Massa PDIP Kembali "Geruduk" Kantor Radar Bogor

Bangun Santoso

Sabtu, 02 Juni 2018 | 04:54 WIB
Massa PDIP Kembali "Geruduk" Kantor Radar Bogor
Massa PDIP kembali mendatangi Kantor Radar Bogor terkait pemberitaan yang dinilai menyudutkan Megawati Soekarnoputri. (Suara.com/Rambiga)

Suara.com - Puluhan kader PDIP kembali mendatangi Kantor Radar Bogor di Jalan Abdullah Bin Nuh, Bogor Barat, Kota Bogor. Mereka mendesak Radar Bogor meminta maaf secara terbuka terkait pemberitaan berjudul 'Ongkang-Ongkang Kaki Dapat Rp 112 juta'.

Senior PDIP, Rudi Harsa Tanaya mengatakan, kedatangannya ini masih terkait pemberitaan yang dimuat beberapa waktu lalu. Dirinya keberatan karena beberapa hal pemberitaan Radar Bogor tentang Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri tidak sesuai.

"Berdasarkan penjelasan Menteri Keuangan Sri Mulyani, angka Rp 112 juta tersebut adalah hak keuangan yang sampai saat ini tidak diterima oleh lbu Megawati," kata Rudi di Kantor Radar Bogor, Jumat (1/6/2018).

Menurut dia, klarifikasi yang dilakukan oleh redaksi Radar Bogor di edisi berikutnya belum sesuai dengan harapan para kader. Hal tersebutlah yang memicu puluhan kader PDI-P ini kembali mendatangi Kantor Radar Bogor untuk berdialog.

"Dengan foto yang sedemikian tendensius, kenapa Bu Mega ditaruh di tengah dengan warna merah. Kenapa dengan angka Rp 112 juta? Kenapa sih tidak difoto sama yang lain? Selama ini kan kesannya ada hal-hal yg bersifat tendensius yang kami juga tidak mengerti maksudnya. Tadi kita minta penjelasannya," ujarnya.

Dari hasil pertemuan dengan redaksi Radar Bogor, Rudi berharap tidak ada keributan. Dirinya dan kader PDIP paham posisi Radar Bogor sebagai media dan masih akan menunggu permintaan maaf terbuka yang disampaikan Radar Bogor.

"Klarifikasi tadi sudah baik. Kita juga paham posisi media, sehingga besok akan disampaikan permintaan maaf dengan cara-cara media. Bagaimanapun, Radar Bogor bukan milik perorang, milik warga Bogor. Jadi ini harus disampaikan dengan baik," imbuh Rudi.

Sementara itu, Anggota DPR RI Fraksi DDIP Diah Pitaloka menilai Radar Bogor telah melanggar kaidah dan etika jurnalistik melalui pemberitaan yang tidak objektif dalam pemberitaan 'Ongkang-Ongkang Kaki Dapat Rp 112 juta' yang dimuat pada 30 Mei 2018.

"Atas dasar itu saya keberatan dengan pemberitaan tersebut, saya menuntut agar Radar Bogor meminta maaf kepada Ibu Megawati yang telah menjadi salah satu korban pemberitaan itu," kata Diah.

Menyikapi tuntutan tersebut, Pemimpin Redaksi (Pimred) Radar Bogor, Tegar Bagja mengatakan, sejauh ini masih melakukan pertemuan internal dengan redaksi Radar Bogor. Namun, terdapat poin yang telah disepakati yaitu kedua pihak saling menahan diri.

"Kemungkinan, untuk permintaan maaf secara terbuka tidak. Kami sedang merumuskan bagaimana menyikapi tuntutan PDIP itu, agar situasi di Kota Bogor secara khusus bisa segera reda," ucap Tegar.

Sebelum pertemuan kali ini, ratusan kader dan simpatisan PDIP menggeruduk Kantor Redaksi Radar Bogor yang berada di Jalan Abdullah Bin Muhammad Nuh, Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor, Jawa Barat sekitar pukul 16.30 WIB pada Rabu (30/5/2018).

Massa marah karena pemberitaan yang diterbitkan Radar Bogor pada pagi harinya dengan judul 'Ongkang-ongkang Kaki Dapat Rp112 juta' yang dinilai telah menyudutkan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri.

Oleh beberapa kalangan, aksi massa PDIP itu dinilai sebagai bentuk pelanggaran terhadap pers yang merupakan pilar keempat demokrasi. Rencananya, insan pers di Bogor akan melakukan aksi solidaritas di depan Mapolresta Bogor Kota pada Sabtu (2/6/2018) hari ini.
(Rambiga)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Mahfud MD: Aksi Penyerangan Kantor Radar Bogor Melanggar Hukum

Mahfud MD: Aksi Penyerangan Kantor Radar Bogor Melanggar Hukum

News | Jum'at, 01 Juni 2018 | 12:55 WIB

Kader PDIP Geruduk Radar Bogor, Eva: Ada Aksi, Timbul Reaksi

Kader PDIP Geruduk Radar Bogor, Eva: Ada Aksi, Timbul Reaksi

News | Kamis, 31 Mei 2018 | 21:44 WIB

Kakek 50 Tahun Lecehkan 2 Siswi Sekolah di Angkot Bogor

Kakek 50 Tahun Lecehkan 2 Siswi Sekolah di Angkot Bogor

News | Kamis, 31 Mei 2018 | 21:15 WIB

LBH Pers Desak Kapolri Usut Persekusi Kantor Radar Bogor

LBH Pers Desak Kapolri Usut Persekusi Kantor Radar Bogor

News | Kamis, 31 Mei 2018 | 16:49 WIB

Kakek Nenek Ditemukan Tewas Bersimbah Darah, Diduga Dibunuh

Kakek Nenek Ditemukan Tewas Bersimbah Darah, Diduga Dibunuh

News | Kamis, 31 Mei 2018 | 16:10 WIB

Terkini

Tak Cuma Bali dan Jakarta, Ini Cara Menemukan Sisi Lain Indonesia

Tak Cuma Bali dan Jakarta, Ini Cara Menemukan Sisi Lain Indonesia

Lifestyle | Selasa, 22 September 2026 | 16:47 WIB

Kepergok Curi Skincare dan Celemek, Pegawai PT KAI Diamuk Massa di Minimarket Cibubur!

Kepergok Curi Skincare dan Celemek, Pegawai PT KAI Diamuk Massa di Minimarket Cibubur!

News | Selasa, 22 September 2026 | 16:42 WIB

Cara Kerja Balon Angioplasti untuk Buka Sumbatan Pembuluh Darah Jantung

Cara Kerja Balon Angioplasti untuk Buka Sumbatan Pembuluh Darah Jantung

Health | Selasa, 22 September 2026 | 16:40 WIB

Sinopsis 3mm Love, Film Korea-Jepang Dibintangi Kim Ji An dan Kurokawa Soya

Sinopsis 3mm Love, Film Korea-Jepang Dibintangi Kim Ji An dan Kurokawa Soya

Your Say | Selasa, 22 September 2026 | 16:40 WIB

Mengapa Indonesia Alami Paceklik Beras Premium?

Mengapa Indonesia Alami Paceklik Beras Premium?

Bisnis | Selasa, 22 September 2026 | 16:39 WIB

Jadi Tersangka dan Ditahan KPK, Bupati Bolmut Sirajudin Lasena Minta Maaf: Doakan Saya

Jadi Tersangka dan Ditahan KPK, Bupati Bolmut Sirajudin Lasena Minta Maaf: Doakan Saya

News | Selasa, 22 September 2026 | 16:38 WIB

Dana Kelolaan Tumbuh 46%, Bukti Layanan Wealth Management BRI Makin Dipercaya

Dana Kelolaan Tumbuh 46%, Bukti Layanan Wealth Management BRI Makin Dipercaya

Bri | Selasa, 22 September 2026 | 16:37 WIB

Jogja Disesaki Ratusan Kampus, Tapi Tambang Ide Belum Banyak Terserap Masyarakat

Jogja Disesaki Ratusan Kampus, Tapi Tambang Ide Belum Banyak Terserap Masyarakat

Jogja | Selasa, 22 September 2026 | 16:36 WIB

Apakah Kulkas Berbunyi Itu Normal? Kenali 7 Penyebab dan Cara Mengatasinya

Apakah Kulkas Berbunyi Itu Normal? Kenali 7 Penyebab dan Cara Mengatasinya

Lifestyle | Selasa, 22 September 2026 | 16:35 WIB

Dicap Underbow PKI oleh Majalah Terbitan Kemenag, GMNI Meradang: Fatal, Ini Bukan Sekadar Typo

Dicap Underbow PKI oleh Majalah Terbitan Kemenag, GMNI Meradang: Fatal, Ini Bukan Sekadar Typo

Jatim | Selasa, 22 September 2026 | 16:33 WIB

×