Polisi dan Tentara Kepung Asrama Mahasiswa Papua di Surabaya

Pebriansyah Ariefana | Suara.com

Sabtu, 07 Juli 2018 | 00:45 WIB
Polisi dan Tentara Kepung Asrama Mahasiswa Papua di Surabaya
Asrama mahasiswa Papua di Jalan Kalasan Surabaya dikepung aparat keamanan. (Suara.com/Dimas)

Suara.com - Asrama mahasiswa Papua di jalan Kalasan Surabaya dikepung aparat keamanan. Sempat terjadi ketegangan di sana.

Pengacara publik Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Surabaya Muhammad Soleh mengatakan Asrama Mahasiswa Papua, sempat dikepung oleh pihak keamanan, Jumat (6/7/2018) malam.

"Sebelumnya, sekitar jam 7 malam, ada beberapa Intel (Intelijen) yang sudah mengawasi. Sekitar pukul 19.30 WIB sampai pukul 20.00 WIB, datang pasukan yang terdiri dari Satpol PP, Polisi dan TNI mencoba masuk dengan alasan mau mengadakan pendataan dan Yustisi katanya," ujar Soleh pada Suara.com

Soleh dan perwakilan mahasiswa Papua yang ada di sana menanyakan kepada Camat Tambaksari, Ridwan Mubarun, yang kebetulan datang ke lokasi, soal surat tugas mereka.

"Kami menanyakan ada surat perintahnya, dan mereka menjawab kami dari pemerintahan, jadi tidak perlu hal itu. Saya menjawab, oh tidak bisa gitu juga pak, kalau memang ini operasi yustisi, kenapa hanya teman-teman Papua saja dan yang lain tidak," imbuhnya.

Saat melakukan operasi yustisi, polisi dan tentara itu mendobrak meda dan mengeluarkan kata-kata kotor. Bahkan salah stau mahasiswi melakukan pelecehan.

"Beberapa aparat yang datang mengeluarkan kata-kata tidak pantas, sebagian dobrak-dobrak meja. Dan saya serta salah satu mahasiswi dari Surabaya diseret, dan teman mahasiswi itu merasa dilecehkan oleh salah satu pihak aparat," ungkapnya.

Meski begitu, pihak mahasiswa Papua ini menawarkan audiensi dengan Pak Camat, tepatnya besok.

"Dari Mahasiswa Papua silahkan audensi, tapi dengan syarat tanpa aparat," paparnya. (Dimas Angga P)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pasca Bom Pasuruan, Pengamanan Kota Surabaya Diperketat

Pasca Bom Pasuruan, Pengamanan Kota Surabaya Diperketat

News | Jum'at, 06 Juli 2018 | 15:08 WIB

Anak Pembom Pasuruan Menangis Kesakitan Muka dan Kaki Kena Bom

Anak Pembom Pasuruan Menangis Kesakitan Muka dan Kaki Kena Bom

News | Jum'at, 06 Juli 2018 | 12:33 WIB

Teroris Bom Pasuruan Terlibat Peledakan Pos Polisi Kalimalang

Teroris Bom Pasuruan Terlibat Peledakan Pos Polisi Kalimalang

News | Jum'at, 06 Juli 2018 | 11:15 WIB

Rosid Kobra, Sang Penakluk Ular dari Bekasi

Rosid Kobra, Sang Penakluk Ular dari Bekasi

News | Jum'at, 06 Juli 2018 | 09:46 WIB

Ganjaran Indah Wali Kota Risma Ubah 'Wajah' Surabaya

Ganjaran Indah Wali Kota Risma Ubah 'Wajah' Surabaya

News | Rabu, 04 Juli 2018 | 20:03 WIB

Terkini

Viral  Pemotor di Cikarang Tabrak Penyapu, Pura-pura Menolong Lalu Kabur Sambil Buang Sandal Korban!

Viral Pemotor di Cikarang Tabrak Penyapu, Pura-pura Menolong Lalu Kabur Sambil Buang Sandal Korban!

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 16:44 WIB

TB Hasanuddin: Kritik Pemerintah Bukan Ekstremisme, Perpres 8/2026 Rawan Multitafsir

TB Hasanuddin: Kritik Pemerintah Bukan Ekstremisme, Perpres 8/2026 Rawan Multitafsir

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 16:33 WIB

Siasat Licin Kiai AS Hindari Polisi, Kabur ke Wonogiri Naik Travel Demi Tak Terlacak

Siasat Licin Kiai AS Hindari Polisi, Kabur ke Wonogiri Naik Travel Demi Tak Terlacak

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 16:28 WIB

Soal Homeless Media jadi Mitra Bakom, Indonesia New Media Forum Buka Suara

Soal Homeless Media jadi Mitra Bakom, Indonesia New Media Forum Buka Suara

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 16:23 WIB

Kapolri Minta Jajaran Polri Perkuat Sinergi dengan APH Hadapi Dinamika Global

Kapolri Minta Jajaran Polri Perkuat Sinergi dengan APH Hadapi Dinamika Global

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 16:10 WIB

Viral Aksi Bejat Pria Rekam Rok Penumpang dari Kolong Peron Stasiun Kebayoran, Polisi Buru Pelaku

Viral Aksi Bejat Pria Rekam Rok Penumpang dari Kolong Peron Stasiun Kebayoran, Polisi Buru Pelaku

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 16:09 WIB

Cari Keadilan! Keluarga Korban Kekerasan TNI Serahkan Kesimpulan Gugatan UU Peradilan Militer ke MK

Cari Keadilan! Keluarga Korban Kekerasan TNI Serahkan Kesimpulan Gugatan UU Peradilan Militer ke MK

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 15:57 WIB

Orang Dekat Bobby Nasution Diperiksa KPK dalam Kasus Dugaan Suap Proyek PUPR Sumut

Orang Dekat Bobby Nasution Diperiksa KPK dalam Kasus Dugaan Suap Proyek PUPR Sumut

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 15:51 WIB

Kemendagri Perluas Pemanfaatan IKD, Ratusan Ribu Warga Akses Layanan Tanpa Fotokopi KTP

Kemendagri Perluas Pemanfaatan IKD, Ratusan Ribu Warga Akses Layanan Tanpa Fotokopi KTP

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 15:48 WIB

Berapa Harga Tiket Kapal Pesiar MV Hondius? Liburan Mewah Berujung Infeksi Hantavirus Mematikan

Berapa Harga Tiket Kapal Pesiar MV Hondius? Liburan Mewah Berujung Infeksi Hantavirus Mematikan

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 15:35 WIB