | 12:20 WIB

Dilema Usia 20-an: Ingin Menikmati Masa Muda, tapi Takut Kehabisan Uang

Dilema Usia 20-an: Ingin Menikmati Masa Muda, tapi Takut Kehabisan Uang

Your Say | Rabu, 14 Oktober 2026 | 12:20 WIB

Derita Ojek Online di Kebakaran Hutan Kalimantan: Sesak Napas dan Sakit Kepala Tapi Harus Kerja

Derita Ojek Online di Kebakaran Hutan Kalimantan: Sesak Napas dan Sakit Kepala Tapi Harus Kerja

News | Rabu, 14 Oktober 2026 | 12:18 WIB

Polisi Tangkap Kurir 24 Kg Sabu di Perbatasan Aceh-Sumut, Hendak Diedarkan ke Palembang

Polisi Tangkap Kurir 24 Kg Sabu di Perbatasan Aceh-Sumut, Hendak Diedarkan ke Palembang

Sumut | Rabu, 14 Oktober 2026 | 12:15 WIB

Kabut Asap Karhutla Selimuti Seluruh Sumut: Kualitas Udara Tidak Sehat

Kabut Asap Karhutla Selimuti Seluruh Sumut: Kualitas Udara Tidak Sehat

Sumut | Rabu, 14 Oktober 2026 | 12:09 WIB

Pakar UGM Desak Penanganan Karhutla Lebih Agresif, Tak Cukup Menunggu Hujan

Pakar UGM Desak Penanganan Karhutla Lebih Agresif, Tak Cukup Menunggu Hujan

News | Rabu, 14 Oktober 2026 | 12:07 WIB

×