Kantongi Ijazah SMA, Menteri Susi Tampik Jadi Cawapres Jokowi

Reza Gunadha | Suara.com

Minggu, 15 Juli 2018 | 21:48 WIB
Kantongi Ijazah SMA, Menteri Susi Tampik Jadi Cawapres Jokowi
Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti akhirnya mendapatkan ijazah SMA. Ijazah tersebut diterimanya setelah sukses dalam ujian kelulusan Paket C yang digelar pada 11-13 Mei 2018. Ia mendapat ijazah itu pada Jumat (13/7/2018). [Twitter]

Suara.com - Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti menampik dirinya disebut-sebut masuk dalam bursa kandidat bakal calon wakil presiden mendampingi Joko Widodo pada Pilpres 2019.

Seusai menghadiri kampanye "Pandu Laut Nusantara" di Jakarta, Minggu (15/7/2018), Menteri Susi menolak isu tersebut saat awak media mengonfirmasi dirinya masuk salah satu kandidat teratas bakal cawapres yang mendampingi Jokowi.

"Tidak ada itu," kata Menteri Susi seraya membalikkan badannya, untuk kemudian meninggalkan kerumunan media. Petugas keamanan langsung mengawal Susi menuju ke dalam sebuah hotel.

Berdasarkan hasil survei Charta Politika di Jawa Barat yang  dikutip Antara, Susi berada di peringkat ketiga teratas kandidat Cawapres pendamping Jokowi.

Dari 1.200 responden, sebanyak 3,8 persen menilai Susi pantas mendampingi Jokowi dalam Pemilihan Presiden 2019.

Sementara itu, urutan teratas ditempati oleh mantan panglima TNI Gatot Nurmantyo sebesar 10,9 persen kemudian disusul politisi Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono sebesar 8,1 persen.

Selain itu, LSM Destructive Fishing Watch (DFW) Indonesia menyatakan peluang Menteri Susi menjadi semakin terbuka untuk menjadi Cawapres setelah dirinya meraih kelulusan dan mendapat ijazah setara SMA.

"Dengan terpenuhinya syarat formal tersebut, saya kira peluang untuk menjadi cawapres makin terbuka," kata Koordinator Nasional DFW Indonesia Abdi Suhufan.

Menurut dia, peluang tersebut semakin terbuka karena tingginya tingkat kepopuleran Menteri Susi selama ini di tengah masyarakat.

Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti meraih ijazah setara SMA setelah lulus ujian Paket C di satu SMA negeri di daerah domisilinya, Pangandaran, Jawa Barat, 11 s.d. 13 Mei 2018.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Dapat Pertanyaan Usil soal Kecebong, Ini Reaksi Jokowi

Dapat Pertanyaan Usil soal Kecebong, Ini Reaksi Jokowi

News | Minggu, 15 Juli 2018 | 20:28 WIB

Jokowi Dikerjain Santriwati: Mbok Tonton Upin Ipin Pak

Jokowi Dikerjain Santriwati: Mbok Tonton Upin Ipin Pak

News | Minggu, 15 Juli 2018 | 19:55 WIB

Gaya Nyentrik Presiden Jokowi saat Resmikan Tol Solo - Ngawi

Gaya Nyentrik Presiden Jokowi saat Resmikan Tol Solo - Ngawi

News | Minggu, 15 Juli 2018 | 17:21 WIB

PolCOMM: Prabowo Masih Penantang Terkuat Jokowi

PolCOMM: Prabowo Masih Penantang Terkuat Jokowi

News | Minggu, 15 Juli 2018 | 16:12 WIB

Diresmikan Jokowi, Jalan Tol Solo - Ngawi Gratis Sampai Besok

Diresmikan Jokowi, Jalan Tol Solo - Ngawi Gratis Sampai Besok

News | Minggu, 15 Juli 2018 | 15:51 WIB

Terkini

Pastikan Santunan Bagi Ahli Waris PHL, BPJS Ketenagakerjaan Tegaskan Negara Hadir Lindungi Pekerja

Pastikan Santunan Bagi Ahli Waris PHL, BPJS Ketenagakerjaan Tegaskan Negara Hadir Lindungi Pekerja

News | Rabu, 15 April 2026 | 08:33 WIB

Surat Kemlu Bocor: Izin 'Terbang Bebas' Militer AS Berisiko Jadikan Indonesia 'Medan Perang'

Surat Kemlu Bocor: Izin 'Terbang Bebas' Militer AS Berisiko Jadikan Indonesia 'Medan Perang'

News | Rabu, 15 April 2026 | 08:21 WIB

Trump Kritik Paus Leo XIV hingga Lecehkan Yesus, Presiden Iran: Gak Bisa Dimaafkan!

Trump Kritik Paus Leo XIV hingga Lecehkan Yesus, Presiden Iran: Gak Bisa Dimaafkan!

News | Rabu, 15 April 2026 | 08:00 WIB

China Bantah Pasok Senjata untuk Iran, Fitnah Tak Berdasar

China Bantah Pasok Senjata untuk Iran, Fitnah Tak Berdasar

News | Rabu, 15 April 2026 | 07:58 WIB

China Bantah Tuduhan Suplai Senjata ke Iran: Laporan Itu Dibuat-Buat!

China Bantah Tuduhan Suplai Senjata ke Iran: Laporan Itu Dibuat-Buat!

News | Rabu, 15 April 2026 | 07:55 WIB

Kerugian Iran Tembus Rp4.300 Triliun, Garda Revolusi Siapkan Serangan Balasan ke AS-Israel

Kerugian Iran Tembus Rp4.300 Triliun, Garda Revolusi Siapkan Serangan Balasan ke AS-Israel

News | Rabu, 15 April 2026 | 07:43 WIB

Sekjen PBB: Sudah Saatnya Israel dan Lebanon Bekerja Sama

Sekjen PBB: Sudah Saatnya Israel dan Lebanon Bekerja Sama

News | Rabu, 15 April 2026 | 07:31 WIB

Dari Paris, Prabowo Kirim Ucapan Ulang Tahun ke Titiek Soeharto

Dari Paris, Prabowo Kirim Ucapan Ulang Tahun ke Titiek Soeharto

News | Rabu, 15 April 2026 | 07:11 WIB

Bayar atau Babak Belur: Mengapa Premanisme Tanah Abang Tak Pernah Benar-Benar Hilang?

Bayar atau Babak Belur: Mengapa Premanisme Tanah Abang Tak Pernah Benar-Benar Hilang?

News | Rabu, 15 April 2026 | 07:00 WIB

Izin ke Amerika Serikat, Negara Tetangga Ingin Beli Lebih Banyak Minyak dari Rusia

Izin ke Amerika Serikat, Negara Tetangga Ingin Beli Lebih Banyak Minyak dari Rusia

News | Rabu, 15 April 2026 | 06:50 WIB