Sandiaga Khawatir Pendatang Hanya Akan Bebani Pemprov DKI Jakarta

Iwan Supriyatna, Dwi Bowo Raharjo

Selasa, 19 Juni 2018 | 17:38 WIB
Sandiaga Khawatir Pendatang Hanya Akan Bebani Pemprov DKI Jakarta
Sejumlah pemudik terlihat bergegas sementara sebagian lainnya menunggu bus di Terminal Kampung Rambutan, Jakarta, Sabtu (9/6/2018). [Suara.com/Oke Atmaja]

Suara.com - Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno mengatakan, Jakarta merupakan sebuah kota yang terbuka untuk siapa saja. Ia tidak mempermasalahkan masyarakat dari luar Jakarta yang ingin mencoba mengadu nasib di ibu kota setelah lebaran.

Sandiaga selanjutnya bercerita singkat kalau dirinya dan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan bukan penduduk asli Jakarta. Tidak hanya itu, orang tua Sandiaga juga merupakan pendatang.

"Kami masuk ke Jakarta pertengahan tahun 70. Ayah mencari pekerjaan di sini. Ibu juga mencari pekerjaan. Walaupun tidak lahir di Jakarta, tapi besar di Jakarta," ujar Sandiaga di Balai Kota Jakarta, Selasa (19/6/2018).

Meski begitu, Sandiaga berharap pendatang yang ingin mengadu nasib di Jakarta memiliki keterampilan. Sehingga mereka bisa bekerja sesuai dengan keahlian dan kemampuannya masing-masing di Jakarta.

"Masyarakat yang datang ke Jakarta tentunya tidak bisa kita bendung, (tapi harus) dengan memberikan kepastian bahwa mereka memiliki keterampilan, mereka memiliki keahlian yang akan membuat mereka bisa bertahan hidup di Jakarta dan insya Allah meningkat harkat hidupnya," kata dia.

Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra ini tidak ingin pendatang dari luar Jakarta malah menimbulkan masalah baru untuk Pemprov DKI nantinya.

"Jangan menjadi beban masyarakat di sini. Dan kita punya Dinas Sosial, maupun dinas-dinas lainnya bisa mengarahkan bagi masyarakat yang tidak bisa bertahan di Jakarta, itu untuk diberikan pelatihan dan diberikan penanganan yang tentunya kita harapkan bisa menyelesaikan permasalahan sosial mereka," kata dia.

Lebih jauh Sandiaga mengatakan, warga daerah yang datang ke Jakarta diminta untuk berkoordinasi dengan ketua RT dan RW tempat tujuan menetap, serta mendaftar pada Disdukcapil.

Sebab, ia tidak ingin pendatang yang tidak memiliki keterampilan akan menambah tingkat kemiskinan di Jakarta.

baca juga

"Jangan sampai ini menjadi kemiskinan baru di Jakarta. Karena kita lagi mau mengikis kemiskinan yang 3,78 persen menjadi 2,78 persen dalam lima tahun ke depan," kata dia.

"Nah dengan fokus kita untuk menurunkan kemiskinan, kita tidak akan membiarkan masyarakat yang dari luar Jakarta datang ke sini, justru untuk menambah beban itu. Itu harapan kita," tambah Sandiaga.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Sandiaga : SBY Tokoh yang Sangat Dihormati Prabowo

Sandiaga : SBY Tokoh yang Sangat Dihormati Prabowo

News | Selasa, 19 Juni 2018 | 17:24 WIB

Sandiaga Sediakan Malam Muda - mudi di Pesta HUT 491 Jakarta

Sandiaga Sediakan Malam Muda - mudi di Pesta HUT 491 Jakarta

News | Selasa, 19 Juni 2018 | 17:06 WIB

Heboh Pohon Hias di Thamrin, Sandi Peringatkan Kepala Sudin

Heboh Pohon Hias di Thamrin, Sandi Peringatkan Kepala Sudin

News | Jum'at, 01 Juni 2018 | 15:05 WIB

Terkini

Ekonom Unsri Hitung Kerugian Karhutla Sumsel 2026 Capai Rp5,7 Triliun

Ekonom Unsri Hitung Kerugian Karhutla Sumsel 2026 Capai Rp5,7 Triliun

Sumsel | Senin, 02 November 2026 | 21:04 WIB

Merayakan Rindu dan Kegelisahan lewat Puisi di Buku Kidung Para Pencari

Merayakan Rindu dan Kegelisahan lewat Puisi di Buku Kidung Para Pencari

Your Say | Senin, 02 November 2026 | 21:00 WIB

Fakta TPPO Modus Tentara Bayaran Rusia, Cuma Modal Latihan Sebulan Langsung Tempur

Fakta TPPO Modus Tentara Bayaran Rusia, Cuma Modal Latihan Sebulan Langsung Tempur

News | Senin, 02 November 2026 | 20:55 WIB

Santriwati Tidur Digeledah Polisi, KPAI Ungkap Dugaan Penodongan Senjata

Santriwati Tidur Digeledah Polisi, KPAI Ungkap Dugaan Penodongan Senjata

News | Senin, 02 November 2026 | 20:49 WIB

Direkrut Jadi Tentara Bayaran Rusia, Korban TPPO Cuma Dilatih Sebulan Sebelum ke Medan Perang

Direkrut Jadi Tentara Bayaran Rusia, Korban TPPO Cuma Dilatih Sebulan Sebelum ke Medan Perang

News | Senin, 02 November 2026 | 20:36 WIB

Wanita Diduga ODGJ Melahirkan di Pinggir Jalan Pematangsiantar, Bayi Meninggal Dunia

Wanita Diduga ODGJ Melahirkan di Pinggir Jalan Pematangsiantar, Bayi Meninggal Dunia

Sumut | Senin, 02 November 2026 | 20:26 WIB

Proteksi Double! 4 Sunscreen Lokal PDRN Ini Bikin Wajah Awet Muda dan Sehat

Proteksi Double! 4 Sunscreen Lokal PDRN Ini Bikin Wajah Awet Muda dan Sehat

Your Say | Senin, 02 November 2026 | 20:25 WIB

Debut Sistem Skor 3x15 BWF, 707 Pebulu Tangkis dari 8 Negara Siap Bersaing di Superliga Junior 2026

Debut Sistem Skor 3x15 BWF, 707 Pebulu Tangkis dari 8 Negara Siap Bersaing di Superliga Junior 2026

Sport | Senin, 02 November 2026 | 20:24 WIB

Tergiur Bonus Ratusan Juta, 58 Korban TPPO Nyaris Dikirim ke Medan Perang Rusia

Tergiur Bonus Ratusan Juta, 58 Korban TPPO Nyaris Dikirim ke Medan Perang Rusia

News | Senin, 02 November 2026 | 20:21 WIB

Cara Mengaktifkan BPJS PBI yang Tidak Aktif, Ini Langkah Reaktivasi dan Syaratnya

Cara Mengaktifkan BPJS PBI yang Tidak Aktif, Ini Langkah Reaktivasi dan Syaratnya

Lifestyle | Senin, 02 November 2026 | 20:20 WIB

×