Bangganya, Surabaya Sekelas Kazan, Hamburg dan Tokyo

RR Ukirsari Manggalani

Senin, 09 Juli 2018 | 15:15 WIB
Bangganya, Surabaya Sekelas Kazan, Hamburg dan Tokyo
Bu Risma bersama para penerima penghargaan Lee Kwan Yew di Singapura [dok. Walikota Surabaya].

Suara.com - Kota Surabaya menerima penghargaan Lee Kwan Yew World City Prize kategori special mention, Senin (08/07/2018).  Bangganya, Surabaya sekelas Kazan, Hamburg dan Tokyo. Sebelum penyerahan penghargaan, Tri Rismaharini, Wali Kota Surabaya mengikuti acara special gathering bersama empat wali kota peraih special mention di Expo and Convention Center Marina Bay Sands, Singapura.

Setidaknya ada empat kota di dunia ini yang meraih penghargaan Lee Kwan Yew World City Prize kategori special mention. Selain Surabaya, ada pula Hamburg di Jerman, Kazan di Rusia dan Tokyo di Jepang. Penghargaan ini sekaligus membuktikan bahwa Kota Surabaya sudah sejajar dengan kota-kota besar di dunia. Bangganya, Surabaya sekelas Kazan, Hamburg dan Tokyo.

Sekretaris pelaksana Lee Kwan Yew World City Prize, Ng Lye Hock Larry mengatakan keempat kota di dunia yang mendapatkan penghargaan itu adalah kota yang memiliki keistimewaan masing-masing. Termasuk Kota Surabaya yang sangat serius menjaga perkampungan sebagai bagian dari perkembangan kotanya. 

"Kebanyakan di kota dunia, kampung itu dihancurkan, tetapi di Surabaya malah dijaga dan dilestarikan dengan diberi fasilitas dasar dan berkemanusiaan, indah sekali," kata Larry di hadapan empat wali kota dunia peraih special mention Lee Kwan Yew.

Bahkan, ia juga memuji dan mengapresiasi kinerja Wali Kota Risma yang berlatarbelakang arsitek dan memanfaatkannya untuk membangun Kota Surabaya. Hebatnya lagi, pembangunan itu tidak  memupus keberadaan perkampungan.

"Kemampuan Bu Risma sebagai arsitek sangat hebat, membangun dengan tetap menjaga keutuhan kampung," ungkap Ng Lye Hock Larry.

Selain itu, ia juga menjelaskan keunggulan dari tiga kota peraih penghargaan Lee Kwan Yew kategori special mention itu. Ketiganya, memiliki keunggulan masing-masing yang juga jarang ditemukan di kota lainnya.

"Kazan, Rusia mempunyai keunggulan menarik karena ratusan tahun dihuni 50 persen Islam dan 50 persen Kristen. Jika Tokyo, adalah contoh kota yang sudah mapan secara bertahun-tahun dan menjadi menarik secara bertahun-tahun, dan Hamburg adalah kota khas di Jerman yang menjadi kota terbaik," pungkasnya.

Di sela-sela acara itu, Wali Kota Risma juga mengadakan pertemuan dengan sejumlah tokoh dan menteri. Saat itu, berkali-kali Wali Kota Risma dan Kota Surabaya dipuji, termasuk keindahan taman-tamannya.  Bangganya, Surabaya Sekelas Kazan, Hamburg dan Tokyo. Dimas Angga Perkasa 

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Polisi dan Tentara Kepung Asrama Mahasiswa Papua di Surabaya

Polisi dan Tentara Kepung Asrama Mahasiswa Papua di Surabaya

News | Sabtu, 07 Juli 2018 | 00:45 WIB

Pasca Bom Pasuruan, Pengamanan Kota Surabaya Diperketat

Pasca Bom Pasuruan, Pengamanan Kota Surabaya Diperketat

News | Jum'at, 06 Juli 2018 | 15:08 WIB

Anak Pembom Pasuruan Menangis Kesakitan Muka dan Kaki Kena Bom

Anak Pembom Pasuruan Menangis Kesakitan Muka dan Kaki Kena Bom

News | Jum'at, 06 Juli 2018 | 12:33 WIB

Teroris Bom Pasuruan Terlibat Peledakan Pos Polisi Kalimalang

Teroris Bom Pasuruan Terlibat Peledakan Pos Polisi Kalimalang

News | Jum'at, 06 Juli 2018 | 11:15 WIB

Terkini

Banjir Aceh Selatan Meluas, 205 Warga Mengungsi dan 794 Jiwa Terdampak

Banjir Aceh Selatan Meluas, 205 Warga Mengungsi dan 794 Jiwa Terdampak

Sumut | Rabu, 04 November 2026 | 12:43 WIB

Pengusutan Kasus Korupsi ATR/BPN, KPK Telisik SDM Summarecon Agung

Pengusutan Kasus Korupsi ATR/BPN, KPK Telisik SDM Summarecon Agung

Bogor | Rabu, 04 November 2026 | 12:42 WIB

Profil Ahrie Sonta Tersangka Penyadapan: Orang Kepercayaan Listyo Sigit, Pernah Jadi Ajudan Prabowo

Profil Ahrie Sonta Tersangka Penyadapan: Orang Kepercayaan Listyo Sigit, Pernah Jadi Ajudan Prabowo

News | Rabu, 04 November 2026 | 12:37 WIB

KONI Jabar Evaluasi Pembinaan Atlet Lewat Porprov XV 2026, Bidik PON 2028

KONI Jabar Evaluasi Pembinaan Atlet Lewat Porprov XV 2026, Bidik PON 2028

Jabar | Rabu, 04 November 2026 | 12:36 WIB

Jokowi Bakal Jadi Saksi di Sidang Roy Suryo, Polda Metro Jaya Siapkan Pengamanan di PN Jaktim Besok

Jokowi Bakal Jadi Saksi di Sidang Roy Suryo, Polda Metro Jaya Siapkan Pengamanan di PN Jaktim Besok

News | Rabu, 04 November 2026 | 12:32 WIB

Kasatgas Tito Kunjungi Pidie Jaya, Tinjau Tanggul Terdampak Banjir Susulan

Kasatgas Tito Kunjungi Pidie Jaya, Tinjau Tanggul Terdampak Banjir Susulan

News | Rabu, 04 November 2026 | 12:32 WIB

Bendungan Karian Menyusut, Pasokan Air Irigasi di Banten Dipastikan Aman

Bendungan Karian Menyusut, Pasokan Air Irigasi di Banten Dipastikan Aman

Banten | Rabu, 04 November 2026 | 12:31 WIB

Review A Love Other Than Yours: Pahitnya Realita Hubungan Jangka Panjang

Review A Love Other Than Yours: Pahitnya Realita Hubungan Jangka Panjang

Your Say | Rabu, 04 November 2026 | 12:30 WIB

3 Rekomendasi Moisturizer Lokal Pengunci Kolagen untuk Usia 50 Tahun ke Atas, Mulai Rp16 Ribuan

3 Rekomendasi Moisturizer Lokal Pengunci Kolagen untuk Usia 50 Tahun ke Atas, Mulai Rp16 Ribuan

Lifestyle | Rabu, 04 November 2026 | 12:28 WIB

Suahasil Tambah Anggaran Subsidi dan Kompensasi Energi Jadi Rp 500 T Imbas Kenaikan Harga Minyak

Suahasil Tambah Anggaran Subsidi dan Kompensasi Energi Jadi Rp 500 T Imbas Kenaikan Harga Minyak

Bisnis | Rabu, 04 November 2026 | 12:26 WIB

×