Artis Ramai-ramai Jadi Caleg DPR, Tessa Kaunang hingga Kristina

Reza Gunadha, Nikolaus Tolen

Senin, 16 Juli 2018 | 20:18 WIB
Artis Ramai-ramai Jadi Caleg DPR, Tessa Kaunang hingga Kristina
Tessa Kaunang usai menjalani pemeriksaan di Polda Metro Jaya. (Ismail/Suara.com)

Suara.com - Sejumlah artis dan pesohor Indonesia ramai-ramai menjadi bakal calon anggota legislatif untuk DPR RI dari Partai Nasdem.

Hal tersebut diungkapkan Sekretaris Jenderal Partai Nasdem Johnny G Plate saat mendaftarkan 575 bacaleg partainya ke KPU, Jalan Imam Bonjol, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (16/7/2018).

"Ada banyak sekali artis, berapa puluh. Saya tidak hafal berapa persisnya," kata Johnny.

Berdasarkan pantauan Suara.com, ada sejumlah artis yang turut serta saat mendaftar ke KPU di antaranya, penyanyi dan pemain film Nafa Urbach, presenter dan pemain film Tessa Kaunang, pedangdut Kristina, dan Krisna Mukti. Mereka ikut menemani Johnny dan beberapa pimpinan Nasdem hingga ke tempat pendaftaran.

"Ada ibu Oki Asokawati, ada Manohara (Adelia) Pinot,  ada Kristina, ada banyak sekali, tak hafal saya satu-satu," katanya.

Johnny menuturkan, banyaknya artis masuk ke partai Nasdem karena membutuhkam saluran politik yang berkaitan dengan bidang seni.

"Artis ini satu profesi seni, mereka membutuhkan juga saluran politik dalam rangka legislasi penting mendukung profesi seni dan budaya Indonesia. Jadi tidak saja artis sinetron, tapi artis dalam arti yang luas, dalam arti budaya dan seni termasuk di dalamnya," kata Johnny.

Dia juga mengatakan, di Partai Nasdem, kader-kadernya berasal dari berbagai profesi. Selain artis, ada juga yang berasal dari kalangan olahragawan.

"Banyak juga yang calon-calon dari bidang olahraga, budaya dan seni itu banyak yang berpartisipasi," katanya.

baca juga

Salah satu nama dari kalangan olahragawan yang bergabung dengan Nasdem untuk maju pada Pemilu 2019 adalah Chris John. Dia menjadi kader Nasdem setelah pindah dari partai Demokrat beberapa waktu lalu.

Karenanya, dia mengaku sangat senang dengan kehadiran kadernya yang berasal dari kalangan yang berbeda tersebut. Dia menilai, program Indonesia memanggil yang dilakukan Nasdem memberikan hasil yang positif.

"Ini cukup menyenangkan hati dan membanggakan hati bahwa partisipasi politik dari kelompok-kelompok profesi tertentu yang selama ini belum berminat,  dengan dibukanya program Indonesia memanggil,  partisipasi itu ternyata besar di Indonesia," kata Johnny.

"Kami harapkan ini lebih menyemarakkan demokrasi Indonesia dan menyemarakkan perpolitikkan nasional," tandasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Lama Tak Muncul, Manohara Jadi Caleg DPR dari Partai Nasdem

Lama Tak Muncul, Manohara Jadi Caleg DPR dari Partai Nasdem

News | Senin, 16 Juli 2018 | 20:08 WIB

Partai Koalisi Jokowi Ribut karena Cawapres? Nasdem Buka Suara

Partai Koalisi Jokowi Ribut karena Cawapres? Nasdem Buka Suara

News | Senin, 16 Juli 2018 | 18:38 WIB

Nafa Urbach Didaftarkan Partai Nasdem Jadi Bakal Caleg DPR

Nafa Urbach Didaftarkan Partai Nasdem Jadi Bakal Caleg DPR

News | Senin, 16 Juli 2018 | 17:22 WIB

Koalisi Pendukung Jokowi Siap Sambut Demokrat Bergabung

Koalisi Pendukung Jokowi Siap Sambut Demokrat Bergabung

News | Senin, 16 Juli 2018 | 16:07 WIB

Bahas Cawapres, Hampir Tiap Hari Jokowi Ketemu Pimpinan Parpol

Bahas Cawapres, Hampir Tiap Hari Jokowi Ketemu Pimpinan Parpol

News | Senin, 16 Juli 2018 | 15:16 WIB

Terkini

Rombongan Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau, PFI Siaga Penuh Bantu Pencarian

Rombongan Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau, PFI Siaga Penuh Bantu Pencarian

Jabar | Selasa, 08 September 2026 | 23:51 WIB

Terima Suap 148 Juta Mantan Gubernur di China Divonis Mati Plus Dimiskinkan

Terima Suap 148 Juta Mantan Gubernur di China Divonis Mati Plus Dimiskinkan

News | Selasa, 08 September 2026 | 23:30 WIB

Bawa 5 Jurnalis ke Gunung Anak Krakatau, Tour Guide Hilang Usai Sempat Kabari Sang Istri

Bawa 5 Jurnalis ke Gunung Anak Krakatau, Tour Guide Hilang Usai Sempat Kabari Sang Istri

Banten | Selasa, 08 September 2026 | 23:23 WIB

Langkah Pemkab Badung Ajukan Kasasi Atas Gugatan BTS Dinilai Tepat

Langkah Pemkab Badung Ajukan Kasasi Atas Gugatan BTS Dinilai Tepat

Bali | Selasa, 08 September 2026 | 23:12 WIB

Bank Jateng Sukoharjo Beri Tips untuk Anak Muda : Jangan Mudah Tergoda Judol dan Pinjol demi Fomo

Bank Jateng Sukoharjo Beri Tips untuk Anak Muda : Jangan Mudah Tergoda Judol dan Pinjol demi Fomo

Surakarta | Selasa, 08 September 2026 | 23:07 WIB

Heboh Air Keran Berbusa di Surabaya, Gempar Jatim Tantang PDAM: Tak Cukup Hanya Minta Maaf!

Heboh Air Keran Berbusa di Surabaya, Gempar Jatim Tantang PDAM: Tak Cukup Hanya Minta Maaf!

Jatim | Selasa, 08 September 2026 | 22:54 WIB

Purbaya Ikut Bingung Data Desil BPS, Pilih Pakai Versi Lama Jika Tetap Ngaco

Purbaya Ikut Bingung Data Desil BPS, Pilih Pakai Versi Lama Jika Tetap Ngaco

Bisnis | Selasa, 08 September 2026 | 22:26 WIB

Kampus Ini Dorong Mahasiswa Siap Kerja Sejak Hari Pertama Kuliah

Kampus Ini Dorong Mahasiswa Siap Kerja Sejak Hari Pertama Kuliah

Lifestyle | Selasa, 08 September 2026 | 22:24 WIB

Jumlah Pengguna Capcut Tembus 660 Juta, Tersebar di 170 Negara

Jumlah Pengguna Capcut Tembus 660 Juta, Tersebar di 170 Negara

Tekno | Selasa, 08 September 2026 | 22:20 WIB

43 Ribu Anak Jadi Korban, Amnesty Internasional Desak Polisi Usut Pidana Keracunan MBG

43 Ribu Anak Jadi Korban, Amnesty Internasional Desak Polisi Usut Pidana Keracunan MBG

News | Selasa, 08 September 2026 | 22:15 WIB

×