Pemprov DKI Inisiasi Peta Jalan Jakarta Smart and Safe City

Ririn Indriani | Ummi Hadyah Saleh | Suara.com

Jum'at, 01 Juni 2018 | 06:34 WIB
Pemprov DKI Inisiasi Peta Jalan Jakarta Smart and Safe City
Wakil Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Uno. (Suara.com/Ummi Saleh)

Suara.com - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menginisiasi pembuatan Peta Jalan Jakarta Smart and Save City untuk memberikan rasa aman kepada warga atau warga yang berkunjung ke Jakarta.

Peta Jalan ini diharapkan dapat menjadi acuan dalam menyusun kebijakan dan mengambil langkah-langkah yang tepat untuk menerapkan teknologi dalam mengamankan Jakarta.

Wakil Gubernur Jakarta Sandiaga Uno mengatakan teknologi merupakan salah satu alat yang dapat digunakan untuk mencegah, mendeteksi, menyelidiki, dan memitigasi dampak dari berbagai insiden keamanan, termasuk tindak kejahatan, kerusuhan, kecelakaan, ataupun bencana alam.

Lebih lanjut ia mengatakan untuk dapat menerapkan teknologi yang tepat guna, dibutuhkan perencanaan yang matang dan konsolidasi berbagai pihak yang terkait.

"DKI merasa perlu untuk menyusun sebuah Peta Jalan Jakarta Smart and Safe City selama tiga bulan ke depan. Kick-Off Jakarta Smart Safe City Master Planning ini diharapkan dapat menjadi ajang untuk bertukar pikiran tentang berbagal tantangan yang kita hadapi, serta harapan untuk Jakarta yang lebih aman," ujar Sandiaga dalam Kick Off Jakarta Smart Safe City Master Planning di Balai Kota, Jakarta, Kamis (31/5/2018).

Karenanya Pemprov Jakarta memiliki tugas untuk memenuhi rasa aman bagi warga atau orang yang berkunjung ke Jakarta.

"Masyarakat yang tinggal di Jakarta, maupun orang yang berkunjung ke Jakarta harus memiliki rasa aman. Tugas ini harus dapat kita penuhi ditengah-tengah ancaman bahaya seperti terorisme, tindakan kriminal, kerusuhan, kebakaran, bencana penyakit hingga cyber attack yang bisa mengancam kelumpuhan sebuah kota," ucap dia.

Lebih lanjut, Sandiaga menuturkan acara Kick-off Penyusunan Peta Jalan Jakarta Smart and Safe City ini bertujuan untuk mencapai pemahaman bersama tentang inisiatif Jakarta Smart Safe City.

Kemudian memperoleh pandangan masing masing dinas atau lembaga terkait tentang keamanan di Jakarta, menetapkan penanggung jawab (Person In Charge/PIC) dan langkah selanjutnya untuk menyusun peta jalan Jakarta Smart Safe Cty.

"Berbagai Perangkat Daerah berkaitan dengan peta jalan yang akan terlibat adalah Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Kesehatan, Dinas Perhubungan, Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Provinsi, dan Satuan Polisi Pamong Praja Provinsi DKI Jakarta. Sedangkan pihak eksternal yang akan terlibat adalah Kepolisian Daerah Metro Jaya," tutur Sandiaga.

Perlunya peta jalan menuju Jakarta Smart and Safe City, kata dia, karena berdasarkan data BPS, beberapa tahun terakhir ini tercatat tindak kejahatan di Jakarta menurun.

Menurut data Statistik Kriminal 2017 kata Sandiaga, jumlah kejahatan yang dilaporkan di wilayah operasional Polda Metro Jaya menurun rata-rata empat persen per tahun selama periode 2014-2016.

"Data terakhir adalah untuk tahun 2016, di mana terdapat 43.842 kejahatan yang dilaporkan. Begitu pula risiko penduduk terkena kejahatan (crime rate) per 100.000 penduduk cenderung terus menurun hingga tahun 2016 di angka 169, mendekati rata-rata nasional yaitu 140 kejahatan per 100.000 penduduk," jelas Sandiaga merinci.

Namun demikian, sambung dia, berdasarkan Safe Cities Index Tahun 2017 yang dirilis The Economist Intelligence Unit, Jakarta masih berada di urutan 57 dari 60 kota-kota besar di dunia. Hal ini lantas menjadi lecutan bagi Pemprov DKI Jakarta untuk mengambil langkah-langkah perbaikan dan terobosan untuk mewujudkan DKI Jakarta yang lebih sejahtera dan aman.

Untuk diketahui, DKI Jakarta telah ditunjuk oleh Pemerintah Republik Indonesia sebagai salah satu kota piloting dalam program ASEAN Smart Cities Network, yang telah di launching pada konferensi tingat tinggi ASEAN ke 32 bulan April yang lalu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Lewat BAZIS DKI, Anies Keluarkan Zakat Rp 75 Juta

Lewat BAZIS DKI, Anies Keluarkan Zakat Rp 75 Juta

News | Kamis, 31 Mei 2018 | 22:20 WIB

Hadiri Tarawih Akbar, Anies Rencanakan Jadi Agenda Tahunan

Hadiri Tarawih Akbar, Anies Rencanakan Jadi Agenda Tahunan

News | Sabtu, 26 Mei 2018 | 19:58 WIB

Pemprov DKI Terapkan Ganjil-Genap di Seputar Venue Asian Games

Pemprov DKI Terapkan Ganjil-Genap di Seputar Venue Asian Games

Sport | Kamis, 24 Mei 2018 | 14:57 WIB

Terkini

Bos Gembong Narkoba Skotlandia Steven Lyons Ditangkap di Bali, Pimpin Sindikat 'Lyons Crime Family'

Bos Gembong Narkoba Skotlandia Steven Lyons Ditangkap di Bali, Pimpin Sindikat 'Lyons Crime Family'

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 22:21 WIB

Zulhas Sebut PAN-Gerindra 'Koalisi Sepanjang Masa', Dasco: Kami Harap Ini Langgeng

Zulhas Sebut PAN-Gerindra 'Koalisi Sepanjang Masa', Dasco: Kami Harap Ini Langgeng

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 22:04 WIB

Menaker Yassierli Sidak Perusahaan di Semarang Faktor THR Tak Dibayar Penuh

Menaker Yassierli Sidak Perusahaan di Semarang Faktor THR Tak Dibayar Penuh

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 21:56 WIB

Babak Baru Kasus Andrie Yunus: Puspom TNI Izin LPSK Periksa Korban Usai Ditolak Dokter

Babak Baru Kasus Andrie Yunus: Puspom TNI Izin LPSK Periksa Korban Usai Ditolak Dokter

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 21:49 WIB

Dapur MBG Kembali Beroperasi Usai Libur Lebaran, Relawan: Kangen Suara Ompreng

Dapur MBG Kembali Beroperasi Usai Libur Lebaran, Relawan: Kangen Suara Ompreng

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 21:08 WIB

Jaga Semangat Belajar Siswa, Satgas PRR Kebut Renovasi Fasdik Terdampak Bencana

Jaga Semangat Belajar Siswa, Satgas PRR Kebut Renovasi Fasdik Terdampak Bencana

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 21:02 WIB

Usai Jepang, Presiden Prabowo Tiba di Korea Selatan Lanjutkan Diplomasi Asia Timur

Usai Jepang, Presiden Prabowo Tiba di Korea Selatan Lanjutkan Diplomasi Asia Timur

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 20:54 WIB

'Kirim Putra Trump, Anak Netanyahu, dan Pangeran-pangeran Arab Perang ke Iran!'

'Kirim Putra Trump, Anak Netanyahu, dan Pangeran-pangeran Arab Perang ke Iran!'

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 20:54 WIB

Gudang Sound System di Kembangan Ludes Dilalap Api, 15 Unit Damkar Diterjunkan ke Lokasi

Gudang Sound System di Kembangan Ludes Dilalap Api, 15 Unit Damkar Diterjunkan ke Lokasi

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 20:29 WIB

Siapkan Puluhan Saksi dan Ahli di Kasus Korupsi Satelit Kemhan, Kejagung: Untuk Yakinkan Hakim!

Siapkan Puluhan Saksi dan Ahli di Kasus Korupsi Satelit Kemhan, Kejagung: Untuk Yakinkan Hakim!

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 20:16 WIB