Larang Ustaz Somad Khotbah di Semarang, PGN: Dia Jual Kita Beli

Reza Gunadha

Rabu, 25 Juli 2018 | 20:33 WIB
Larang Ustaz Somad Khotbah di Semarang, PGN: Dia Jual Kita Beli
Habib Rizieq Shihab dan Ustadz Abdul Somad [dok. tokoh GNPF Kapitra Ampera]

Suara.com - Ketua organisasi masyarakat Patriot Garuda Nusantara (PGN) Jawa Tengah Mohammad Musthofa Mahendra tegas menolak acara tablig akbar, yang menghadirkan Ustaz Abdul Somad di Semarang.

Tablig akbar recananya dihelat di Lapangan Leboh Raya, Pedurungan dan Masjid Jatisari BSB, Mijen. Kedua acara tersebut masing-masing diadakan pada Senin hingga Selasa 30-31 Juli 2018.

PGN mengungkapkan, mereka menolak kedatangan Ustaz Somad karena yang bersangkutan diklaim orang Hizbut Tahrir Indonesia—organisasi dilarang.

"Yang namanya seseorang sudah menganut ideologi, ya tetap menganut ideologi itu. Somad itu kan HTI, kok masih diberi ruang," kata Musthofa saat dikonfirmasi, Rabu (24/7/2018).

Musthofa menyatakan, tablig akbar Ustaz Somad hanya akan menambah keresahan masyarakat.

"Berbahaya, itu mulutnya bilang sudah tobat. Tapi nyatanya kejadian napi teroris di Mako Brimob masih bisa membunuh," ujarnya.

Pihaknya mengakui, telah melayangkan surat penolakan Ustaz Abdul Somad berkhotbah di Kota Semarang.

Alasan ditolaknya kehadiran Abdul Somad, disebut   dalam edaran itu, pria kelahiran Silo Lama, Asahan, Sumatra Utara itu sebagai corong propaganda HTI.

Surat tersebut ditandatangani Panglima Tertinggi PGN Nuril Arifin Husein. Serta Ketua PGN Jawa Tengah, Mohammad Mustofa Mahendra. Surat itu juga ditembuskan ke Pangdam IV Diponegoro, Kapolrestabes Semarang, PGN Pusat dan beberapa unsur lainnya.

"Saya menyayangkan panitia penyelenggara, lebih memilih mengundang Somad, kan masih banyak dai kondang lain di Jateng. Ada Gus Yusuf, Habib Luthfi dan tokoh-tokoh NU lain," ujarnya.

Selain itu, pihaknya mendengar kabar akan adanya demo oleh sejumlah orang. Dengan aktivitas salah satunya menyuarakan kebebasan ideologi Islam milik mereka.

"Ideologi Islam yang mana, mau bikin ideologi apa lagi? Jelas negara kita berideologi Pancasila. Kalau bikin ideologi itu kan berarti makar," tandasnya.

"PGN akan memertahankan dan memersiapkan perlawanan," lanjutnya.

Meski demikian, saat pihaknya bertemu pihak kepolisian dan tentara, PGN diminta untuk tidak melakukan pemaksaan.

"Polisi dan tentara minta tidak ada gesekan, tapi silakan kalau mereka (panitia) mau memaksa, dia jual, kita beli. Bahkan kita borong se-pabrik-pabriknya," tegasnya. [Adam Iyasa]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Dianggap HTI, Ustaz Somad Dilarang Khotbah di Semarang

Dianggap HTI, Ustaz Somad Dilarang Khotbah di Semarang

News | Rabu, 25 Juli 2018 | 17:04 WIB

Pengunjung Bandara Ahmad Yani Berebutan Bonceng 'Jokowi Ngontel'

Pengunjung Bandara Ahmad Yani Berebutan Bonceng 'Jokowi Ngontel'

News | Kamis, 19 Juli 2018 | 18:13 WIB

Yayuk dan Yustedjo Awali Pawai Obor Asian Games 2018

Yayuk dan Yustedjo Awali Pawai Obor Asian Games 2018

Sport | Rabu, 18 Juli 2018 | 14:28 WIB

Tangkap Sinyal Bahaya, Pesawat Citilink Mendarat dengan Selamat

Tangkap Sinyal Bahaya, Pesawat Citilink Mendarat dengan Selamat

News | Rabu, 18 Juli 2018 | 14:24 WIB

Terkini

Mendagri Tito Ajak PIKI Ambil Peran Strategis Wujudkan Indonesia Emas 2045

Mendagri Tito Ajak PIKI Ambil Peran Strategis Wujudkan Indonesia Emas 2045

News | Senin, 01 Juni 2026 | 08:58 WIB

Jaga Stabilitas dan Pemerataan Ekonomi, Mendagri Dorong Kepala Daerah se-Sulawesi Perkuat Sinergitas

Jaga Stabilitas dan Pemerataan Ekonomi, Mendagri Dorong Kepala Daerah se-Sulawesi Perkuat Sinergitas

News | Senin, 01 Juni 2026 | 08:52 WIB

Cek Pembangunan Sekolah Rakyat Permanen Kupang, Gus Ipul: Sudah Mendekati 75 Persen

Cek Pembangunan Sekolah Rakyat Permanen Kupang, Gus Ipul: Sudah Mendekati 75 Persen

News | Senin, 01 Juni 2026 | 08:42 WIB

Mensos Gus Ipul Ajak Kepala Daerah se-NTT Bangun Sekolah Rakyat

Mensos Gus Ipul Ajak Kepala Daerah se-NTT Bangun Sekolah Rakyat

News | Senin, 01 Juni 2026 | 08:37 WIB

Prabowo Beri Penghormatan Terakhir untuk Jenderal Ryamizard Ryacudu di Kemhan Pagi Ini

Prabowo Beri Penghormatan Terakhir untuk Jenderal Ryamizard Ryacudu di Kemhan Pagi Ini

News | Senin, 01 Juni 2026 | 08:36 WIB

Idul Adha Berdarah di Gaza! Drone Israel Tewaskan Dokter Senior dan Warga Sipil

Idul Adha Berdarah di Gaza! Drone Israel Tewaskan Dokter Senior dan Warga Sipil

News | Senin, 01 Juni 2026 | 08:19 WIB

Mama Sinta Bantah Diintimidasi TNI dan Naik Jet Haji Isam ke Jakarta: Itu Provokator!

Mama Sinta Bantah Diintimidasi TNI dan Naik Jet Haji Isam ke Jakarta: Itu Provokator!

News | Senin, 01 Juni 2026 | 08:14 WIB

Negosiasi Memanas! Trump Ubah Syarat Damai, Iran Belum Mau Mengalah

Negosiasi Memanas! Trump Ubah Syarat Damai, Iran Belum Mau Mengalah

News | Senin, 01 Juni 2026 | 08:13 WIB

Viral! Gegara Hal Ini Polisi Banting dan Seret Wanita Hamil, Suami Korban Ikut Dipukuli

Viral! Gegara Hal Ini Polisi Banting dan Seret Wanita Hamil, Suami Korban Ikut Dipukuli

News | Senin, 01 Juni 2026 | 07:45 WIB

Menag Nasaruddin Umar Ajak Umat Beragama Redam Ego demi Perdamaian Dunia

Menag Nasaruddin Umar Ajak Umat Beragama Redam Ego demi Perdamaian Dunia

News | Senin, 01 Juni 2026 | 06:21 WIB