Kasus Suap PLTU Riau, KPK Geledah Kantor PLN dan DPR

Reza Gunadha, Erick Tanjung

Senin, 16 Juli 2018 | 22:21 WIB
Kasus Suap PLTU Riau, KPK Geledah Kantor PLN dan DPR
Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi menggeledah ruang kerja Wakil Ketua Komisi VII DPR Eni Maulani Saragih di Gedung Nusantara I, Kompleks Parlemen, Senin (16/7/2018) malam. [Suara.com/Ria Rizki Nirmala Sari]

Suara.com - Selain menggeledah kantor pusat PLN (Persero), penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi juga melakukan penggeledahan di gedung DPR RI, Senin (16/7/2018) malam. Di DPR, tim penyidik KPK menggeledah ruang kerja Wakil Ketua Komisi VII DPR Eni Maulani Saragih.

Ruangan Eni Saragih berada di gedung Nusantara I lantai 11, kompleks parlemen yang merupakan ruangan kerja anggota DPR Fraksi Golkar.

“Tadi tim ditugaskan ada yang ke kantor PLN, ada yang ke kantor DPR. Jadi dilakukan penggeledahan di dua lokasi itu,” kata Juru Bicara KPK, Febri Diansyah kepada wartawan.

Penggeledahan di dua tempat itu berlangsung sejak petang hingga malam ini. Penggeledahan itu untuk pengembangan kasus dugaan suap Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) mulut Tambang Riau 1.

“Di kantor PLN kami perlu lakukan penggeledahan sebagai tindak lanjut dari proses penyidikan dugaan suap PLTU Riau 1. Jadi ini masih penyidikan yang sama dengan dua hari lalu dan merupakan tindaklanjut dari penggeledahan di 5 lokasi kemarin,” ujar dia.

Dia menyebutkan, penyidik menduga ada sejumlah bukti-bukti berupa dokumen terkait kerjasama pembangunan PLTU Riau 1 di kantor PLN dan di ruang kerja Eni Maulani Saragih (EMS). Selain dokumen kerjasama proyek tersebut, penyidik juga tengah mencari bukti-bukti lain.

“Tentu itu perlu kami gali lebih jauh sebelum KPK melakukan pemanggilan sejumlah saksi terkait proses penyidikan. Kalau tidak minggu ini secepatnya minggu depan akan dilakukan pemanggilan para saksi untuk kebutuhan penyidikan,” terang dia.

Febri menambahkan, saat ini KPK masih mendalami kasus dugaan korupsi tersebut.

“Ini perlu kami dalami lebih jauh sebenarnya begaimana proses awal sampai dengan tangkap tangan dilakukan. Sejauhmana suap yang kami duga diterima oleh EMS itu memang memuluskan proses yang terjadi,” kata dia.

baca juga

Sebelumnya, KPK telah menetapkan Eni Maulani Saragih sebagai tersangka dugaan suap terkait proyek pembangunan PLTU Riau-1. Eni diduga menerima suap sebesar Rp 4,5 miliar.

Selain Eni, KPK juga menetapkan bos Blackgold Natural Resources Limited, Johannes Budisutrisno Kotjo jadi tersangka.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

KPK Geledah Ruang Kerja Eni Maulani Saragih di DPR

KPK Geledah Ruang Kerja Eni Maulani Saragih di DPR

News | Senin, 16 Juli 2018 | 21:15 WIB

KPK Geledah Kantor PLN Pusat Sejak Senin Sore

KPK Geledah Kantor PLN Pusat Sejak Senin Sore

News | Senin, 16 Juli 2018 | 19:41 WIB

Sofyan Basir Jumpa Pers, KPK Mendadak Datang ke Kantor PLN Pusat

Sofyan Basir Jumpa Pers, KPK Mendadak Datang ke Kantor PLN Pusat

News | Senin, 16 Juli 2018 | 19:35 WIB

4 Tersangka Suap DPRD Sumut Ajukan Praperadilan

4 Tersangka Suap DPRD Sumut Ajukan Praperadilan

News | Senin, 16 Juli 2018 | 18:58 WIB

Eks Menko Ekuin Ungkap Penghapusan Utang Sjamsul Nursalim

Eks Menko Ekuin Ungkap Penghapusan Utang Sjamsul Nursalim

News | Senin, 16 Juli 2018 | 18:21 WIB

Terkini

Pasar Kripto Memerah, CFX10 Turun ke Level 1.005

Pasar Kripto Memerah, CFX10 Turun ke Level 1.005

Bisnis | Senin, 28 September 2026 | 10:13 WIB

Apa Perbedaan Cleansing Gel dan Cleansing Foam?

Apa Perbedaan Cleansing Gel dan Cleansing Foam?

Lifestyle | Senin, 28 September 2026 | 10:10 WIB

Timnas Indonesia Diberi Peringakatan Keras Jelang Hadapi Malaysia: Tak Boleh Lagi Monoton!

Timnas Indonesia Diberi Peringakatan Keras Jelang Hadapi Malaysia: Tak Boleh Lagi Monoton!

Bola | Senin, 28 September 2026 | 10:09 WIB

Mayat Perempuan Ditemukan di Kebun Warga di Serang, Polisi Selidiki Penyebab Kematian

Mayat Perempuan Ditemukan di Kebun Warga di Serang, Polisi Selidiki Penyebab Kematian

Banten | Senin, 28 September 2026 | 10:08 WIB

Kerahkan Belasan Armada Damkar, Kebakaran Hamzah Batik Malioboro Padam Setelah 3 Jam

Kerahkan Belasan Armada Damkar, Kebakaran Hamzah Batik Malioboro Padam Setelah 3 Jam

Jogja | Senin, 28 September 2026 | 10:07 WIB

Gaji Dipotong Pajak Terus tapi Fasilitas Publik Bapuk, Negara Ngapain Aja?

Gaji Dipotong Pajak Terus tapi Fasilitas Publik Bapuk, Negara Ngapain Aja?

Your Say | Senin, 28 September 2026 | 10:05 WIB

Pengganti LPG 3 Kg Tak Bisa Serentak, CNG Akan Diuji Bertahap

Pengganti LPG 3 Kg Tak Bisa Serentak, CNG Akan Diuji Bertahap

Bisnis | Senin, 28 September 2026 | 10:03 WIB

Bhimasena Run for Whale Shark 2026 Satukan Langkah untuk Kepedulian Laut Batang

Bhimasena Run for Whale Shark 2026 Satukan Langkah untuk Kepedulian Laut Batang

Jawa Tengah | Senin, 28 September 2026 | 10:01 WIB

Injak Alquran, 2 Warga Lebak Divonis Penjara dan Wajib Sumbang Alquran ke Semua Masjid

Injak Alquran, 2 Warga Lebak Divonis Penjara dan Wajib Sumbang Alquran ke Semua Masjid

News | Senin, 28 September 2026 | 10:00 WIB

Harga Cabai Merah Keriting di Atas Rp100 Ribu/kg Hari Ini

Harga Cabai Merah Keriting di Atas Rp100 Ribu/kg Hari Ini

Bisnis | Senin, 28 September 2026 | 09:59 WIB

×