Sandiaga Ungkap Alasan Rahasiakan Data 40 Masjid Radikal

Pebriansyah Ariefana, Ummi Hadyah Saleh

Kamis, 07 Juni 2018 | 20:32 WIB
Sandiaga Ungkap Alasan Rahasiakan Data 40 Masjid Radikal
Wakil Gubernur Jakarta Sandiaga Uno menargetkan Jakarta bisa menjadi destinasi wisata halal pada 2022. (Suara.com/Umay Saleh)

Suara.com - Wakil Gubernur Jakarta Sandiaga Uno enggan membeberkan 40 masjid di Jakarta yang terindikasi mengajarkan paham radikalisme. Sandiaga beralasan tak mau menyebut masjid yang terindikasi paham radikalisme karena tidak ingin memecah belah dan menimbulkan keresahan.

"Tentu kita harus berikan pembinaan. tidak ingin memecah belah, dan menimbulkan keresahan di masyarakat. Jadi ini menjadi PR (Pekerjaan Rumah) bagi kita, kita fokus di pembinaan dan pemberdayaan, jangan kita saling menunjuk, setiap kita menunjuk, satu ke dia, ada tiga jari ke arah kita," ujar Sandiaga di Menteng, Jakarta, Kamis (7/6/2018).

Pembinaaan yang dilakukan Pemprov di antaranya dengan melakukan pendekatan ekonomi.

"Jadi kita lakukan pembinaan dengan melakukan pendekatan ekonomi kerakyatan, ekonomi umat, kerjasama dengan semua pihak. Kita jadikan semua ini sebagai alarm bel jangan jadi radikalisme dan ekstrimisme di DKI," kata dia.

Lebih lanjut, Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra itu menilai masuknya paham radikal pada puluhan masjid di Jakarta lantaran dipengaruhi banyak faktor. Adapun salah satunya yakni kesenjangan ekonomi.

"Salah satu yang menjadi isu utama adalah lahan subur untuk radikalisme dan ekstrimisme itu adalah kalau kita melihat masyarakat tidak mendapatkan lapangan pekerjaan, tidak ada keadilan, timbul kesenjangan. Untuk itu program Pemprov yang bisa menciptakan lapangan pekerjaan seperti OK OCE dan seperti pemberdayaan itu akan kita dorong," kata dia.

Sandiaga mengatakan Pemprov juga akan memberikan pendekatan kepada para pemuda dan pengurus masjid untuk lebih aktif dalam hal kegiatan positif yakni menciptakan lapangan pekerjaan.

"Ini kita harapkan pemuda-pemuda maupun generasi pemuda dan pengurus masjid itu menyebar pendekatan jaman now, milenial. setiap kegiatan di masjid itu akan mendapatkan kemakmuran, rezeki, dan disitu kita harapkan penekanan yang lebih baik untuk membuka lapangan kerja," tandasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kelola Zakat, Pemprov DKI Sepakat Bazis DKI Menjadi Baznas DKI

Kelola Zakat, Pemprov DKI Sepakat Bazis DKI Menjadi Baznas DKI

News | Kamis, 07 Juni 2018 | 16:56 WIB

Mabes Polri Telusuri 40 Masjid Diduga Terpapar Radikalisme

Mabes Polri Telusuri 40 Masjid Diduga Terpapar Radikalisme

News | Kamis, 07 Juni 2018 | 16:39 WIB

40 Masjid di Jakarta Terpapar Radikal, Ini Respon Polda Metro

40 Masjid di Jakarta Terpapar Radikal, Ini Respon Polda Metro

News | Kamis, 07 Juni 2018 | 16:13 WIB

Ini Kata Wapres Jusuf Kalla soal 40 Masjid Radikal di Jakarta

Ini Kata Wapres Jusuf Kalla soal 40 Masjid Radikal di Jakarta

News | Kamis, 07 Juni 2018 | 14:48 WIB

Al Chaidar: Sangat Mungkin Masjid Jadi Tempat Pembentukan Teroris

Al Chaidar: Sangat Mungkin Masjid Jadi Tempat Pembentukan Teroris

News | Kamis, 07 Juni 2018 | 14:11 WIB

Terkini

Sejarah Baru! Rakyat Bisa Pilih Sendiri Logo HUT ke-81 RI, Prabowo Siapkan Hadiah Undangan ke Istana

Sejarah Baru! Rakyat Bisa Pilih Sendiri Logo HUT ke-81 RI, Prabowo Siapkan Hadiah Undangan ke Istana

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 18:47 WIB

Kemensos Gandeng TNI, 1.000 Taruna Akmil Siap Bina Siswa Sekolah Rakyat

Kemensos Gandeng TNI, 1.000 Taruna Akmil Siap Bina Siswa Sekolah Rakyat

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 18:35 WIB

LPSK Siap Lindungi Korban Lain Taufik Hidayat: Jangan Takut, Segera Lapor!

LPSK Siap Lindungi Korban Lain Taufik Hidayat: Jangan Takut, Segera Lapor!

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 18:33 WIB

Terpilih dari 600 Pendaftar, 9 Siswa Indonesia Lanjut Kuliah ke Jepang dengan Beasiswa Penuh

Terpilih dari 600 Pendaftar, 9 Siswa Indonesia Lanjut Kuliah ke Jepang dengan Beasiswa Penuh

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 18:28 WIB

Ada Upaya 'Jurang Pemisah' Prabowo-Gibran? Gerindra Buka Suara Soal Isu Suap BEM UBK

Ada Upaya 'Jurang Pemisah' Prabowo-Gibran? Gerindra Buka Suara Soal Isu Suap BEM UBK

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 18:21 WIB

Tak Berhenti di 13 Orang! Polisi Beri Sinyal Tersangka Baru di Kasus Daycare Little Aresha

Tak Berhenti di 13 Orang! Polisi Beri Sinyal Tersangka Baru di Kasus Daycare Little Aresha

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 18:06 WIB

Cari Keadilan, Arief Pramuhanto Bakal Ajukan PK ke Mahkamah Agung

Cari Keadilan, Arief Pramuhanto Bakal Ajukan PK ke Mahkamah Agung

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 18:05 WIB

Penertiban Aset GBK, Marinus Gea Minta Pemerintah Buktikan Manfaatnya Bagi Negara

Penertiban Aset GBK, Marinus Gea Minta Pemerintah Buktikan Manfaatnya Bagi Negara

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 17:58 WIB

KPK Serahkan Rp153,6 Miliar Hasil Rampasan Korupsi Eks Dirut Taspen

KPK Serahkan Rp153,6 Miliar Hasil Rampasan Korupsi Eks Dirut Taspen

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 17:56 WIB

Demo Mahasiswa di Patung Kuda Memanas, Orator Teriak Minta Massa dan Polisi Mundur

Demo Mahasiswa di Patung Kuda Memanas, Orator Teriak Minta Massa dan Polisi Mundur

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 17:51 WIB