Array

KPK Curhat Sendiri Berantas Korupsi, Jaksa Agung: Kami Satu!

Rabu, 23 Mei 2018 | 03:30 WIB
KPK Curhat Sendiri Berantas Korupsi, Jaksa Agung: Kami Satu!
Jaksa Agung HM Prasetyo saat bersiap menyampaikan paparan kinerja dalam rapat kerja dengan Komisi III DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (28/3/2018). [Suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Suara.com - Jaksa Agung RI HM Prasetyo menanggapi keluhan Komisioner Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang mengaku merasa sendirian dalam memberantas korupsi di Indonesia. Menurutnya, hal tersebut tidak benar, karena pihaknya juga terus berupaya untuk memberantas korupsi.

"Tadi disebut oleh ketua KPK, ada Jaksa Agung, ada Ketua DPD, ada ketua BPK, ada ketua DPR. Ini satu bukti bahwa kami satu ya, kami satu. Jadi sebuah sinyal bagi para koruptor untuk jangan main-main," katanya di Gedung KPK, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Selasa (22/5/2018).

Prasetyo mengatakan baik KPK maupun Kejaksaan terus bekerja keras untuk memberantas korupsi di Indonesia.

"Kita akan bersikap sama, tegas dan keras dalam menindak korupsi apapun yang terjadi di negeri ini," katanya.

Mantan Politikus Nasdem yang kini membantu pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla tersebut berharap acara silaturahmi di KPK dapat mempererat hubungan antar lembaga penegak hukum.

"Tadi disampaikan pak ketua KPK bahwa apa yang kita lakukan untuk meningkatkan koordinasi, meningkatkan silaturahim untuk mempercair hubungan kerjasama. Sehingga diharapkan tadi pesan moralnya acara malam inipun bersihkan hati, jaga negeri lawan korupsi," kata Prasetyo.

Prasetyo mengatakan dirinya berbicara soal korupsi di KPK karena KPK adalah tempat khusus untuk membicarakan pemberantasan korupsi. Dia berharap dengan kehadiran ketua DPR, BPK, dan DPD dapat menunjukkan bahwa pemberantasan korupsi didukung oleh berbagai pihak.

"Tidak ada istilah KPK jalan sendiri, tidak ada jaksa agung jalan sendiri, semua bersama sama, dukungan dari wakil rakyat, dukungan dari wakil daerah dan juga tentunya dukungan yang tidak bisa kita abaikan dari BPK yang selalu memberikan kita audit untuk penentuan perhitungan kerugian negara," tutupnya.

Sebelumnya, Wakil Ketua KPK Laode M Syarif sempat mengatakan bahwa KPK merasa kelelahan dalam memberantas kprupsi di Indonesia. Pasalnya, KPK hanya sendirian, dan tidak didukung oleh lembaga lainnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Ekstrovert, Introvert, Ambivert, atau Otrovert?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI