Aman Abdurrahman Tak Takut Vonis Mati, Kutuk Bom Gereja Surabaya

Pebriansyah Ariefana, Ria Rizki Nirmala Sari

Jum'at, 22 Juni 2018 | 08:46 WIB
Aman Abdurrahman Tak Takut Vonis Mati, Kutuk Bom Gereja Surabaya
Terdakwa kasus dugaan serangan teror bom Thamrin dengan terdakwa Oman Rochman alias Aman Abdurrahman digiring petugas untuk mengikuti sidang yang beragendakan pembacaan replik atau tanggapan dari Jaksa penuntut umum (JPU) atas nota pembelaannya (pleidoi), di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Jakarta, Rabu (30/5).

Suara.com - Terdakwa kasus tindak pidana terorisme Aman Abdurrahman tidak takut dengan ancaman hukuman mati. Hal itu disampaikan saat dirinya menyampaikan nota pembelaan atau pledoi yang disampaikan dalam sidang lanjutan di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan, Jumat (25/5/2018) lalu.

Dengan lantang, Aman mengatakan dirinya tidak gentar dengan ancaman hukuman mati yang diajukan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) saat sidang satu pekan sebelumnya.

"Mau vonis seumur hidup silahkan, atau mau eksekusi mati silahkan juga. Jangan ragu atau berat hati. Tidak ada sedikitpun gentar dan rasa takut dengan hukuman dhalim kalian ini," ujar Aman.

Aman menyatakan akan terus memperjuangkan prinsip tauhid yang ia pegang kuat sampai kehidupan selanjutnya.

"Prinsip tauhid yang saya pegang dari Al-Quran dan As-Sunnah ini bukan untuk digadaikan dunia yang fana tapi untuk diperjuangkan dan dianut sampai mati," kata dia.

Ia pun sempat menyampaikan sedikit ancaman di akhir pembacaan nota pembelaannya sebab ia melihat hukuman mati tersebut merupakan sebuah bentuk kedzaliman.

"Aku hanya bersandar kepada sang penguasa dunia dan akhirat. Dan nantikanlah oleh kalian balasan kedhaliman ini di dunia dan di akhirat," imbuh Aman.

Dalam sidang itu, Aman pun mengutuk aksi teror bom bunuh diri di 3 gereja di Surabaya, Jawa Timur. Dia menilai pelaku aksi itu tidak memiliki akal sehat. Aman melihat aksi teror bom di area Gereja Kristen Indonesia (GKI), Surabaya dengan membawa serta anak-anaknya tidak termasuk dalam ajaran jihad.

"Kejadian ibu yang menuntun anak meledakkan diri di parkiran gereja adalah tindakan yang tidak mungkin muncul dari orang yang memahami ajaran Islam dalam jihad. Bahkan tidak mungkin muncul dari orang yang sehat akalnya," kata Aman di dalam ruangan sidang.

Selain itu, Aman pun mengatakan bahwa seluruh pelaku aksi bom teror di Surabaya mengidap sakit jiwa. Salah satunya ialah kasus bom di Polrestabes Surabaya. Pelaku teror bom tersebut membawa serta anak-anaknya.

"Itu merupakan tindakan keji dengan dalih jihad. Dari kejadian di Surabaya itu saya katakan, orang-orang yang melakukannya atau merestuinya atau mengajarkan, atau menamakan jihad adalah orang-orang yang sakit jiwa," ucapnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Bukan Tuduhan Aksi Terorisme, Aman Rela Dihukum karena Ini

Bukan Tuduhan Aksi Terorisme, Aman Rela Dihukum karena Ini

News | Jum'at, 22 Juni 2018 | 08:40 WIB

Dituntut Mati dan Mau Divonis, Aman Tetap Mengaku Tak Mengebom

Dituntut Mati dan Mau Divonis, Aman Tetap Mengaku Tak Mengebom

News | Jum'at, 22 Juni 2018 | 08:29 WIB

Jelang Vonis Aman Abdurrahman, Polisi Sterilkan PN Jaksel

Jelang Vonis Aman Abdurrahman, Polisi Sterilkan PN Jaksel

News | Jum'at, 22 Juni 2018 | 07:36 WIB

Sniper Disiagakan di Sidang Gembong Teroris Aman Abdurrahman

Sniper Disiagakan di Sidang Gembong Teroris Aman Abdurrahman

News | Kamis, 21 Juni 2018 | 21:09 WIB

Polisi Ungkap Bahasa Tubuh Aman Abdurrahman Mengundang Aksi Teror

Polisi Ungkap Bahasa Tubuh Aman Abdurrahman Mengundang Aksi Teror

News | Kamis, 21 Juni 2018 | 19:54 WIB

Terkini

Penipuan Online hingga Hoaks Bansos, Ini Disinformasi yang Banyak Menyasar Warga Jakarta

Penipuan Online hingga Hoaks Bansos, Ini Disinformasi yang Banyak Menyasar Warga Jakarta

News | Senin, 02 November 2026 | 14:34 WIB

Rekonstruksi Pembunuhan Bayi di Kebayoran Lama, Pelaku Celupkan Kepala Korban ke Ember

Rekonstruksi Pembunuhan Bayi di Kebayoran Lama, Pelaku Celupkan Kepala Korban ke Ember

News | Senin, 02 November 2026 | 14:34 WIB

Telkom Raup Pendapatan Rp113,5 Triliun melalui Pertumbuhan 4 Segmen Bisnis Utama

Telkom Raup Pendapatan Rp113,5 Triliun melalui Pertumbuhan 4 Segmen Bisnis Utama

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 14:32 WIB

Jelang FIFA Matchday November 2026, John Herdman Coret Ole Romeny dari Skuad Timnas Indonesia?

Jelang FIFA Matchday November 2026, John Herdman Coret Ole Romeny dari Skuad Timnas Indonesia?

Bola | Senin, 02 November 2026 | 14:32 WIB

Anggota Wantimpres: Secara Hukum, RI Tak Lagi Punya Wakil Presiden yang Sah

Anggota Wantimpres: Secara Hukum, RI Tak Lagi Punya Wakil Presiden yang Sah

News | Senin, 02 November 2026 | 14:32 WIB

Ketika 'Mayat' Bangkit Demi Rp2 Miliar: MD Pictures Rilis Film Komedi Segar Gak Ada Matinya

Ketika 'Mayat' Bangkit Demi Rp2 Miliar: MD Pictures Rilis Film Komedi Segar Gak Ada Matinya

Entertainment | Senin, 02 November 2026 | 14:30 WIB

Review Buku Little Women: Perjalanan Empat Saudari Menemukan Arti Kedewasaan

Review Buku Little Women: Perjalanan Empat Saudari Menemukan Arti Kedewasaan

Your Say | Senin, 02 November 2026 | 14:30 WIB

Gandeng Komdigi, Pemprov DKI Siapkan Duta Antihoaks di Sekolah-Sekolah Jakarta

Gandeng Komdigi, Pemprov DKI Siapkan Duta Antihoaks di Sekolah-Sekolah Jakarta

News | Senin, 02 November 2026 | 14:29 WIB

Prabowo Panggil Tim Ekonomi ke Istana, Ada Menkeu hingga Gubernur BI

Prabowo Panggil Tim Ekonomi ke Istana, Ada Menkeu hingga Gubernur BI

News | Senin, 02 November 2026 | 14:28 WIB

Hujan Mulai Guyur Sejumlah Wilayah, BNPB Pertimbangkan Pindahkan Armada Modifikasi Cuaca

Hujan Mulai Guyur Sejumlah Wilayah, BNPB Pertimbangkan Pindahkan Armada Modifikasi Cuaca

News | Senin, 02 November 2026 | 14:21 WIB

×