Kelola Zakat, Pemprov DKI Sepakat Bazis DKI Menjadi Baznas DKI

Pebriansyah Ariefana, Ummi Hadyah Saleh

Kamis, 07 Juni 2018 | 16:56 WIB
Kelola Zakat, Pemprov DKI Sepakat Bazis DKI Menjadi Baznas DKI
Ketua Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Bambang Sudibyo melakukan pertemuan dengan Wakil Gubernur Jakarta Sandiaga Uno. Pertemuan dilakukan di Kantor Baznas, Wisma Sirca Jalan Johar, Jakarta, Kamis (7/6/2018). (Suara.com/Ummi Hadyah Saleh)

Suara.com - Ketua Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Bambang Sudibyo melakukan pertemuan dengan Wakil Gubernur Jakarta Sandiaga Uno. Pertemuan dilakukan di Kantor Baznas, Wisma Sirca Jalan Johar, Jakarta, Kamis (7/6/2018).

Bambang menuturkan dalam pertemuan tersebut, Pemprov menyepakati bahwa Badan Amil Zakat Infaq Sodaqoh (Bazis) DKI akan segera mengikuti Undang-undang Nomor 23 Tahun 2011 tentang pengelolaan zakat. Adapun masa transisi diberikan paling lama tiga bulan.

"Telah disepakati yaitu bahwa Bazis DKI akan segera mengikuti peraturan perundang-undangan dengan masa transisi maksimal 3 bulan," ujar Bambang di kantor Baznas.

Pertemuan tersebut menyusul status Bazis DKI yang dianggap Baznas tidak sesuai dengan Undang-undang Nomor 23 Tahun 2011 tentang pengelolaan zakat. Bambang menuturkan, pertemuan dengan Sandiaga juga telah menyepakati nantinya ada nama Baznas DKI dalam transisi nama Bazis DKI. Karena kata Bambang, nama Baznas merupakan nama yang diberikan Menteri Agama pada tahun 2016.

"Disepakati juga tadi bahwa identitas Bazis DKI itu akan dipertahankan tetapi nama resmi Baznas DKI itu juga harus ada. Karena nama itu, sudah diberikan oleh Menteri Agama secara resmi pada awal tahun 2016. Jadi barangkali nanti ya bentuknya misalnya saja ini masih akan dirumuskan detailnya secara resmi. Nah namanya itu adalah Baznas DKI (DH Bazis DKI)," kata dia.

Karena ada masa transisi Bazis DKI menjadi Baznas DKI, Bambang meminta Pemerintah Provinsi Jakarta mencari komisioner yang sesuai dengan peraturan perundang-undangan dan mekanisme pemilihan yang sesuai dengan peraturan perundang-undangan, untuk ditempatkan di Baznas DKI.

"Artinya apa? Gubernur DKI harus membentuk panitia seleksi dan siapa saja yang boleh mendaftar untuk menjadi anggota komisioner sesuai dengan peraturan perundang-undangan. Kemudian nama-nama hasil seleksi itu dimintakan pertimbangan kepada Baznas atau memberikan pertimbangan siapa saja yang layak untuk menjadi komisioner Baznas DKI kemudian nanti akan dipilih oleh Gubernur," kata dia.

Bambang menuturkan nantinya Pemprov Jakarta mengalokasikan dana yang cukup besar kepada Baznas DKI.

"Maka nanti juga akan ada sekretariat yang isinya adalah pegawai negeri yang akan mengurusi dana APBN yang dialokasikan oleh Pemda DKI ke Baznas DKI," tutur Bambang.

Lebih lanjut Bambang meminta Pemprov Jakarta menyelesaikan waktu masa transisi dari Bazis DKI ke Baznas DKI selama tiga bulan.

"Karena proses pemilihan itu biasanya memakan waktu agak lama. Dalam waktu tiga bulan sejak hari ini, maka itu harus sudah selesai. Untuk penyelesaian masa transisi itu sudah dibentuk tim transisi yang dari Baznas diketuai oleh Profesor Mundir Suprapta, kemudian dari pihak DKI itu diketuai oleh pak Asisten Kesra bapak Catur, " ucap Bambang.

Di kesempatan yang sama Wakil Gubernur Jakarta Sandiaga Uno sepakat untuk membentuk tim untuk melakukan sinkronisasi dan transisi dari Bazis DKI menjadi Baznas DKI.

"Dan alhamdulillah kita juga ada kesepakatan bahwa nama Bazis DKI yang sudah sangat dikenal di masyarakat akan dibentuk legacy-nya dengan pendekatannya yang tentunya sesuai dengan Undang-Undang. Tapi yang sangat menarik adalah bahwa pendekatan jaman now, kekuatan brand equity ini tentunya akan dipastikan bisa memberikan kemaslahatan kepada masyarakat," kata Sandiaga.

Kemudian nantinya, Baznas DKI harus transparan dan akuntabilitas dalam hal mengelola zakat. Sandiaga juga berharap Baznas DKI bisa mendapatkan predikat Wajar Tanpa Pengecualian.

"Ketentuan-ketentuan lain adalah laporan dua kali setahun. Transparansi dan akuntabilitas akan ditingkatkan, dan sesuai dengan Undang-Undang, dan laporan keuangannya harus diaudit oleh kantor akuntan publik. Saya dan pak Bambang ini sangat concern untuk good corporate-governance," ucap dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

40 Masjid di Jakarta Terpapar Radikal, Ini Respon Polda Metro

40 Masjid di Jakarta Terpapar Radikal, Ini Respon Polda Metro

News | Kamis, 07 Juni 2018 | 16:13 WIB

Uya Kuya Bangga Anaknya Sudah Bayar Zakat Sendiri

Uya Kuya Bangga Anaknya Sudah Bayar Zakat Sendiri

Entertainment | Kamis, 07 Juni 2018 | 13:30 WIB

Sandiaga: Radikalisme Subur karena Biaya Hidup yang Tinggi

Sandiaga: Radikalisme Subur karena Biaya Hidup yang Tinggi

News | Kamis, 07 Juni 2018 | 03:30 WIB

Bangun Jakarta Loop Line, Sandi Tunggu Proposal Pemrakarsa

Bangun Jakarta Loop Line, Sandi Tunggu Proposal Pemrakarsa

News | Rabu, 06 Juni 2018 | 18:13 WIB

Sandiaga Tak Mau Ungkap Nama 40 Masjid Radikal di Jakarta

Sandiaga Tak Mau Ungkap Nama 40 Masjid Radikal di Jakarta

News | Rabu, 06 Juni 2018 | 16:41 WIB

Terkini

Dapur Cuanki Sadaya di Blok M Hub Terbakar, Satu Karyawan Alami Luka Ringan

Dapur Cuanki Sadaya di Blok M Hub Terbakar, Satu Karyawan Alami Luka Ringan

News | Senin, 02 November 2026 | 17:11 WIB

Review The Longest Wait: Melihat Perjuangan Timnas Garuda dari Balik Layar

Review The Longest Wait: Melihat Perjuangan Timnas Garuda dari Balik Layar

Your Say | Senin, 02 November 2026 | 17:10 WIB

Dibeli Haji Isam, BYAN Bakal Rombak Direksi dan Komisaris

Dibeli Haji Isam, BYAN Bakal Rombak Direksi dan Komisaris

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 17:09 WIB

Apa Penyebab Truk Molen Tabrak Halte di Bekasi, 6 Orang Tewas

Apa Penyebab Truk Molen Tabrak Halte di Bekasi, 6 Orang Tewas

Bekaci | Senin, 02 November 2026 | 17:06 WIB

Novel The Newcomer, saat Kebohongan Kecil Menyembunyikan Sebuah Kebenaran

Novel The Newcomer, saat Kebohongan Kecil Menyembunyikan Sebuah Kebenaran

Your Say | Senin, 02 November 2026 | 17:00 WIB

Investor Kabur, Rupiah Makin Loyo di Awal November

Investor Kabur, Rupiah Makin Loyo di Awal November

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 16:56 WIB

BEI Proyeksi Puluhan UKM Siap IPO Tahun 2027

BEI Proyeksi Puluhan UKM Siap IPO Tahun 2027

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 16:56 WIB

Buah Manis Kepercayaan, Investasi Senilai Rp9,7 Triliun Segera Masuk Jateng

Buah Manis Kepercayaan, Investasi Senilai Rp9,7 Triliun Segera Masuk Jateng

News | Senin, 02 November 2026 | 16:55 WIB

Bestari Barus Sentil Demokrat soal Putusan MA Gibran: Jangan Buru-buru Ingin AHY Jadi Wapres

Bestari Barus Sentil Demokrat soal Putusan MA Gibran: Jangan Buru-buru Ingin AHY Jadi Wapres

News | Senin, 02 November 2026 | 16:54 WIB

Kenapa Kontak Hilang Sendiri di iPhone? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya

Kenapa Kontak Hilang Sendiri di iPhone? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya

Tekno | Senin, 02 November 2026 | 16:51 WIB

×