Lokasi Kilang Blok Masela Masih Belum Pasti

Bangun Santoso

Kamis, 24 Mei 2018 | 10:49 WIB
Lokasi Kilang Blok Masela Masih Belum Pasti
Blok Masela. [maritim.go.id]

Suara.com - Kepala Satuan Kerja Khusus (SKK) Minyak dan Gas (Migas) wilayah Papua Maluku, A. Rinto Pudyantoro menegaskan hingga kini pemerintah belum menetapkan lokasi kilang Blok Masela seperti yang diberitakan oleh sejumlah media beberapa hari terakhir.

"Saat ini sedang dilakukan survei awal untuk memilih lokasi yang dipakai untuk LNG Plan dan sampai saat ini belum ada keputusan untuk memilih tempatnya dimana," kata Pudyantoro seperti dilansir dari Antara di Ambon, Kamis (24/5/2018).

Menurut dia, penentuan lokasi kilang Blok Masela bukan menjadi kewenangan INPEX atau SKK Migas melainkan kewenangan Menteri ESDM. Untuk itu, INPEX sedang melakukan proses survey untuk mencari data awal.

Proses survei yang dilakukan oleh INPEX semenjak April 2018 itu merupakan bagian dari pekerjaan Pre Front End Engineering Design (Pre-FEED) atau pra rancangan pengembangan untuk Proyek LNG onshore Abadi, Blok Masela, yang terletak di Laut Arafura.

Kegiatan tersebut dilakukan dalam rangka mengumpulkan data untuk nantinya digunakan dalam menentukan letak tempatnya. Untuk mencapai tahap dikeluarkannya keputusan tentang penetuan lokasi kilang Blok Masela maka harus dilalui dengan sejumlah tahapan.

"Urutannya adalah ketika survey itu selesai, dilanjutkan dengan evaluasi analisa terhadap data yang ada. Setelah itu INPEX berdiskusi dengan SKK Migas untuk menentukan usulan dimana lokasi yang pas untuk kira-kira lokasi Plan itu kita letakan. Setelah usulan itu disampaikan ke Menteri maka menteri akan melakukan evaluasi, mempelajari dan memutuskan dimana tempatnya," katanya menjekaskan.

Pudyantoro menyebutkan bahwa proses survei telah selesai dilakukan dan saat ini INPEX sedang melakukan evaluasi terhadap tahapan itu, dengan demikian tidak benar jika pemerintah sudah menetapkan lokasi kilang Blok Masela.

Pernyataan Pudyantoro ini sekaligus mengklarifikasi pernyataan Bupati Maluku Tenggara Barat (MTB), Petrus Fatlolon yang dimuat sejumlah media bahwa pemerintah telah menetapkan Pulau Selaru di Kecamatan Selaru, MTB sebagai lokasi pembangunan fasilitas Blok Masela.

"Sejauh yang saya tau, saat ini kita sedang dalam proses studi dari hasil survey kemarin. Soal pernyataan bupati, saya juga ngga tau. Mungkin juga harus ada klarifikasi dari beliau," katanya.

Untuk diketahui, sebelumnya Senior Specialist Media Relations INPEX Corporation, Mochamad Nunung Kurniawan melalui telepon selularnya menjelaskan bahwa INPEX akan memformulasikan Plant Of Development (POD) revisi berdasarkan hasil pekerjaan Pre-FEED dan diskusi berkelanjutan dengan pemerintah agar proyek ini memiliki kelayakan dari sisi keekonomian proyek.

INPEX menatapkan PT. KBR Indonesia sebagai kontraktor pemenang lelang Pre-FEED Onshore, sementara Kontraktor Pre-FEED Floating Production Storage and Offloading (FPSO) adalah Konsortium PT. Technip Engineering Indonesia dan PT. Technip Indonesia. Pekerjaan Pre-FEED akan berlangsung selama kurang lebih 6 bulan terhitung dari bulan April 2018.

Tahapan yang akan dilakukan adalah pekerjaan Pre-FEED atau Pre-Front End Engineering Design, Memasukkan revisi POD ke pemerintah beserta memperoleh persetujuannya, Pekerjaan FEED (Front End Engineering Design), Final Investment Decision (FID), Engineering, Procurement and Construction (EPC), serta dimulainya produksi.

Mochamad Nunung Kurniawan menyatakan bahwa hasil dari pekerjaan pre-FEED ini akan menghasilkan desain kasar fasilitas LNG Darat atau FPSO hingga Kilang LNG darat, estimasi biaya, jadwal yang lebih detil serta lokasi kilang LNG.

INPEX adalah Perusahaan Minyak dan Gas terbesar dari Jepang yang saat ini mempunyai lebih dari 70 proyek minyak dan gas di lebih dari 20 negara termasuk di Indonesia, Australia, Kazakhstan, Uni Emirat Arab, dan Brazil. Di Indonesia, INPEX telah beroperasi sejak tahun 1966.

Saat ini, INPEX berpartisipasi dalam 10 blok migas yang mencakup kegiatan eksplorasi, pengembangan dan produksi termasuk di Blok Masela, dimana INPEX menjadi operator. Blok Masela terletak di lepas pantai, yaitu di Laut Arafura sekitar 155 km arah Barat Daya Kota Saumlaki, Maluku Tenggara Barat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pemerkosa Bocah Tujuh Tahun Akhirnya Divonis 12 Tahun Penjara

Pemerkosa Bocah Tujuh Tahun Akhirnya Divonis 12 Tahun Penjara

News | Jum'at, 04 Mei 2018 | 08:39 WIB

Ngaku Bisa Loloskan Calon Polisi, Perempuan Ini Raup Rp 1 Miliar

Ngaku Bisa Loloskan Calon Polisi, Perempuan Ini Raup Rp 1 Miliar

News | Rabu, 02 Mei 2018 | 18:07 WIB

Presiden Jokowi Berharap Milenial Bisa Masuk ke Industri Migas

Presiden Jokowi Berharap Milenial Bisa Masuk ke Industri Migas

Bisnis | Rabu, 02 Mei 2018 | 16:33 WIB

Menteri ESDM Umumkan 4 Wilayah Kerja Migas yang Telah Laku

Menteri ESDM Umumkan 4 Wilayah Kerja Migas yang Telah Laku

Bisnis | Rabu, 02 Mei 2018 | 14:31 WIB

Presiden Sebut Politikus Kerap Gemetar di Hadapan Pengusaha Migas

Presiden Sebut Politikus Kerap Gemetar di Hadapan Pengusaha Migas

Bisnis | Rabu, 02 Mei 2018 | 13:44 WIB

Terkini

Pemkab Bogor Targetkan Utang Proyek Rp44 M Cair Akhir Oktober

Pemkab Bogor Targetkan Utang Proyek Rp44 M Cair Akhir Oktober

Bogor | Senin, 12 Oktober 2026 | 22:55 WIB

Kronologi Bus Persib U-18 Diserang di Batang, Kaca Pecah hingga Official Dikeroyok

Kronologi Bus Persib U-18 Diserang di Batang, Kaca Pecah hingga Official Dikeroyok

Jabar | Senin, 12 Oktober 2026 | 22:48 WIB

PSSI Apresiasi Bobby Nasution Sebagai Satu-satunya Gubernur Peduli Timnas

PSSI Apresiasi Bobby Nasution Sebagai Satu-satunya Gubernur Peduli Timnas

News | Senin, 12 Oktober 2026 | 22:46 WIB

Polda Banten Gagalkan Peredaran 11 Kg Ganja dan Sabu Modus Jasa Ekspedisi di Bogor

Polda Banten Gagalkan Peredaran 11 Kg Ganja dan Sabu Modus Jasa Ekspedisi di Bogor

Banten | Senin, 12 Oktober 2026 | 22:37 WIB

Gempa Bumi M 4,6 di Selatan Lumajang, Getaran Dirasakan di Empat Wilayah Jawa Timur

Gempa Bumi M 4,6 di Selatan Lumajang, Getaran Dirasakan di Empat Wilayah Jawa Timur

Jatim | Senin, 12 Oktober 2026 | 22:28 WIB

Terekam CCTV, Pencuri Motor di Parkiran Alfamart Prabumulih Ditangkap di Ogan Ilir

Terekam CCTV, Pencuri Motor di Parkiran Alfamart Prabumulih Ditangkap di Ogan Ilir

Sumsel | Senin, 12 Oktober 2026 | 22:11 WIB

Pelarian Berakhir! Buron Pembunuhan Wanita di Surabaya Ditangkap di Malaysia

Pelarian Berakhir! Buron Pembunuhan Wanita di Surabaya Ditangkap di Malaysia

News | Senin, 12 Oktober 2026 | 22:05 WIB

Persib Lolos dari Lobang Jarum Saat Lawan Dewa United, Igor Tolic Singgung Mental

Persib Lolos dari Lobang Jarum Saat Lawan Dewa United, Igor Tolic Singgung Mental

Bola | Senin, 12 Oktober 2026 | 22:00 WIB

Kasus Korupsi Anggaran Rp19,5 Miliar! Mantan Ketua DPRD Merangin Ditahan Kejati Jambi

Kasus Korupsi Anggaran Rp19,5 Miliar! Mantan Ketua DPRD Merangin Ditahan Kejati Jambi

News | Senin, 12 Oktober 2026 | 21:25 WIB

Solidaritas Perempuan Beri Skor 0 ke DPR: Terbukti Buta Realitas Akar Rumput!

Solidaritas Perempuan Beri Skor 0 ke DPR: Terbukti Buta Realitas Akar Rumput!

News | Senin, 12 Oktober 2026 | 21:05 WIB

×