Terus Aktif, Gunung Agung Meletus Tiga Kali Pagi Ini

Vania Rossa

Senin, 02 Juli 2018 | 07:20 WIB
Terus Aktif, Gunung Agung Meletus Tiga Kali Pagi Ini
Asap dan abu vulkanis keluar dari kawah Gunung Agung terlihat dari Desa Datah, Karangasem, Bali, Jumat (29/6).

Suara.com - Gunung Agung terus aktif dan pagi ini, Senin (2/7/2018), dan kembali meletus lagi sebanyak tiga kali.

Hal tersebut dibenarkan oleh Kepala Sub Bidang Mitigasi Wilayah Timur PVMBG, Devy Kamil Syahbana. "Iya, Gunung Agung kembali erupsi. Tapi erupsi eksplosi pendek-pendek seperti yang terjadi pada 27 Juni lalu," paparnya.

Berdasarkan data KESDM, Badan Geologi PVMBG Pos Pengamatan Gunung Api Gunung Agung, gunung yang ada di Karangsem itu erupsi dengan ketinggian kolom abu 2.000 meter di atas puncak atau sekitar 5.142 meter di atas permukaan laut.

Kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas tebal condong ke arah barat. Erupsi ini terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 18 mm dan durasi 3 menit 47 detik.

Kemudian terjadi erupsi susulan pada pukul 06.41 WITA dan 06.55 WITA dengan tinggi kolom abu masing-masing teramati setinggi 1.000 meter di atas puncak atau 4.142 meter di atas permukaan laut dan 700 meter di atas puncak atau sekitar 3.842 meter di atas permukaan laut.

Kedua erupsi susulan ini terekam di seismogram masing-masing dengan amplitudo maksimum 18 mm dan 20 mm, durasi 2 menit 11 detik dan 2 menit 38 detik.

Saat ini, status Gunung Agung masih berada di level III atau siaga. PVMBG hingga saat ini merekomendasikan masyarakat di sekitar Gunung Agung dan pendaki, pengunjung, serta wisatawan agar tidak berada, tidak melakukan pendakian, dan tidak melakukan aktivitas apapun di Zona Perkiraan Bahaya, yaitu di seluruh area di dalam radius 4 km dari kawah puncak Gunung Agung.

Zona Perkiraan Bahaya sifatnya dinamis dan terus dievaluasi dan dapat diubah sewaktu-waktu mengikuti perkembangan data pengamatan Gunung Agung yang paling aktual.

Masyarakat yang bermukim dan beraktivitas di sekitar aliran-aliran sungai yang berhulu di Gunung Agung agar mewaspadai potensi ancaman bahaya sekunder berupa aliran lahar hujan yang dapat terjadi terutama pada musim hujan dan jika material erupsi masih terpapar di area puncak. Area landaian aliran lahar hujan mengikuti aliran-aliran sungai yang berhulu di Gunung Agung.

baca juga

Sebelum terjadi erupsi periode pengamatan pukul 00.00 hingga 06.00 WITA, petugas PVMBG, Pos Pengamatan Gunung Agung, Anwar Sidiq, melaporkan adanya teramati sinar api di atas puncak kawah dan terlihat ada asap putih dengan intensitas tebal dengan tinggi 500 meter. Secara kegempaan, ada embusan terjadi 11 kali dan tektonik jauh sebanyak 2 kali. (Luh Wayanti)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Erupsi Gunung Agung, Ratusan Penumpang Meradang di Bandara Soetta

Erupsi Gunung Agung, Ratusan Penumpang Meradang di Bandara Soetta

News | Minggu, 01 Juli 2018 | 13:30 WIB

Magmatik Gunung Agung Masih Dinamis dan Belum Stabil

Magmatik Gunung Agung Masih Dinamis dan Belum Stabil

News | Jum'at, 29 Juni 2018 | 18:59 WIB

Gunung Agung Erupsi, Wings Air Pilih Refund Tiket

Gunung Agung Erupsi, Wings Air Pilih Refund Tiket

News | Jum'at, 29 Juni 2018 | 18:14 WIB

Terkini

Ancaman Final Piala Dunia 2026: Bernafas di New York Seperti Hisap 10 Batang Rokok

Ancaman Final Piala Dunia 2026: Bernafas di New York Seperti Hisap 10 Batang Rokok

News | Jum'at, 17 Juli 2026 | 10:50 WIB

Anwar Ibrahim: Investasi Rp880 Miliar Kami Ditipu Secara Terencana di Perusahaan Indonesia

Anwar Ibrahim: Investasi Rp880 Miliar Kami Ditipu Secara Terencana di Perusahaan Indonesia

Bisnis | Jum'at, 17 Juli 2026 | 10:50 WIB

Cara Beli Tiket Timnas Indonesia di Piala AFF 2026, Cek Jadwal Laga dan Harga Resminya

Cara Beli Tiket Timnas Indonesia di Piala AFF 2026, Cek Jadwal Laga dan Harga Resminya

Bola | Jum'at, 17 Juli 2026 | 10:49 WIB

Wakil Ketua DPR Apresiasi Groundbreaking Proyek Masela Rp355 Triliun

Wakil Ketua DPR Apresiasi Groundbreaking Proyek Masela Rp355 Triliun

DPR | Jum'at, 17 Juli 2026 | 10:44 WIB

Panduan Memilih Ukuran Sepatu US dan UK untuk Kaki Orang Indonesia agar Tidak Salah Beli

Panduan Memilih Ukuran Sepatu US dan UK untuk Kaki Orang Indonesia agar Tidak Salah Beli

Lifestyle | Jum'at, 17 Juli 2026 | 10:43 WIB

Aktivis Perempuan Vietnam Bikin Sejarah di Jalur Gaza Usai Lakukan Ini

Aktivis Perempuan Vietnam Bikin Sejarah di Jalur Gaza Usai Lakukan Ini

News | Jum'at, 17 Juli 2026 | 10:41 WIB

Yamaha Kembangkan Motor 'Berakal', Wujudnya Bak Kendaraan Antariksa

Yamaha Kembangkan Motor 'Berakal', Wujudnya Bak Kendaraan Antariksa

Otomotif | Jum'at, 17 Juli 2026 | 10:39 WIB

24 Korban KM Nurul Salsa Masih Hilang, Basarnas Kerahkan KN SAR Kamajaya

24 Korban KM Nurul Salsa Masih Hilang, Basarnas Kerahkan KN SAR Kamajaya

Sulsel | Jum'at, 17 Juli 2026 | 10:34 WIB

4 Rekomendasi Parfum SAFF & Co. Paling Wangi dan Tahan Lama, Lengkap dengan Review

4 Rekomendasi Parfum SAFF & Co. Paling Wangi dan Tahan Lama, Lengkap dengan Review

Lifestyle | Jum'at, 17 Juli 2026 | 10:31 WIB

I Want to Die but I Want to Eat Tteokbokki: Bertahan Hidup Lewat Harapan-harapan Kecil

I Want to Die but I Want to Eat Tteokbokki: Bertahan Hidup Lewat Harapan-harapan Kecil

Your Say | Jum'at, 17 Juli 2026 | 10:30 WIB

×