Kagetnya Jokowi saat KPK Pasang Target IPK Korupsi 50 Tahun 2020

Vania Rossa, Nikolaus Tolen

Sabtu, 19 Mei 2018 | 09:00 WIB
Kagetnya Jokowi saat KPK Pasang Target IPK Korupsi 50 Tahun 2020
Wakil Ketua KPK Laode M. Syarif [suara.com/Oke Atmaja]

Suara.com - Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Laode M. Syarif, menceritakan pengalamannya ketika bertemu dengan Presiden Jokowi usai dilantik menjadi pimpinan KPK pada tanggal 21 Desember 2015 lalu. Saat itu, kata Syarif, Presiden Jokowi menanyakan target Indeks Persepsi Korupsi (IPK) hingga Tahun 2020.

Tanpa ragu, kata Syarif, dia dan keempat komisioner KPK lainnya dengan percaya diri menjawab IPK pada tahun 2020 harus mencapai 50. Saat mereka dilantik, IPK KPK masih berada pada angka 34. Terhadap jawaban komisioner KPK baru tersebut, Jokowi pun langsung kaget.

Hal itu diceritakan Syarif saat hadir dalam acara bertajuk 'Refleksi Gerakan Antikorupsi' di Hotel JS Luwansa, Jalan Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat (18/5/2018).

"Ketika habis dilantik, Pak Presiden memanggil kami, berenam kita, ini bagaimana ini upaya peningkatan indeks persepsi korupsi. Saya yakin dan pertama menjawab, kami berlima menjawab 'IPK Indonesia bisa 50, Pak,' saya bilang begitu," kata Syarif saat menceritakan percakapannya dengan Presiden Jokowi.

"Terus Pak Presiden bilang, apa tidak terlalu tinggi itu? Terus saya bilang, kalau Bapak bantuin, mungkin bisa, Pak. Karena selesai masa jabatan kita dengan Pak Presiden itu hampir bersamaan tahun 2019. Asal Bapak bantu. Itulah kemudian keluar di koran bahwa presiden 200 persen mendukung pemberantasan korupsi. Tapi dukungan saja memang tidak cukup," katanya.

Apa yang ditakuti Presiden Jokowi terbukti benar. Pasalnya, IPK Indonesia pada tahun 2017 tak berubah dari angka 37. Oleh karena itu, kata Syarif, pihaknya bersama dengan pemerintah menyusun ulang target tersebut sehingga mencapai angka 42.

"Akhirnya kita susun ulang dengan rencana realistis sedikit dengan teman KSP (Kepala Staf Presiden). Sekarang berapa? 42. Kita targetkan 42, tapi itu pun saya pikir tidak susah, dalam rangka untuk mencapai 42 itu sebenarnya kita melakukan beberapa upaya pencegahan yang juga sudah dibicarakan dan diamanahkaan oleh Undang-undang KPK," tutup Syarif.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Saingi Jokowi, Orang Ini Paling Rajin Laporkan Barang Gratifikasi

Saingi Jokowi, Orang Ini Paling Rajin Laporkan Barang Gratifikasi

News | Sabtu, 19 Mei 2018 | 03:45 WIB

KPK Perpanjang Masa Penahanan Bupati Mojokerto

KPK Perpanjang Masa Penahanan Bupati Mojokerto

News | Jum'at, 18 Mei 2018 | 20:45 WIB

KPK Kelelahan Berantas Korupsi Sendirian

KPK Kelelahan Berantas Korupsi Sendirian

News | Jum'at, 18 Mei 2018 | 20:40 WIB

Terkini

Kejagung Endus Jejak Perusahaan Riza Chalid di Skandal Korupsi Migas Bekasi Rp2 Triliun

Kejagung Endus Jejak Perusahaan Riza Chalid di Skandal Korupsi Migas Bekasi Rp2 Triliun

News | Jum'at, 18 September 2026 | 16:43 WIB

KPK Dalami Pemberian 2 Mobil ke Vinna Ledy, Ada Fortuner dan Innova Zenix

KPK Dalami Pemberian 2 Mobil ke Vinna Ledy, Ada Fortuner dan Innova Zenix

News | Jum'at, 18 September 2026 | 16:41 WIB

Bantah Punya IUP Tambang, Febrie: Saya Tak Pernah Minta Proyek Pemerintah

Bantah Punya IUP Tambang, Febrie: Saya Tak Pernah Minta Proyek Pemerintah

News | Jum'at, 18 September 2026 | 16:39 WIB

Jangan Asal Larang! Ini 5 Langkah Ajarkan Aturan agar Anak Paham dan Disiplin

Jangan Asal Larang! Ini 5 Langkah Ajarkan Aturan agar Anak Paham dan Disiplin

Your Say | Jum'at, 18 September 2026 | 16:37 WIB

Apa Tanaman Pembawa Rezeki di Depan Rumah Menurut Feng Shui? Ini Pilihannya

Apa Tanaman Pembawa Rezeki di Depan Rumah Menurut Feng Shui? Ini Pilihannya

Lifestyle | Jum'at, 18 September 2026 | 16:35 WIB

Saat Tablet Mulai Serius Gantikan PC, HUAWEI MatePad Air Andalkan AI, Harga Rp13 Jutaan

Saat Tablet Mulai Serius Gantikan PC, HUAWEI MatePad Air Andalkan AI, Harga Rp13 Jutaan

Tekno | Jum'at, 18 September 2026 | 16:34 WIB

Bukan Pengaruh Alkohol! Pria Tendang Perempuan di Mal Senayan City Dalam Kondisi Sadar

Bukan Pengaruh Alkohol! Pria Tendang Perempuan di Mal Senayan City Dalam Kondisi Sadar

News | Jum'at, 18 September 2026 | 16:29 WIB

Kabar Buruk Jelang ASEAN Cup 2026: Jay Idzes Cedera, Elkan Baggott Siap Turun Gunung?

Kabar Buruk Jelang ASEAN Cup 2026: Jay Idzes Cedera, Elkan Baggott Siap Turun Gunung?

Your Say | Jum'at, 18 September 2026 | 16:27 WIB

230 Ribu Guru PPPK Bakal Jadi Penuh Waktu, DPR: Jangan Cuma Ganti Status!

230 Ribu Guru PPPK Bakal Jadi Penuh Waktu, DPR: Jangan Cuma Ganti Status!

News | Jum'at, 18 September 2026 | 16:27 WIB

Below Tayang 8 Oktober di Netflix, Josh Hartnett Hadapi Monster Laut

Below Tayang 8 Oktober di Netflix, Josh Hartnett Hadapi Monster Laut

Your Say | Jum'at, 18 September 2026 | 16:25 WIB

×