Misteri Kematian Warga Jakarta di Apartemen Educity Surabaya

Bangun Santoso | Suara.com

Rabu, 06 Juni 2018 | 16:23 WIB
Misteri Kematian Warga Jakarta di Apartemen Educity Surabaya
Ilustrasi Pembunuhan

Suara.com - Warga penghuni Apartemen Educity, Mulyorejo, Surabaya dikejutkan dengan penemuan jenazah laki-laki di salah satu kamar apartemen tersebut. Diduga kuat, jenazah tersebut adalah korban pembunuhan.

Dari informasi, jenazah tersebut diketahui berinisial AP (40). AP tercatat sebagai warga Salemba Tengah, Jakarta Pusat. AP ditemukan dalam keadaan tak bernyawa pada Senin (28/5/2018) sekitar pukul 08.00 WIB. Namun polisi baru mendapat laporan sekitar pukul 09.30 WIB.

Kasatreskrim Polrestabes Surabaya AKBP Sudamiran menjelaskan, mayat korban ditemukan di dalam kamar yang berada di lantai 17 dengan luka di bagian dada dan perut.

"Dugaan sementara, korban meninggal dunia akibat benda tajam," ujar Sudamiran.

Dari hasil olah TKP, polisi telah mendapatkan titik terang akan misteri pembunuhan tersebut. Polisi mendapati fakta baru yang sangat penting. Salah seorang sumber di internal kepolisian menyebutkan, ternyata AP bukan penyewa kamar apartemen.

"Kami kroscek ke pengelola apartemen, penyewanya atas nama seorang perempuan," ujar sumber tersebut.

Menurut sumber tersebut, perempuan yang menyewa kamar berinisial EV. Dari hasil temuan itu, dugaan awal polisi bila pelakunya adalah perempuan, besar kemungkinan karena asmara.

"Tapi itu masih dugaan awal, belum bisa dipastikan betul sebelum benar-benar tertangkap," tambahnya.

Polisi juga masih belum memastikan apakah EV benar-benar menghabisi nyawa AP atau tidak. Saat ini, status EV masih sebagai saksi kunci.

Untuk mengungkap serta mencari EV, polisi mengerahkan kekuatan. Dalam pencarian ini, unit Reskrim Polsek Mulyorejo dibackup unit Reserse Mobile (Resmob) Polrestabes Surabaya.

Informasi lain menyebut, EV terakhir terlihat meninggalkan apartemen pada Minggu (28/5/2018) malam sekitar pukul 19.00 WIB. Informasi tersebut didapat dari pengelola parkir apartemen. Seluruh kendaraan penghuni apartemen memang terdata jenis dan nomor polisinya. Saat keluar, otomatis nopol mobil EV tercatat pada sistem pengelola parkir.

"Setelah keluar itu, dia tidak kembali lagi. Kuat kemungkinan, korban dieksekusi sebelum dia pergi meninggalkan apartemen," tambah sumber yang sama.

Polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti dari lokasi kejadian. Mayoritas barang bukti yang diamankan tersebut adalah milik perempuan. Seperti peralatan manicure dan alat-alat makeup.

Polisi juga menemukan bungkus dan sepuntung rokok. Dilihat sekilas, puntung tersebut terlihat baru. Rokok tersebut tidak sampai habis diisap. Ujungnya masih ada noda hitam, tanda bahwa rokok tersebut masih baru diisap.

Dari sana, kemungkinan yang muncul rokok tersebut diisap oleh terduga pelaku pembunuhan. Besar dugaannya, si pelaku panik dan mencoba membuang stres dengan merokok.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

'Hadiah' Istimewa dari Kajati Jatim untuk Wali Kota Risma

'Hadiah' Istimewa dari Kajati Jatim untuk Wali Kota Risma

News | Selasa, 05 Juni 2018 | 17:29 WIB

Sempat Bersengketa, Gelora Pancasila Kembali ke Pemkot Surabaya

Sempat Bersengketa, Gelora Pancasila Kembali ke Pemkot Surabaya

News | Selasa, 05 Juni 2018 | 17:15 WIB

Jadi Lokasi Pembunuhan, Warga Loka Permai Patroli Tiap Malam

Jadi Lokasi Pembunuhan, Warga Loka Permai Patroli Tiap Malam

News | Selasa, 05 Juni 2018 | 13:20 WIB

Setelah Kakak Sadis Dibunuh, Dua Adik Jeanne Tinggalkan Rumah

Setelah Kakak Sadis Dibunuh, Dua Adik Jeanne Tinggalkan Rumah

News | Selasa, 05 Juni 2018 | 12:33 WIB

Urai Macet di Tengah Kota, Surabaya Bangun Jembatan Rp 65 Miliar

Urai Macet di Tengah Kota, Surabaya Bangun Jembatan Rp 65 Miliar

News | Selasa, 05 Juni 2018 | 03:30 WIB

Terkini

Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos

Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:50 WIB

Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!

Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:37 WIB

Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli

Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:08 WIB

Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat

Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:07 WIB

Gus Ipul Pastikan Pengadaan Sepatu Sekolah Rakyat Transparan

Gus Ipul Pastikan Pengadaan Sepatu Sekolah Rakyat Transparan

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:04 WIB

Tutup Program Magang Kemendagri Wamendagri Bima Arya Tekankan Pentingnya Penguatan Karakter

Tutup Program Magang Kemendagri Wamendagri Bima Arya Tekankan Pentingnya Penguatan Karakter

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:04 WIB

Evaluasi Rekrutmen Polri: Hapus Kuota Khusus, Libatkan Multi-aktor

Evaluasi Rekrutmen Polri: Hapus Kuota Khusus, Libatkan Multi-aktor

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 19:57 WIB

Revitalisasi 71.744 Sekolah Tahun 2026, Mendikdasmen Siapkan Dana Rp14 Triliun

Revitalisasi 71.744 Sekolah Tahun 2026, Mendikdasmen Siapkan Dana Rp14 Triliun

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 19:49 WIB

Peneliti Temukan Cara Ubah Kulit Kayu Eukaliptus Jadi Penangkap Polusi, Seberapa Efektif?

Peneliti Temukan Cara Ubah Kulit Kayu Eukaliptus Jadi Penangkap Polusi, Seberapa Efektif?

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 19:47 WIB

Wamendagri Bima: Tantangan Perubahan Iklim Bukan Lagi Regulasi, Tetapi Eksekusi di Daerah

Wamendagri Bima: Tantangan Perubahan Iklim Bukan Lagi Regulasi, Tetapi Eksekusi di Daerah

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 19:40 WIB