Suap Pengadilan Demi Ibu, Aditya Moha Curhat Wasiat Ayah

Pebriansyah Ariefana | Nikolaus Tolen | Suara.com

Rabu, 23 Mei 2018 | 15:45 WIB
Suap Pengadilan Demi Ibu, Aditya Moha Curhat Wasiat Ayah
Aditya Anugerah Moha menyampaikan nota pembelaan atau pledoinya atas tuntutan jaksa pada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). (Suara.com/Nikolaus Tolen)

Suara.com - Terdakwa kasus dugaan suap terhadap Ketua Pengadilan Tinggi (PT) Manado Sudi Wardono, Aditya Anugerah Moha menyampaikan nota pembelaan atau pledoinya atas tuntutan jaksa pada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Dalam pledoinya dia menceritakan awal mula dirinya bertemu dengan Sudi Wardono. Hingga kemudian memberikan uang 110 ribu dolar Singapura dari 120 ribu dolar yang dijanjikan.

Namun, sebenarnya Aditya tak pernah berniat untuk memberikan uang untuk menyuap Sudi Wardono. Dia hanya ingin agar Sudi Wardono dapat mempertimbangkan kondisi ibunya, Marlina Moha Siahaan yang kurang sehat agar tidak ditahan.

Aditya mengatakan pertemuan tersebut berawal ketika Ibunya ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus tindak pidana korupsi Tunjangan Penghasilan Apartur Pemerintah Desa (TPAPD) Kabupaten Bolaang Mongondow, Provinsi Sulawesi Utara Tahun 2010 oleh Polisi dari tahun 2010 hingga 2017.Dalam kasus tersebut Marlina divonis penjara selama lima tahun oleh Pengadilan Negeri Manado dan langsung ditahan.

"Enam tahun perkara banyak kuras tenaga, energi, pikiran kami, ini sebabkan ibunda sakit dan harus dapat perawatan khusus di rumah sakit, kondisi ibu buat saya khawatir. Saya punya latar belakang kesehatan, saya anak tertua jadi tulang punggung keluarga sesudah kepergian ayahanda kami," katanya saat membacakan pledoi di Gedung Pengadilan Tipikor, Jalan Bungur Besar, Kemayoran, Jakarta Pusat, Rabu (23/5/2018).

Politikus Golkar tersebut mengatakan pertemuannya dengan Sudi Wardono tidak pernah direncanakan sebelumnya apalagi ingin menjanjikan sesuatu kepada Sudi. Aditya cerita awal mula dirinya bertemu dengan Sudi. Menurutnya, saat itu dia diperkenalkan oleh Lexi Mamoto yang hadir dalam acara halal bihalal keluarga Bolaang Mongondow di Jakarta.

"Sampai acara halal bihalal keluarga Bolang Mongondow di Jakarta, saya ketua panitia, saya sedkit bagi cerita kondisi ibunda, setelah putusan dan langsung ditahan oleh kejakasaan," kata Aditya.

"Setelah sampaikan pidato, saya duduk kembali, sya ketemu Lexi Mamoto, bapak Lexi sampaikan prihatin, dia juga mengaku kenal sama sudi selaku Kepala PT Manado, akhirnya karena simpati dan empati itu, dia hantarkan pertemuan saya sama Sudi," lanjutnya.

Anggota Komisi XI DPR RI tersebut mengatakan dengan melihat kondisi ibunya yang sudah lanjut usia dan sakit-sakitan, dirinya mulai mnecari cara untuk menyelamatkannya. Dia mengaku dirinya tidak tenang dengan kondisi ibunya seperti itu.

"Saya tidak tenang pikir kondisi ibu, apalagi sejak kami ditinggal ayah, praktis hanya ibu jadi priorotas saya. Saya akan berusaha memberikan yang terbaik ke ibunda, jangankan harta bahkan nyawa saya rela pertaruhkan untuk jaga kehormatan. Ayahanda saya titipkan jaga ibu," kata Aditya.

"Saya nggak inisiatif tawarkan hadiah ke Sudi, hal ini bukan gaya atau kebiasaan kami, terlebih dia ketua PT. Setelah Sudi bilang dapat bantu, namun harus ada perhatian, saya nggak ada pilihan, apakah dapat memenuhi permintaan Sudi, dalam pikiran saya memastikan ibu saya dapat tempat terbaik. Setiap pertemuan saya sama Sudi nggak pernah ketemu di ruang kerja beliau, nggak pernah terpikirkan minta Sudi jadi hakim ketua majelis perkara ibunda saya," tutupnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Massa Penuhi Pengadilan Tipikor Pakai Kaos Dukung Aditya Moha

Massa Penuhi Pengadilan Tipikor Pakai Kaos Dukung Aditya Moha

News | Rabu, 23 Mei 2018 | 15:36 WIB

Alasan Komnas HAM Perpanjang Kerja Tim Independen Kasus Novel

Alasan Komnas HAM Perpanjang Kerja Tim Independen Kasus Novel

News | Rabu, 23 Mei 2018 | 15:30 WIB

Mantan Ketua PT Manado: Hanya ke Allah Saya Bersandar

Mantan Ketua PT Manado: Hanya ke Allah Saya Bersandar

News | Rabu, 23 Mei 2018 | 14:03 WIB

KPK Curhat Sendiri Berantas Korupsi, Jaksa Agung: Kami Satu!

KPK Curhat Sendiri Berantas Korupsi, Jaksa Agung: Kami Satu!

News | Rabu, 23 Mei 2018 | 03:30 WIB

KPK Perpanjang Masa Pencegahan Enam Saksi Kasus BLBI

KPK Perpanjang Masa Pencegahan Enam Saksi Kasus BLBI

News | Selasa, 22 Mei 2018 | 21:29 WIB

Terkini

Melihat Kapal Macet Mau ke Selat Hormuz Berdasarkan Data Pelacakan Maritim

Melihat Kapal Macet Mau ke Selat Hormuz Berdasarkan Data Pelacakan Maritim

News | Kamis, 16 April 2026 | 12:59 WIB

Israel Hari Ini: Ancaman Roket Hizbullah hingga Serangan Lebah dan Cuaca Ekstrem

Israel Hari Ini: Ancaman Roket Hizbullah hingga Serangan Lebah dan Cuaca Ekstrem

News | Kamis, 16 April 2026 | 12:57 WIB

Predator Berkedok Jas Almamater: Mengapa Kampus Elite Gagal Melindungi Korban Kekerasan Seksual?

Predator Berkedok Jas Almamater: Mengapa Kampus Elite Gagal Melindungi Korban Kekerasan Seksual?

News | Kamis, 16 April 2026 | 12:55 WIB

Lahan Sengketa di Tanah Abang, Ahli Waris Pakai Verponding Lawan Kementerian PKP

Lahan Sengketa di Tanah Abang, Ahli Waris Pakai Verponding Lawan Kementerian PKP

News | Kamis, 16 April 2026 | 12:50 WIB

Perkuat Pengawasan Orang Asing di Bali, Imigrasi Kukuhkan Satgas Patroli Dharma Dewata

Perkuat Pengawasan Orang Asing di Bali, Imigrasi Kukuhkan Satgas Patroli Dharma Dewata

News | Kamis, 16 April 2026 | 12:49 WIB

Jenderal Pakistan ke Teheran, Negosiasi AS dan Iran Berpotensi Berlanjut

Jenderal Pakistan ke Teheran, Negosiasi AS dan Iran Berpotensi Berlanjut

News | Kamis, 16 April 2026 | 12:49 WIB

Tragis! Gagal Salip Bus, Pemotor di Jakarta Barat Tewas Terlindas di Flyover Pesing

Tragis! Gagal Salip Bus, Pemotor di Jakarta Barat Tewas Terlindas di Flyover Pesing

News | Kamis, 16 April 2026 | 12:37 WIB

Zulhas Pastikan Stok Beras Aman hingga 2027 Meski Ada Ancaman El Nino Godzilla

Zulhas Pastikan Stok Beras Aman hingga 2027 Meski Ada Ancaman El Nino Godzilla

News | Kamis, 16 April 2026 | 12:36 WIB

Respons Arahan Presiden, BGN Segera Operasikan 900 SPPG untuk Jangkau Daerah Terpencil

Respons Arahan Presiden, BGN Segera Operasikan 900 SPPG untuk Jangkau Daerah Terpencil

News | Kamis, 16 April 2026 | 12:30 WIB

Tentara Angkatan Laut Bunuh Istri Sendiri, Mayatnya Disimpan di Kulkas

Tentara Angkatan Laut Bunuh Istri Sendiri, Mayatnya Disimpan di Kulkas

News | Kamis, 16 April 2026 | 12:28 WIB