Universitas Riau Sudah Diintai Densus 88 Selama 2 Pekan

Iwan Supriyatna

Minggu, 03 Juni 2018 | 11:42 WIB
Universitas Riau Sudah Diintai Densus 88 Selama 2 Pekan
Sejumlah petugas kepolisian bersiaga pascaterjadi penyerangan di Polda Riau, Pekanbaru, Riau, Jumat (16/5).

Suara.com - Densus 88 Antiteror mulai mendeteksi keberadaan terduga teroris sejak dua pekan terakhir, sebelum akhirnya dilakukan penggerebekan ketiga terduga pelaku terorisme yang merupakan alumni Kampus Universitas Riau.

Adapun ketiga terduga teroris itu berinisial Z (alumni 2005 Fakultas Pariwisata), K (alumni 2004 Fakultas Komunikasi) dan D (alumni 2002 Fakultas Administrasi Publik).

"Dua minggu sudah (mulai) kita lidik (penyelidikan)," kata Kepala Kepolisian Daerah Riau Inspektur Jenderal Polisi Nandang seperti dikutip dari Riauonline.co.id (Jaringan Suara.com).

Awalnya, dia mengatakan Polda Riau bersama dengan Detasemen Khusus 88 Antiteror berencana melakukan penggerebekan tersebut pada Jumat (1/6/2018). Namun, penggerebekan itu urung dilakukan atas dasar beberapa pertimbangan.

"Baru bisa dilakukan hari Sabtu," ujarnya.

Dia menjelaskan sebelum melakukan penggerebekan, polisi terlebih dahulu mengumpulkan data, terkait siapa, bagaimana dan bentuk aktivitas mencurigakan di perguruan tinggi negeri terbesar di Riau tersebut.

"Setelah memperoleh data awal akurat, tentang siapa, bagaimana, akan lakukan apa, sudah diketahui sedari awal, baru kita gerebek," tegasnya.

Densus 88 Antiteror bersama Gegana Polda Riau kemudian pada Sabtu (2/6/2018) siang menggerebek Gedung Gelanggang Mahasiswa, yang berlokasi di Kampus Fisip, Universitas Riau. Penggerebekan melibatkan personel Brimob bersenjata lengkap dan Gegana serta Inafis.

Dari penggerebekan itu, polisi mengamankan tiga terduga teroris. Dari tangan ketiganya, polisi menyita empat unit bom rakitan yang menurut Nandang memiliki daya ledak tinggi.

Selain itu, polisi juga menyita sejumlah serbuk-serbuk bahan pembuat bom dari gedung yang sejatinya merupakan sekretariat bersama kelembagaan mahasiswa tersebut.

Lebih jauh, Nandang mengatakan bahwa dalam penggerebekan, pihaknya harus melibatkan personel bersenjata lengkap. Menurut dia, target yang disasar polisi bukan merupakan orang sembarangan, terlebih lagi dari penggerebekan itu polisi menyita empat bom rakitan.

"Berkaitan penggerebekan di kampus pakai senjata, karena yang digerebek bukan pencuri ayam. Tapi adalah salah satu kejahatan ekstraordinary dan meresahkan, sehingga menggunakan senjata," ujarnya.

Saat ini, dia menuturkan polisi masih terus memintai keterangan para terduga teroris tersebut, termasuk mendalami afiliasi jaringan mereka.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Bom Ciptaan 3 Alumni Universitas Riau Ini Berdaya Ledak Tinggi

Bom Ciptaan 3 Alumni Universitas Riau Ini Berdaya Ledak Tinggi

News | Minggu, 03 Juni 2018 | 10:47 WIB

Rakit Bom, Alumni Unri Menginap Selama 1 Bulan di Kampus

Rakit Bom, Alumni Unri Menginap Selama 1 Bulan di Kampus

News | Minggu, 03 Juni 2018 | 06:25 WIB

3 Teroris di Riau Ternyata Alumni Mahasiswa Unri, Ini Targetnya

3 Teroris di Riau Ternyata Alumni Mahasiswa Unri, Ini Targetnya

News | Minggu, 03 Juni 2018 | 06:14 WIB

Terkini

Hari Lahir Pancasila, Menteri PANRB Rini: Kita Hadirkan Pelayanan Publik yang Memberi Manfaat Nyata

Hari Lahir Pancasila, Menteri PANRB Rini: Kita Hadirkan Pelayanan Publik yang Memberi Manfaat Nyata

News | Senin, 01 Juni 2026 | 18:28 WIB

Pelaku Penganiayaan di Jakbar Mengaku Lupa Kejadian karena Mabuk

Pelaku Penganiayaan di Jakbar Mengaku Lupa Kejadian karena Mabuk

News | Senin, 01 Juni 2026 | 18:17 WIB

Peneliti UGM Tak Temukan Kaitan Sistem Kelistrikan dengan Munculnya Api Misterius di Sleman

Peneliti UGM Tak Temukan Kaitan Sistem Kelistrikan dengan Munculnya Api Misterius di Sleman

News | Senin, 01 Juni 2026 | 18:14 WIB

Prabowo-Megawati Asyik Masyuk di Gedung Pancasila, Kenapa Jokowi Tak Diundang?

Prabowo-Megawati Asyik Masyuk di Gedung Pancasila, Kenapa Jokowi Tak Diundang?

News | Senin, 01 Juni 2026 | 18:11 WIB

Aturan Pendirian Rumah Ibadah Dinilai Gagal Lindungi Minoritas, Prabowo Diminta Cabut

Aturan Pendirian Rumah Ibadah Dinilai Gagal Lindungi Minoritas, Prabowo Diminta Cabut

News | Senin, 01 Juni 2026 | 18:06 WIB

Surat Pilu Eks Dirut Indofarma dari Rutan Salemba: Demi Allah dan Rasulullah, Saya Tidak Korupsi

Surat Pilu Eks Dirut Indofarma dari Rutan Salemba: Demi Allah dan Rasulullah, Saya Tidak Korupsi

News | Senin, 01 Juni 2026 | 17:56 WIB

Presidium Hak Beribadah Desak Prabowo Cabut PBM 2006 dan Terbitkan Perpres Jamin Kebebasan Beribadah

Presidium Hak Beribadah Desak Prabowo Cabut PBM 2006 dan Terbitkan Perpres Jamin Kebebasan Beribadah

News | Senin, 01 Juni 2026 | 17:47 WIB

Prabowo-Mega Gandengan Tangan, Hasto Singgung 'Beban' Warisan Kebijakan Jokowi

Prabowo-Mega Gandengan Tangan, Hasto Singgung 'Beban' Warisan Kebijakan Jokowi

News | Senin, 01 Juni 2026 | 17:42 WIB

Setara Institute: Jawa Barat Masih Jadi Wilayah dengan Pelanggaran Kebebasan Beragama Tertinggi

Setara Institute: Jawa Barat Masih Jadi Wilayah dengan Pelanggaran Kebebasan Beragama Tertinggi

News | Senin, 01 Juni 2026 | 17:24 WIB

Siasat 'Gali Lubang Tutup Lubang' Bos WO Marwah Terbongkar: 58 Pasangan Ketipu Rp2,6 Miliar!

Siasat 'Gali Lubang Tutup Lubang' Bos WO Marwah Terbongkar: 58 Pasangan Ketipu Rp2,6 Miliar!

News | Senin, 01 Juni 2026 | 17:14 WIB