Narapidana Berpotensi Terpapar Paham Radikalisme

Pebriansyah Ariefana

Rabu, 06 Juni 2018 | 03:30 WIB
Narapidana Berpotensi Terpapar Paham Radikalisme
LP Lowokwaru Malang dihuni sebanyak 2.730 jiwa, sebagian mengikuti pendalaman agama Islam di dalam pesantren. (Suara.com/Sugianto)

Suara.com - Ramadan di dalam Lembaga Pemasyarakatan Lowokwaru Kota Malang tak ubahnya di dalam pesantren. Sebanyak 491 narapidana menjadi santri di dalam pesantren At-Taubah.

Mereka belajar dan mendalami agama Islam. Sejumlah guru mengaji mendampingi mereka.

"Sudah setahun, awalnya 200 napi sekarang bertambah menjadi 491," kata Kepala Lembaga Pemasyarakatan Lowokwaru Malang Farid Junaedi, Selasa 5 Juni 2018. Saat mendalami agama Islam, tanpa dasar yang kuat para narapidana berpotensi terpapar paham radikalisme.

Ada dua narapidana teroris yang menghuni Lapas Lowokwaru. Kedua narapidana terorisme adalah Eka Saputra, 37 tahun dan Asmi Fuadi alias Anton. Eka terlibat jaringan ISIS, yang sebelumnya ditahan di Mako Brimob Kelapa Dua, Depok.

Sedangkan Asmi merupakan jaringan kelompok Ciputat, terlibat kasus bom Beji. Sebelumnya ia ditahan di Lapas Bojonegoro. Jika tak mendapat benteng atau ilmu agama yang memadai.

"Banyak narapidana yang terpapar dan masuk jaringan terorisme," ujarnya.

LP Lowokwaru Malang dihuni sebanyak 2.730 jiwa, sebagian mengikuti pendalaman agama Islam di dalam pesantren. Pesantren dilengkapi metode dan kurikulum pembelajaran yang disusun melibatkan pengasuh pesantren di Kota Malang.

Serta disiapkan infrastruktur yang memadai untuk pendidikan agama. Untuk menangkal paham radikalisme, bekas narapidana terorisme dilibatkan berdakwah di pesantren At-Taubah. Abdurrahman Taib, 45 tahun, bekas pimpinan atau amrir kelompok Palembang berkotbah di hadapan para santri narapidana.

Ia mengajak para santri At-Taubah tak mudah terpengaruh ideologi dan paham radikalisme dan terorisme. Taib bercerita terpapar paham radikalisme melalui seorang pelarian terorisme dari Singapura. Ia terpapar paham radikalisme sejak 2004-2008.

Taib juga belajar membuat bom kepada Noordin M Top. Taib meracik dan memproduksi 25 bom tupperware dan bom pipa. Bom sempat akan digunakan amaliah meledakkan sebuah cafe di Bukittinggi yang jadi tujuan turis dari Amerika Serikat.

"Amerika itu musuh karena mendzholimi umat muslim di Suriah, dan Irak," katanya. Bom diletakkan di dalam cafe, dikendalikan jarak jauh. Namun, aksi gagal lantaran seorang perempuan berjilbab masuk ke dalam cafe.

"Bom gagal diledakkan, ada umat muslim di dalam," ujarnya. (SUGIANTO)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Menag: Kampus Harus Steril dari Paham Radikalisme

Menag: Kampus Harus Steril dari Paham Radikalisme

News | Selasa, 05 Juni 2018 | 14:02 WIB

Cegah Radikalisme, Menristekdikti Pantau Media Sosial Mahasiswa

Cegah Radikalisme, Menristekdikti Pantau Media Sosial Mahasiswa

Tekno | Senin, 04 Juni 2018 | 19:56 WIB

Menteri Agama Minta Kampus Bentengi Diri dari Radikalisme

Menteri Agama Minta Kampus Bentengi Diri dari Radikalisme

News | Senin, 04 Juni 2018 | 18:20 WIB

Pesan Dari Pesantren Menulis Keliling: Berkarya Itu Tidak Sulit

Pesan Dari Pesantren Menulis Keliling: Berkarya Itu Tidak Sulit

News | Sabtu, 02 Juni 2018 | 10:35 WIB

Hari Lahir Pancasila Momentum Kikis Gerakan Radikal

Hari Lahir Pancasila Momentum Kikis Gerakan Radikal

News | Jum'at, 01 Juni 2018 | 13:11 WIB

Terkini

AI Makin Banyak Dipakai Perusahaan, A10 Siapkan Satu Pusat Kontrol untuk Atur Model dan Biaya

AI Makin Banyak Dipakai Perusahaan, A10 Siapkan Satu Pusat Kontrol untuk Atur Model dan Biaya

Tekno | Senin, 21 September 2026 | 08:40 WIB

Amerika Keluarkan Peringatan Darurat di Arab Saudi Usai Serangan Rudal Houthi

Amerika Keluarkan Peringatan Darurat di Arab Saudi Usai Serangan Rudal Houthi

News | Senin, 21 September 2026 | 08:35 WIB

Kuliah Makin Mahal, tapi Kenapa Gaji Fresh Graduate Tetap Segitu-gitu Aja?

Kuliah Makin Mahal, tapi Kenapa Gaji Fresh Graduate Tetap Segitu-gitu Aja?

Your Say | Senin, 21 September 2026 | 08:30 WIB

SMGR Hadapi Banjir Semen, Tata Kelola Jadi Benteng

SMGR Hadapi Banjir Semen, Tata Kelola Jadi Benteng

Bisnis | Senin, 21 September 2026 | 08:26 WIB

Donald Trump Ancam Hancurkan Iran Jelang Pertemuan di Sidang PBB: Mereka Harus Jaga Sikap

Donald Trump Ancam Hancurkan Iran Jelang Pertemuan di Sidang PBB: Mereka Harus Jaga Sikap

News | Senin, 21 September 2026 | 08:24 WIB

Agar Warga Tinggalkan Mobil Pribadi, Tarif LRT Harus Terintegrasi dan Terjangkau

Agar Warga Tinggalkan Mobil Pribadi, Tarif LRT Harus Terintegrasi dan Terjangkau

News | Senin, 21 September 2026 | 08:24 WIB

Spesifikasi dan Harga Helm KYT Elsico, yang Nyaman Buat Perempuan Berhijab

Spesifikasi dan Harga Helm KYT Elsico, yang Nyaman Buat Perempuan Berhijab

Otomotif | Senin, 21 September 2026 | 08:20 WIB

Pengusaha Mau Genjot Ekonomi Daerah, UMKM Dipacu Naik Kelas

Pengusaha Mau Genjot Ekonomi Daerah, UMKM Dipacu Naik Kelas

Bisnis | Senin, 21 September 2026 | 08:19 WIB

Gak Bikin Iritasi! 5 Invisible Acne Patch yang Aman untuk Kulit Sensitif

Gak Bikin Iritasi! 5 Invisible Acne Patch yang Aman untuk Kulit Sensitif

Your Say | Senin, 21 September 2026 | 08:10 WIB

Harga Emas Berpotensi Dijual Rp2,82 Juta per Gram

Harga Emas Berpotensi Dijual Rp2,82 Juta per Gram

Bisnis | Senin, 21 September 2026 | 08:10 WIB

×