Polisi: Saksi Tak Lihat Titik Api di Kebakaran Kemenhub

Pebriansyah Ariefana, Agung Sandy Lesmana

Senin, 09 Juli 2018 | 17:34 WIB
Polisi: Saksi Tak Lihat Titik Api di Kebakaran Kemenhub
Kebakaran Kementerian Perhubungan. (Suara.com/Agung Shandy Lesmana)

Suara.com - Polisi telah memeriksa tiga saksi terkait kasus kebakaran gedung Kementerian Perhubungan yang menelan tiga korban jiwa. Saksi-saksi yang diperiksa dalam kasus tersebut yakni dua pekerja partisi dan satu pegawai Kemenhub.

"Tiga orang (kami periksa) dua pekerja itu tukang pasang partisi. Satu staf Kemenhub," kata Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Roma Hutajulu di Polda Metro Jaya, Senin (9/7/2018).

Menurut Roma, para saksi hanya melihat kepulan asap tebal di beberapa lantai gedung Karya, Kemenhub. Namun, kata dia, para saksi tak melihat titik api yang memicu kepulan asap berwarna hitam. Sejauh ini, polisi juga belum bisa menyimpulkan penyebab munculnya asap dari tragedi kebakaran di kantor kementerian yang dipimpin Menhub Budi Karya tersebut

"Saksi melihat kepulan asap di lantai 5, lantai 8, lantai 12. Tapi asal muasal api itu dari panas yang disebabkan belum tau saya sehingga melelhkan itu ada kepulan asap hitam itu," katanya.

Selain itu, Roma juga memastikan tiga korban tewas tak mengalami luka bakar. Dari hasil pemeriksaan, tewasnya korban karena menghirup kepulan asap.

"Korban itu nggak ada luka bakar tapi meninggal dunia karena kehabisan oksigen," ucapnya.

Insiden kebakaran yang melanda gedung Kemenhub pada Minggu (8/7/2018) kemarin mengakibatkan tiga korban meninggal dunia. Korban tewas adalah dua pekerja dari perusahaan kontraktor berinisial K dan S serta satu karyawan Kemenhub bernama Muhammad Ridwan Ernaldi (29).

Sedangkan total korban selamat yang berhasil dievakuasi mencapai 20 orang. Puluhan korban yang sempat mendapatkan penanganan medis di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo, Jakarta Pusat juga sudah telah diperbolehkan pulang.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Polisi Usut Dugaan Kebakaran Kantor Kemenhub karena Kelalaian

Polisi Usut Dugaan Kebakaran Kantor Kemenhub karena Kelalaian

News | Senin, 09 Juli 2018 | 17:09 WIB

Korban Kebakaran Tidur di Kantor Kemenhub, Ini Klarifikasinya

Korban Kebakaran Tidur di Kantor Kemenhub, Ini Klarifikasinya

News | Senin, 09 Juli 2018 | 14:28 WIB

Pasca Kebakaran, Kemenhub Cari Tempat Kerja Sementara Karyawan

Pasca Kebakaran, Kemenhub Cari Tempat Kerja Sementara Karyawan

News | Senin, 09 Juli 2018 | 14:21 WIB

Polisi Bali Periksa Sejumlah Orang Pasca Kebakaran Kapal di Benoa

Polisi Bali Periksa Sejumlah Orang Pasca Kebakaran Kapal di Benoa

News | Senin, 09 Juli 2018 | 13:23 WIB

Kebakaran Kapal di Teluk Benoa Diduga karena Konsleting Mesin

Kebakaran Kapal di Teluk Benoa Diduga karena Konsleting Mesin

News | Senin, 09 Juli 2018 | 12:08 WIB

Terkini

Coba Hilangkan Bukti, Pembacok Bobotoh Persib di Bogor Buang Celurit ke Selokan

Coba Hilangkan Bukti, Pembacok Bobotoh Persib di Bogor Buang Celurit ke Selokan

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 23:22 WIB

Golkar Bidik Naikkan Kursi di Pemilu 2029, Target Lampaui 102 Kursi DPR!

Golkar Bidik Naikkan Kursi di Pemilu 2029, Target Lampaui 102 Kursi DPR!

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 23:13 WIB

Pendapatan Meroket 1.368%, Tapi Saingan ChatGPT Ini Malah Rugi Rp1.300 Triliun!

Pendapatan Meroket 1.368%, Tapi Saingan ChatGPT Ini Malah Rugi Rp1.300 Triliun!

Bisnis | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Polres Bogor Ringkus Pelaku Pembacokan Bobotoh di Karadenan, Celurit Jadi Bukti

Polres Bogor Ringkus Pelaku Pembacokan Bobotoh di Karadenan, Celurit Jadi Bukti

Jabar | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:57 WIB

Operasi Patuh Maung 2026 di Banten, Ini Daftar Titik yang Perlu Diwaspadai Pengendara

Operasi Patuh Maung 2026 di Banten, Ini Daftar Titik yang Perlu Diwaspadai Pengendara

Banten | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:51 WIB

Ditangkap di Karadenan Bogor! Pembacok Bobotoh Terancam 15 Tahun Penjara

Ditangkap di Karadenan Bogor! Pembacok Bobotoh Terancam 15 Tahun Penjara

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:45 WIB

Olah TKP Kasus Pembunuhan Ibu-Anak Asal Bogor, Polda Jatim Cek Tungku Pembakaran Jasad

Olah TKP Kasus Pembunuhan Ibu-Anak Asal Bogor, Polda Jatim Cek Tungku Pembakaran Jasad

Jabar | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:40 WIB

Jatuh Bangun Bisnis, Pengusaha Perlu Tahu Kapan Harus Bertahan atau Berubah

Jatuh Bangun Bisnis, Pengusaha Perlu Tahu Kapan Harus Bertahan atau Berubah

Lifestyle | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:40 WIB

Alasan Danantara Mau Tutup dan Likuidasi 750 BUMN

Alasan Danantara Mau Tutup dan Likuidasi 750 BUMN

Bisnis | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:33 WIB

Tak Ada Pinjaman Baru di APBD 2027, Sekda Jabar sebut Fokus Rasionalisasi Belanja

Tak Ada Pinjaman Baru di APBD 2027, Sekda Jabar sebut Fokus Rasionalisasi Belanja

Jabar | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:30 WIB

×