Mengapa Teroris Menyerang Kantor Polisi?

Pebriansyah Ariefana | Dwi Bowo Raharjo | Suara.com

Rabu, 23 Mei 2018 | 21:08 WIB
Mengapa Teroris Menyerang Kantor Polisi?
Sat Brimob Polda Jatim melakukan penjagaan di sekitar Polrestabes Surabaya setelah terjadi ledakan, Surabaya, Jawa Timur, Senin (14/5).

Suara.com - Aksi teroris di Indonesia belakangan ini menyasar pihak kepolisian dan markas Polri. Kenapa itu bisa terjadi?

Aksi penyerangan teroris ke kantor polisi terjadi di Polda Riau dan Polres Surabaya. Pengamat Kepolisian Bambang Widodo Umar menduga karena penegakan hukum di tanah air belum berjalan dengan baik.

"Ya bisa juga kemungkinan karena mereka itu yang dituduh teroris, merasa bukan teroris. Tapi (setelah) dituduh teroris dia menjadi marah atau benci pada polisi, akhirnya dia membalas," ujar Bambang seusai menjadi pembicara diskusi bertajuk 'Quo Vadis Revisi UU Anti Terorisme' di kantor Muhammadiyah, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (23/5/2018).

"Kalau cara pendekatan kepolisian begitu, monolog, nggak mendengar pandangan publik akan jadi gitu," Bambang menambahkan.

Ia kemudian mencontohkan kasus di Poso, Sulawesi Tengah. Di sana, Polisi dinilai tidak mengedepankan langkah-langkah yang persuasif dalam membiru teroris, khusuanya mereka yang tergabung di dalam kelompok Mujahidin Indonesia Timur

"Kalau di Poso itu bagimana prilaku polisi pada teroris itu menyakitkan hati sekali. (Polisi) tidak memandang bahwa teroris itu adalah saudaranya sendiri. Bagi kami, (teroris) juga jangan diperlakukan seperti musuh. Kalau diperlakukan seperti musuh kan harus dimusnahkan," kata Bambang.

Lebih jauh Bambang mengatakan, dia mendukung adanya evaluasi dalam penanganan terorime. Guru Besar Ilmu Politik UI ini juga mendukung langkah pemerintah yang ingin melibatkan TNI.

Namun, Bambang berharap keterlibatan Komando Operasi Khusus Gabungan nantinya untuk menangani teror yang berasal dari luar.

"Menyelesaikan teror atau terorisme ini negara harus mengevaluasi, nggak hanya polisi saja, militer perlu dibutuhkan penanggulangan terorisme, tapi teror dari mana? Yang dari luar negeri, yang mengancam kedaulatan negara," kata dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ngaku Bawa Bom, 2 Anggota DPRD Banyuwangi Diusir dari Pesawat

Ngaku Bawa Bom, 2 Anggota DPRD Banyuwangi Diusir dari Pesawat

News | Rabu, 23 Mei 2018 | 21:04 WIB

Apakah UU Terorisme Bisa Jamin Tak Ada Teror di Indonesia?

Apakah UU Terorisme Bisa Jamin Tak Ada Teror di Indonesia?

News | Rabu, 23 Mei 2018 | 20:16 WIB

Faizal Assegaf Kasih Bukti Keterlibatan Elite PKS dengan Teroris

Faizal Assegaf Kasih Bukti Keterlibatan Elite PKS dengan Teroris

News | Rabu, 23 Mei 2018 | 19:23 WIB

Dua Defenisi Terorisme Usulan Pemerintah di Revisi UU Terorisme

Dua Defenisi Terorisme Usulan Pemerintah di Revisi UU Terorisme

News | Rabu, 23 Mei 2018 | 14:45 WIB

Iseng Bikin Benda Mirip Bom di Pabrik, RM Dibekuk Polisi

Iseng Bikin Benda Mirip Bom di Pabrik, RM Dibekuk Polisi

News | Rabu, 23 Mei 2018 | 14:43 WIB

Terkini

Letjen TNI Agus Widodo Dikabarkan Resmi Jabat Wakil Kepala BIN, Gantikan Komjen Imam Sugianto

Letjen TNI Agus Widodo Dikabarkan Resmi Jabat Wakil Kepala BIN, Gantikan Komjen Imam Sugianto

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 22:52 WIB

Nyawa di Ujung Shift: Mengungkap Jam Kerja Tak Manusiawi Dokter Internship dan Regulasi Kemenkes

Nyawa di Ujung Shift: Mengungkap Jam Kerja Tak Manusiawi Dokter Internship dan Regulasi Kemenkes

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 22:21 WIB

Sama dengan TNI, Prabowo Batasi Jabatan Anggota Polri di Luar Institusi

Sama dengan TNI, Prabowo Batasi Jabatan Anggota Polri di Luar Institusi

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 21:45 WIB

Komitmen ESG Meningkat, Mengapa Data Logistik Masih Jadi Tantangan di Lapangan?

Komitmen ESG Meningkat, Mengapa Data Logistik Masih Jadi Tantangan di Lapangan?

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 21:31 WIB

KPK Ingatkan Tunjangan Hakim Ad Hoc Harus Beriringan dengan Perbaikan Sistem Peradilan

KPK Ingatkan Tunjangan Hakim Ad Hoc Harus Beriringan dengan Perbaikan Sistem Peradilan

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 21:26 WIB

AI Diklaim Bisa Jadi Solusi Mitigasi Banjir Rob dan Krisis Air Bersih, Gimana Caranya?

AI Diklaim Bisa Jadi Solusi Mitigasi Banjir Rob dan Krisis Air Bersih, Gimana Caranya?

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 21:20 WIB

Indonesian Proposal Jadi Fokus Pertemuan Indonesia dan United Kingdom Intellectual Property Office

Indonesian Proposal Jadi Fokus Pertemuan Indonesia dan United Kingdom Intellectual Property Office

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 21:16 WIB

Idul Adha 2026 Tanggal Berapa? Penetapan Versi Muhammadiyah dan Pemerintah Diprediksi Sama

Idul Adha 2026 Tanggal Berapa? Penetapan Versi Muhammadiyah dan Pemerintah Diprediksi Sama

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 21:13 WIB

33 Tahun Kasus Marsinah Stagnan, Aktivis: Keadilan Tidak Bisa Digantikan Seremoni Gelar Pahlawan!

33 Tahun Kasus Marsinah Stagnan, Aktivis: Keadilan Tidak Bisa Digantikan Seremoni Gelar Pahlawan!

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 20:42 WIB

Daftar Harga Kambing Kurban 2026 Terbaru Mulai Rp1 Jutaan, Cek Rekomendasinya di Sini!

Daftar Harga Kambing Kurban 2026 Terbaru Mulai Rp1 Jutaan, Cek Rekomendasinya di Sini!

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 20:42 WIB