Kemendagri: ASN Jangan Jadikan Masa Tenang Jadi Masa Tegang

Pebriansyah Ariefana, Yosea Arga Pramudita

Senin, 25 Juni 2018 | 18:24 WIB
Kemendagri: ASN Jangan Jadikan Masa Tenang Jadi Masa Tegang
Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo. (Suara.com/Ria Rizki Nirmala Sari)

Suara.com - Dirjen kependudukan dan Pencatatan Sipil Kemendagri Zudan Arif mengatakan Kemendari mendorong kepada penyelenggara pemilu, KPU, Bawaslu, dan seluruh masyarakat untuk menjadikan Pilkada 2018 sebagai ajang pesta demokrasi. Kemendagri juga mendorong pemerintah daerah di 514 Kabupaten dan Kota juga 34 Provinsi untuk bergerak bersama untuk meyukseskan Pilkada serentak mendatang.

Kemendagri meminta kepada masyarakat untuk menggunakan hak pilihnya dalam Pilkada mendatang. Zudan menghimbau masyarakat untuk tidak golput.

"Pilihlah yang paling baik menurut masyarakat. Pilihlah 17 Gubernur dan Wakil Gubernur baru, 39 Walikota dan Wakil Walikota baru serta 115 Bupati dan Wakil Bupati. Mari seluruh masyarakat daerah pemilihan ini berbondong-bondong datang ke TPS dengan sukacita," kata Zudan di Ruang Serba Guna Kemkominfo, Jalan Medan Merdeka Barat No.9, Jakarta Pusat, Senin (25/6/2018).

Zudan menuturkan himbauan tersebut penting karena Pilkada mendatang sebagai ajang memilih pemimpin yang amanat serta mampu mentransformasi program-programnya.

Zudan juga menghimbau kepada Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk menjaga netralitas. Baginya netralitas ASN bisa menjadi tumpuan agar Pilkada serentak berjalan dengan baik.

"Di masa tenang ini ASN jangan jadikan masa tenang sebagai masa tegang dengan bergerilia dibawah tanah. Kemendagri sangat menegaskan persoalan netralitas ini," jelasnya.

Kemendagri juga telah berkoordinasi dengan Badan Kepegawaian Negara dan Menpan terkait pemberian sanksi tegas kepada ASN yang melanggar. Sanksi tersebut mulai dari sanksi ringan, sedang, dan berat.

"Mulai turun pangkat, non job, sampai pemberentian dari PNS. Dilihat dari proporsi tingkat kesalahannya," tutur Zudan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pilkada Buleleng 2018 Diprediksi Paling Rawan di Bali

Pilkada Buleleng 2018 Diprediksi Paling Rawan di Bali

News | Senin, 25 Juni 2018 | 17:23 WIB

Asik! 27 Juni Hari Libur Nasional untuk Pencoblosan Pilkada

Asik! 27 Juni Hari Libur Nasional untuk Pencoblosan Pilkada

News | Senin, 25 Juni 2018 | 16:57 WIB

75 TPS Pilkada Serentak 2018 di Bekasi Rawan Bentrok

75 TPS Pilkada Serentak 2018 di Bekasi Rawan Bentrok

News | Senin, 25 Juni 2018 | 16:39 WIB

Teroris Berencana Bom Bunuh Diri di TPS Pilkada 2018

Teroris Berencana Bom Bunuh Diri di TPS Pilkada 2018

News | Senin, 25 Juni 2018 | 16:34 WIB

Kapolri: Kelompok Bersenjata di Papua untuk Curangi Pilkada

Kapolri: Kelompok Bersenjata di Papua untuk Curangi Pilkada

News | Senin, 25 Juni 2018 | 16:00 WIB

Terkini

Kepala BPN Kabupaten Bogor Diamankan KPK dalam OTT, 17 Orang Diperiksa

Kepala BPN Kabupaten Bogor Diamankan KPK dalam OTT, 17 Orang Diperiksa

Jabar | Senin, 14 September 2026 | 23:42 WIB

Di Balik Penembakan 3 ASN di Muliama: Mengapa Konflik Bersenjata Papua Tak Kunjung Reda?

Di Balik Penembakan 3 ASN di Muliama: Mengapa Konflik Bersenjata Papua Tak Kunjung Reda?

News | Senin, 14 September 2026 | 22:51 WIB

Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor

Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor

News | Senin, 14 September 2026 | 22:08 WIB

KPK Konfirmasi Penindakan Senyap, Pihak Kantor Pertanahan Terjaring OTT

KPK Konfirmasi Penindakan Senyap, Pihak Kantor Pertanahan Terjaring OTT

Bogor | Senin, 14 September 2026 | 22:05 WIB

Jakarta Kian Seksi Bagi Musisi Dunia, Pramono: BTS hingga Kanye West Pilih Konser di Sini

Jakarta Kian Seksi Bagi Musisi Dunia, Pramono: BTS hingga Kanye West Pilih Konser di Sini

News | Senin, 14 September 2026 | 22:00 WIB

Puluhan Siswa MTsN 2 Kisaran Diduga Keracunan Usai Santap MBG

Puluhan Siswa MTsN 2 Kisaran Diduga Keracunan Usai Santap MBG

Sumut | Senin, 14 September 2026 | 21:53 WIB

Toilet Terminal Bubulak Dikeluhkan Sopir dan Pedagang, Jauh hingga Berbayar

Toilet Terminal Bubulak Dikeluhkan Sopir dan Pedagang, Jauh hingga Berbayar

Jabar | Senin, 14 September 2026 | 21:47 WIB

Dugaan Pelecehan di Klub SCBD, Pengacara Korban Curiga Betrand Peto Dalam Pengaruh Zat Tertentu

Dugaan Pelecehan di Klub SCBD, Pengacara Korban Curiga Betrand Peto Dalam Pengaruh Zat Tertentu

News | Senin, 14 September 2026 | 21:38 WIB

Kabut Asap, Penderita ISPA di Pekanbaru Melonjak Capai 400 Orang per Hari

Kabut Asap, Penderita ISPA di Pekanbaru Melonjak Capai 400 Orang per Hari

Riau | Senin, 14 September 2026 | 21:37 WIB

Operasi SAR 8 Korban Hilang di Gunung Anak Krakatau Diperpanjang hingga 17 September

Operasi SAR 8 Korban Hilang di Gunung Anak Krakatau Diperpanjang hingga 17 September

Banten | Senin, 14 September 2026 | 21:37 WIB

×