Polisi Tunda Penerapan Tes Psikologi Pada Pembuatan SIM

Iwan Supriyatna | Yosea Arga Pramudita
Polisi Tunda Penerapan Tes Psikologi Pada Pembuatan SIM
Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Raden Prabowo Argo Yuwono [suara.com/Welly Hidayat]

"Bahwa pelaksanaannya ditunda untuk tes psikologinya,"

Suara.com - Polda Metro Jaya menunda penerapan tes psikologi untuk pembuatan Surat Izin Mengemudi (SIM). Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono mengatakan, penundaan tersebut karena sistem sedang dalam perbaikan guna mencari hasil yang maksimal.

"Sesuai petunjuk Bapak Kapolda, bahwa pelaksanaannya ditunda untuk tes psikologinya," kata Argo di Polda Metro Jaya, Jumat (22/6/2018).

Argo belum bisa memastikan sampai kapan penundaan penerapan tes psikologi tersebut. Pihaknya masih berkoordinasi dengan Satpas SIM untuk kesiapan tes tersebut.

"Sampai kapan penundaannya nanti diberitahukan kemudian. Jadi intinya pelaksanaan tes psikologi permohonan SIM ditunda," jelasnya.

Untuk diketahui, Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Metro Jaya akan menambahkan persyaratan baru bagi para calon pembuat Surat Izin Mengemudi (SIM) Umum. Persyaratannya itu ialah tes psikologi.

Dalam tes psikologi itu, Ditlantas akan bekerja sama dengan lembaga psikologi dibantu oleh tim psikologi Polda Metro Jaya.

Diketahui, SIM Umum ialah SIM yang wajib dimiliki oleh pengendara angkutan umum atau lebih dikenal dengan kendaraan plat kuning.

"Mereka itu dianggap harus punya kompetensi lebih dibandingkan yang lain. Karena mereka mengangkut penumpang dan dibayar," kata Kasi SIM Ditlantas Polda Metro Jaya Kompol Fahri Siregar saat dihubungi wartawan, Selasa (19/6/2018).

Suara.Com

Suara.com adalah portal berita yang
menyajikan informasi terhangat, baik peristiwa politik, bisnis, hukum, entertainment...

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS