Temui Trump di Singapura, Pesawat Kim Jong Un Sempat Jadi Misteri

Liberty Jemadu | Suara.com

Senin, 11 Juni 2018 | 04:15 WIB
Temui Trump di Singapura, Pesawat Kim Jong Un Sempat Jadi Misteri
Pemimpin Korut, Kim Jong Un, tiba di Singapura pada Minggu (10/6). [AFP/Kementerian Telekomunikasi dan Informasi Singapura/Terence Tan]

Suara.com - Korea Utara dikenal sebagai negeri tertutup yang penuh misteri dan reputasi ini dipertontonkan secara vulgar ketika pemimpin negara komunis itu, Kim Jong Un melawat ke Singapura pada Minggu (10/6/2018) untuk bertemu dengan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump.

Perlu diketahui, Kim Jong Un sangat jarang meninggalkan negerinya, apa lagi menggunakan pesawat terbang. Sejak menggantikan ayahnya sebagai pemimpin Korut pada akhir 2011, lalu Kim Jong Un baru tiga kali melewati batas wilayah negaranya.

Ia pertama kali meninggalkan Korut ketika berkunjung ke Cina pada akhir Maret lalu. Dalam perjalanan itu, ia menumpang sebuah kereta api lapis baja.

Lalu pada April, ia menjadi pemimpin Korut pertama yang berkunjung ke Korea Selatan. Ketika itu ia datang menumpang mobil kepresidenan Korut, sebuah limosin Mercedes-Benz berwarna hitam.

Kim Jong Un pertama kali berkunjung ke luar negeri menggunakan pesawat terbang ketika ia bertemu dengan Presiden Cina, Xi Jinping di Kota Dalian, Cina. Ia terbang menggunakan Ilyushin-62M, sebuah jet tua dari era Uni Soviet yang diproduksi pada 1960an.

Nah, dalam lawatan bersejarah ke Singapura pada Minggu ia dijadwalkan terbang dari bandara Pyongyang, ibu kota Korut. Penerbangan internasional dari bandara itu sendiri sangat jarang, tak lebih dari tiga kali sehari.

Pada hari ini, diketahui ada tiga pesawat yang meninggalkan Pyongyang. Salah satunya adalah Ilyushin-62M, yang diketahui sebagai pesawat kepresidenan Korut.

Sebelumnya para pakar dirgantara sudah meragukan Kim Jong Un akan terbang menggunakan pesawat itu ke Singapura, mengingat usianya yang sudah uzur. Belakangan diketahui, tak ada Kim Jong Un dalam pesawat itu.

Kemudian, seperti yang dipantau situs pelacak lalu-lintas penerbangan, Flightradar24, ada satu pesawat lain yang terbang meninggalkan Pyongyang di waktu yang jauh berbeda: sebuah Boeing 747 milik maskapai Air China.

Awalnya ketika tinggal landas pesawat bernomor penerbangan CA122 itu terbang ke arah utara. Tetapi di tengah jalan, nomor penerbangan pesawat itu berubah menjadi CA061 dan berbelok ke selatan.

Pada Minggu siang, pesawat itu mendarat di Singapura. Dari dalamnya turun Kim Jong Un dan rombongan, yang disambut oleh Menteri Luar Negeri Singapura, Vivian Balakrishnan.

Di Singapura Kim Jong Un akan menginap di Hotel St Regis dan menggelar pertemuan dengan Trump di Hotel Capella, di Pulau Sentosa pada 12 Juni besok.

Pertemuan antara Kim Jong Un dengan Trump diharapkan bisa berujung pada berakhirnya Perang Korea dan kesepakatan pelucuran senjata nuklir Korut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

YouTube Hapus Video Lego Kritik Trump, Iran Murka: Pembungkaman Ala Barat

YouTube Hapus Video Lego Kritik Trump, Iran Murka: Pembungkaman Ala Barat

News | Rabu, 15 April 2026 | 16:51 WIB

Disenggol Soal Paus Leo XIV hingga Tak Dibantu di Selat Hormuz, Trump Tantrum ke PM Italia

Disenggol Soal Paus Leo XIV hingga Tak Dibantu di Selat Hormuz, Trump Tantrum ke PM Italia

News | Rabu, 15 April 2026 | 16:16 WIB

Update Perang Kata Donald Trump vs Paus Leo XIV, Ini Kronologinya

Update Perang Kata Donald Trump vs Paus Leo XIV, Ini Kronologinya

News | Rabu, 15 April 2026 | 12:21 WIB

Asal Bapak Senang! Pete Hegseth Dituding Sesatkan Donald Trump soal Perang Iran

Asal Bapak Senang! Pete Hegseth Dituding Sesatkan Donald Trump soal Perang Iran

News | Rabu, 15 April 2026 | 11:53 WIB

Respons Arogansi AS, Iran Siapkan Metode Pertempuran Mematikan

Respons Arogansi AS, Iran Siapkan Metode Pertempuran Mematikan

News | Rabu, 15 April 2026 | 09:48 WIB

Media Eropa-Asia: Jika Pesawat Perang AS Bebas di Udara Indonesia akan Ubah Peta Kekuatan Regional

Media Eropa-Asia: Jika Pesawat Perang AS Bebas di Udara Indonesia akan Ubah Peta Kekuatan Regional

News | Rabu, 15 April 2026 | 09:42 WIB

Trump Kritik Paus Leo XIV hingga Lecehkan Yesus, Presiden Iran: Gak Bisa Dimaafkan!

Trump Kritik Paus Leo XIV hingga Lecehkan Yesus, Presiden Iran: Gak Bisa Dimaafkan!

News | Rabu, 15 April 2026 | 08:00 WIB

Investor Masa Bodoh dengan Perang, Wall Street Terus Meluncur Naik

Investor Masa Bodoh dengan Perang, Wall Street Terus Meluncur Naik

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 07:16 WIB

Spanyol Kecam Komentar Donald Trump terhadap Paus Leo XIV

Spanyol Kecam Komentar Donald Trump terhadap Paus Leo XIV

News | Rabu, 15 April 2026 | 06:30 WIB

Klaim Iran Kalah dan Hormuz Dibersihkan, Donald Trump Ucap 'Alhamdulillah'

Klaim Iran Kalah dan Hormuz Dibersihkan, Donald Trump Ucap 'Alhamdulillah'

Video | Selasa, 14 April 2026 | 20:10 WIB

Terkini

Legislator Golkar Tagih Revisi UU Pemilu: Banyak Putusan MK Mendesak Segera Ditindaklanjuti

Legislator Golkar Tagih Revisi UU Pemilu: Banyak Putusan MK Mendesak Segera Ditindaklanjuti

News | Rabu, 15 April 2026 | 18:09 WIB

Ketegangan di Yerusalem Meningkat usai Pemasangan Pintu Besi di Kawasan Bersejarah

Ketegangan di Yerusalem Meningkat usai Pemasangan Pintu Besi di Kawasan Bersejarah

News | Rabu, 15 April 2026 | 18:07 WIB

Di Balik Layar OTT KPK: Membongkar Gurita Sindikasi 'Jatah Preman' Kepala Daerah Lewat Ajudan

Di Balik Layar OTT KPK: Membongkar Gurita Sindikasi 'Jatah Preman' Kepala Daerah Lewat Ajudan

News | Rabu, 15 April 2026 | 18:06 WIB

Menteri PPPA: Hentikan Normalisasi Candaan Merendahkan Martabat Perempuan

Menteri PPPA: Hentikan Normalisasi Candaan Merendahkan Martabat Perempuan

News | Rabu, 15 April 2026 | 18:03 WIB

Revisi UU Pemilu Masuk Tahap Awal, Anggota Komisi II DPR Beberkan 10 Isu yang Akan Dikaji

Revisi UU Pemilu Masuk Tahap Awal, Anggota Komisi II DPR Beberkan 10 Isu yang Akan Dikaji

News | Rabu, 15 April 2026 | 17:50 WIB

22 Tahun Digantung DPR, Aktivis Sebut Penundaan RUU PPRT Sebagai Ujian Moral Bangsa

22 Tahun Digantung DPR, Aktivis Sebut Penundaan RUU PPRT Sebagai Ujian Moral Bangsa

News | Rabu, 15 April 2026 | 17:47 WIB

Menkes Budi Bongkar Jutaan Orang Kaya Nikmati Subsidi BPJS: Demi Keadilan Kita Hapus!

Menkes Budi Bongkar Jutaan Orang Kaya Nikmati Subsidi BPJS: Demi Keadilan Kita Hapus!

News | Rabu, 15 April 2026 | 17:37 WIB

Hasil Studi IHDC: 1 dari 5 Anak Jakarta Alami Gangguan Memori Akibat Anemia

Hasil Studi IHDC: 1 dari 5 Anak Jakarta Alami Gangguan Memori Akibat Anemia

News | Rabu, 15 April 2026 | 17:29 WIB

Rekrutmen Nasional 30 Ribu Manajer Koperasi Desa Resmi Dibuka, Ini Syaratnya

Rekrutmen Nasional 30 Ribu Manajer Koperasi Desa Resmi Dibuka, Ini Syaratnya

News | Rabu, 15 April 2026 | 17:29 WIB

Rismon Bantah Terima Uang Damai Kasus Ijazah Jokowi, Sebut Tuduhan Tak Masuk Akal

Rismon Bantah Terima Uang Damai Kasus Ijazah Jokowi, Sebut Tuduhan Tak Masuk Akal

News | Rabu, 15 April 2026 | 17:17 WIB