Bule Perancis Diperkosa Pemandu Wisata di Labuan Bajo

Reza Gunadha | Suara.com

Kamis, 21 Juni 2018 | 19:45 WIB
Bule Perancis Diperkosa Pemandu Wisata di Labuan Bajo
Ilustrasi diperkosa perampok [Net]

Suara.com - MB, gadis berusia 22 tahun asal Perancis, diperkosa lelaki pemandu wisata di Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur.

Pemerkosaan itu terjadi pada Selasa (12/6), dan baru dilaporkan ke aparat Polres Manggarai Barat pada Rabu (13/6).

Peristiwa tersebut berawal saat MB meminta A memandunya ke lokasi wisata Air Terjun Cunca Wulang. A lantas mau mengantar MB dengan sejumlah imbalan. Keduanya pergi memakai sepeda motor.

Tapi, seusai MB menikmati wisata alam dan hendak minta diantar pulang, A justru memaksanya melakukan hubungan badan.

MB marah dan mentah-mentah menolak ajakan A. Tapi, pemuda tersebut mengancam bakal memanggil rekan-rekannya untuk secara bersama-sama memerkosa MB. Pelaku akhirnya bisa merudapaksa korban.

Kepala Dinas Pariwisata Provinsi NTT Marius Ardu Jelamu, Kamis (21/6/2018) kepada Antara, meminta maaf atas kasus pemerkosaan tersebut.

 "Mewakili Pemerintah Provinsi NTT, kami minta maaf mendalam atas peristiwa asusila yang menimpa wisatawan asing asal Prancis ketika berkunjung ke Labuan Bajo, juga untuk keluarga korban," kata Marius Ardu Jelamu.

Marius mengakui telah berkoordinasi dengan aparat Kepolisian Resor Manggarai Barat, untuk memburu dan segera menangkap pelaku.

"Harus segera ditangkap dan diberikan hukuman tegas. Kami juga minta agar Pemda setempat memastikan korban mendapatkan pelayanan maksimal untuk pemulihan kondisinya," katanya.

Menurut Marius, peristiwa pelecehan terhadap wisatawan asing di Labuan Bajo sudah sering kali muncul dari oknum tukang ojek di daerah itu, yang berkedok sebagai pemandu wisata.

Peristiwa seperti ini, lanjutnya, berdampak buruk terhadap promosi pariwisata Labuan Bajo sebagai salah satu dari 10 destinasi wisata unggulan nasional itu.

Untuk itu, Marius meminta pemerintah daerah setempat agar segera mengambil langkah konkret berupa penataan layanan ojek kendaraan sepeda motor di daerah itu.

"Ini meski segera ditata. Ojek-ojek yang beroperasi mesti dibentuk dalam pos-pos yang terdaftar secara resmi sehingga mudah diketahui dan dikontrol," katanya.

Lebih lanjut, Marius juga meminta agar wisatawan yang selanjutnya berkunjung ke Labuan Bajo dan sekitarnya agar memanfaatkan jasa angkutan resmi yang keberadaannya diketahui secara jelas.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kakek Perkosa Cucu di Aceh Terancam Dicambuk 200 Kali

Kakek Perkosa Cucu di Aceh Terancam Dicambuk 200 Kali

News | Rabu, 20 Juni 2018 | 15:28 WIB

Meluncur Sekarang: Oppo Find X Seharga 999 Euro

Meluncur Sekarang: Oppo Find X Seharga 999 Euro

Tekno | Rabu, 20 Juni 2018 | 13:15 WIB

Lagi, Kecerdasan Buatan "Ramalkan" Juara Piala Dunia 2018

Lagi, Kecerdasan Buatan "Ramalkan" Juara Piala Dunia 2018

Tekno | Senin, 18 Juni 2018 | 13:30 WIB

Sopir Grabcar Rampok dan Perkosa Ibu-ibu yang Lagi Haid

Sopir Grabcar Rampok dan Perkosa Ibu-ibu yang Lagi Haid

News | Kamis, 07 Juni 2018 | 20:10 WIB

Setubuhi Santriwati Usai Sahur, Ustaz Saleh Dikeroyok Massa

Setubuhi Santriwati Usai Sahur, Ustaz Saleh Dikeroyok Massa

News | Minggu, 03 Juni 2018 | 20:00 WIB

Terkini

Oknum Polisi Diduga Terlibat di Pabrik Narkoba Zenith Semarang, Apa Perannya?

Oknum Polisi Diduga Terlibat di Pabrik Narkoba Zenith Semarang, Apa Perannya?

News | Selasa, 14 April 2026 | 13:52 WIB

Sekjen DPR Menang Praperadilan, KPK Tak Menyerah: Hukum Belum Berakhir!

Sekjen DPR Menang Praperadilan, KPK Tak Menyerah: Hukum Belum Berakhir!

News | Selasa, 14 April 2026 | 13:44 WIB

Protes Pemberitaan dan Karikatur Surya Paloh, Massa Partai Nasdem Kepung Kantor Tempo di Palmerah

Protes Pemberitaan dan Karikatur Surya Paloh, Massa Partai Nasdem Kepung Kantor Tempo di Palmerah

News | Selasa, 14 April 2026 | 13:44 WIB

Geger Mobil Polisi Disebut Tabrak Warga Saat Tawuran di Tebet, Kapolsek Membantah

Geger Mobil Polisi Disebut Tabrak Warga Saat Tawuran di Tebet, Kapolsek Membantah

News | Selasa, 14 April 2026 | 13:35 WIB

Bagaimana Cara Amerika Serikat Blokade Selat Hormuz?

Bagaimana Cara Amerika Serikat Blokade Selat Hormuz?

News | Selasa, 14 April 2026 | 13:29 WIB

Manuver ke Putin dan Macron, Prabowo Dinilai Sedang Jalankan Strategi Penyeimbang Diplomasi

Manuver ke Putin dan Macron, Prabowo Dinilai Sedang Jalankan Strategi Penyeimbang Diplomasi

News | Selasa, 14 April 2026 | 13:27 WIB

Pengamat Sorot Titah Prabowo ke TNI, Polri dan BIN Sebelum ke Eropa: Sinyal Tegas Jaga Stabilitas

Pengamat Sorot Titah Prabowo ke TNI, Polri dan BIN Sebelum ke Eropa: Sinyal Tegas Jaga Stabilitas

News | Selasa, 14 April 2026 | 13:02 WIB

Jakarta Masih Rawan 'Rayap Besi', Pramono Anung: Pelan-Pelan Kami Benahi dan Tindak Tegas!

Jakarta Masih Rawan 'Rayap Besi', Pramono Anung: Pelan-Pelan Kami Benahi dan Tindak Tegas!

News | Selasa, 14 April 2026 | 12:52 WIB

Kenapa Amerika Serikat Pakai Nama Menteri Perang, Bukan Menteri Pertahanan?

Kenapa Amerika Serikat Pakai Nama Menteri Perang, Bukan Menteri Pertahanan?

News | Selasa, 14 April 2026 | 12:52 WIB

Benarkah Langit RI akan Dibuka untuk Pesawat Tempur AS? Kemhan Tegaskan Perjanjian Belum Final

Benarkah Langit RI akan Dibuka untuk Pesawat Tempur AS? Kemhan Tegaskan Perjanjian Belum Final

News | Selasa, 14 April 2026 | 12:42 WIB