Tiga KRI Lantamal VI Dikerahkan Evakuasi Penumpang KM Lestari

Rizki Nurmansyah

Rabu, 04 Juli 2018 | 01:03 WIB
Tiga KRI Lantamal VI Dikerahkan Evakuasi Penumpang KM Lestari
Penjabat Gubernur Sulsel, Sumarsono, memberikan keterangan pers terkait tenggelamnya KM Lestari Maju di perairan Selayar, Selasa (3/7/2018). [Suara.com/Lirzam Wahid]

Suara.com - Hingga pukul 22.00 WITA, tim pencari berhasil mengevakuasi sekitar 108 penumpang KM Lestari Maju yang tenggelam dan kandas di perairan Selayar, Sulawesi Selatan, Selasa (3/7/2018).

Penjabat Gubernur Sulsel Sumarsono menerangkan, hingga saat ini laporan yang diperoleh dari pemerintah setempat, korban meninggal sudah mencapai 24 jiwa.

Sementara puluhan lainnya berhasil diselamatkan tim penyelamat maupun nelayan.

Baca Juga: Indonesia Open 2018: Owi / Butet Melenggang ke Babak Kedua

Untuk korban selamat, saat ini sebanyak 17 orang dirawat di RSU KH Hayyung, Selayar. Kemudian 32 lainnya dirawat di Puskesmas Batangmata dan sisanya 35 orang di Puskesmas Parangia.

"Korban yang meninggal umumnya yang karena panik, lompat ke laut tanpa mengenakan pelampung. Padahal ombaknya sangat besar," jelas Sumarsono dalam keterangan persnya, Selasa malam.

Fery KM Lestari Maju tenggelam di Bulukumba. (ist)
Fery KM Lestari Maju tenggelam di Bulukumba. (ist)

Sumarsono menerangkan, puluhan penumpang dilaporkan masih bertahan di bangkai kapal yang karam di perairan dangkal Selayar.

Untuk itu, berdasarkan hasil rapat Forkompimda Sulsel, dikerahkan tiga Kapal Republik Indonesia (KRI) milik Lantamal VI Makassar menuju lokasi karamnya KM Lestari Maju.

Fery KM Lestari Maju tenggelam di Bulukumba. (ist)
Fery KM Lestari Maju tenggelam di Bulukumba. (ist)

Adapun KRI yang ditugaskan yakni, KRI Madidihang 885, KRI Layang 635, Kal Sulupari, serta Kapal Sea Raider.

"Meskipun sudah malam dan ombak tinggi, pencarian tetap dilakukan karena masih ada puluhan penumpang bertahan di atas kapal," jelas Sumarsono.

Baca Juga: Tak Ingin Cari Alasan, Jonatan Akui Kalah "Ilmu" dari Axelsen

Terlepas dari itu, Sumarsono mengaku bakal melakukan evaluasi terhadap instansi terkait atas insiden tersebut. Sebab diduga karamnya KM Lestari Maju disebabkan kelalaian pengawasan.

Sumarsono menambahkan, KM Lestari Maju mestinya dinyatakan tak lagi layak operasi. Sebab telah berusia tua dan kapal penyeberangan itu juga mengalami kerusakan. [Lirzam Wahid]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Di Ujung Tahta Pajajaran: Tragedi dan Intrik Politik di Akhir Kekuasaan

Di Ujung Tahta Pajajaran: Tragedi dan Intrik Politik di Akhir Kekuasaan

Your Say | Rabu, 06 Mei 2026 | 11:13 WIB

Lewat "Seandainya", Andris Perkenalkan Lagi Lagu Tito Sumarsono ke Milenial

Lewat "Seandainya", Andris Perkenalkan Lagi Lagu Tito Sumarsono ke Milenial

Entertainment | Selasa, 10 Oktober 2023 | 02:05 WIB

Terkini

KPK Jangan Melempem! Usut Tuntas Skandal Amplop Menhut Raja Juli di Kasus Suap Hutan Kuansing

KPK Jangan Melempem! Usut Tuntas Skandal Amplop Menhut Raja Juli di Kasus Suap Hutan Kuansing

News | Rabu, 08 Juli 2026 | 09:33 WIB

DPRD DKI Nilai Tarif Transjakarta Naik Jadi Rp 5.000 Masih Wajar, Ini Alasannya

DPRD DKI Nilai Tarif Transjakarta Naik Jadi Rp 5.000 Masih Wajar, Ini Alasannya

News | Rabu, 08 Juli 2026 | 09:08 WIB

KPK Doakan Gus Yaqut Cepat Sembuh agar Proses Hukum Kasus Korupsi Haji Segera Rampung

KPK Doakan Gus Yaqut Cepat Sembuh agar Proses Hukum Kasus Korupsi Haji Segera Rampung

News | Rabu, 08 Juli 2026 | 07:39 WIB

Momen Akrab Gibran, Puan, Muzani, dan Sultan di Parlemen, Ternyata Bahas Soal Ini

Momen Akrab Gibran, Puan, Muzani, dan Sultan di Parlemen, Ternyata Bahas Soal Ini

News | Rabu, 08 Juli 2026 | 07:05 WIB

Kemasan Rokok Seragam Berisiko Tabrak UU Merek, Wamenkum: Jangan Over Regulation!

Kemasan Rokok Seragam Berisiko Tabrak UU Merek, Wamenkum: Jangan Over Regulation!

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 22:45 WIB

Sebut Polri Paling Korup, Burhanuddin Muhtadi Bongkar Kelemahan Survei IndexMundi

Sebut Polri Paling Korup, Burhanuddin Muhtadi Bongkar Kelemahan Survei IndexMundi

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 22:23 WIB

Jalan Cinta Amblas Nyaris 90 Derajat, DKI Bongkar Pemicunya: Tanggul Kali Sunter Retak!

Jalan Cinta Amblas Nyaris 90 Derajat, DKI Bongkar Pemicunya: Tanggul Kali Sunter Retak!

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 22:20 WIB

Isi Amplop Menhut Raja Juli Masih Misteri, KPK Duga Suap Hutan Kuansing Pakai Dolar Singapura

Isi Amplop Menhut Raja Juli Masih Misteri, KPK Duga Suap Hutan Kuansing Pakai Dolar Singapura

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 22:05 WIB

Jokowi Mau Jadikan Jateng 'Kandang Gajah', Gerindra: Bagus, Kompetisi Politik Makin Sehat!

Jokowi Mau Jadikan Jateng 'Kandang Gajah', Gerindra: Bagus, Kompetisi Politik Makin Sehat!

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 21:44 WIB

Bupati Kuansing Diduga Kumpulkan Duit dari 914 Anggota KUD untuk Suap Pelepasan Hutan

Bupati Kuansing Diduga Kumpulkan Duit dari 914 Anggota KUD untuk Suap Pelepasan Hutan

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 21:35 WIB

×