Kapitra Ampera Kecam Gus Nuril yang Larang Khotbah Ustaz Somad

Reza Gunadha | Yosea Arga Pramudita | Suara.com

Kamis, 26 Juli 2018 | 16:47 WIB
Kapitra Ampera Kecam Gus Nuril yang Larang Khotbah Ustaz Somad
Kapitra Ampera jadi caleg PDIP dapil Sumatera Barat. (Suara.com/Nikolaus Tolen)

Suara.com - Kapitra Ampera, pengacara pengkhotbah beken Abdul Somad, mengecam Ketua Patriot Garuda Nusantara Nurul Arifin Husein alias Gus Nuril, yang melarang kliennya berceramah di Semarang, Jawa Tengah.

Ia menegaskan, Ustaz Somad adalah warga Indonesia yang berprofesi sebagai dosen sekaligus pengkhotbah. Karenanya, segala aktivitas Ustaz Somad dilindungi perundang-undangan.

"Tidak boleh satu pun yang boleh menghambat dakwah UAS di mana pun di republik ini, termasuk Gus Nuril," kata Kapitra berdasarkan keterangan tertulisnya, Kamis (26/7/2018).

Kapitra akan terus melakukan perlawanan secara masif dan terstruktur, kalau kegiatan dakwah Abdul Somad kembali terjadi, khususnya di Jawa Tengah.

Dirinya juga menyebut akan memimpin Laskar Melayu untuk datang ke lokasi, kalau ada kekerasan fisik terhadap Abdul Somad.

"Jika penghambatan kegiatan dakwah UAS itu terjadi, dimana pun khususnya di Jawa Tengah, yang dilakukan oleh orang-orang tertentu termasuk Gus Nuril,  maka sebagai pemegang kuasa hukum dari Lembaga Adat Melayu Riau, maupun sebagai kuasa langsung Ustaz Abdul Somad,  saya akan melakukan perlawanan yang masif  sistematis dan terstruktur, secara hukum dan perundang-undangan," tegasnya.

Kapitra juga meminta kepada aparat kepolisian untuk menjaga dan melindungi hak-hak dasar UAS sebagai manusia.

"Sebagaimana yang diatur UUD 45 dan Undang-undang No 2 tahun 2002 tentang Kepolisian, serta melakukan penangkapan dan penahanan  kepada orang-orang yang mencoba menghalangi, menyerang serta mempersekusi dan membubarkan tempat UAS berdakwah," tandas Kapitra.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Jadi Caleg PDIP, Pengacara Habib Rizieq Akan Lawan GNPF

Jadi Caleg PDIP, Pengacara Habib Rizieq Akan Lawan GNPF

News | Kamis, 26 Juli 2018 | 14:08 WIB

Larang Ustaz Somad Khotbah di Semarang, PGN: Dia Jual Kita Beli

Larang Ustaz Somad Khotbah di Semarang, PGN: Dia Jual Kita Beli

News | Rabu, 25 Juli 2018 | 20:33 WIB

Dianggap HTI, Ustaz Somad Dilarang Khotbah di Semarang

Dianggap HTI, Ustaz Somad Dilarang Khotbah di Semarang

News | Rabu, 25 Juli 2018 | 17:04 WIB

Jadi Caleg PDIP, Kapitra: Siapa yang Mau Mencapreskan Rizieq?

Jadi Caleg PDIP, Kapitra: Siapa yang Mau Mencapreskan Rizieq?

News | Selasa, 24 Juli 2018 | 18:28 WIB

Jadi Caleg PDIP, Kapitra Ampera: Please Call Me Cebong

Jadi Caleg PDIP, Kapitra Ampera: Please Call Me Cebong

News | Selasa, 24 Juli 2018 | 15:36 WIB

Terkini

Cengkeraman Iran di Selat Hormuz Makin Kuat saat Ada Blokade AS, Kenapa?

Cengkeraman Iran di Selat Hormuz Makin Kuat saat Ada Blokade AS, Kenapa?

News | Rabu, 15 April 2026 | 10:35 WIB

Blokade Selat Hormuz AS Paksa 6 Kapal Tanker Iran Putar Balik di Teluk Oman

Blokade Selat Hormuz AS Paksa 6 Kapal Tanker Iran Putar Balik di Teluk Oman

News | Rabu, 15 April 2026 | 10:14 WIB

Respons Arogansi AS, Iran Siapkan Metode Pertempuran Mematikan

Respons Arogansi AS, Iran Siapkan Metode Pertempuran Mematikan

News | Rabu, 15 April 2026 | 09:48 WIB

Media Eropa-Asia: Jika Pesawat Perang AS Bebas di Udara Indonesia akan Ubah Peta Kekuatan Regional

Media Eropa-Asia: Jika Pesawat Perang AS Bebas di Udara Indonesia akan Ubah Peta Kekuatan Regional

News | Rabu, 15 April 2026 | 09:42 WIB

Menaker: Pemanfaatan AI Tertinggal, Kemnaker Perkuat Kompetensi Pekerja

Menaker: Pemanfaatan AI Tertinggal, Kemnaker Perkuat Kompetensi Pekerja

News | Rabu, 15 April 2026 | 09:30 WIB

BPOM Bantah Isu Penolakan Industri di Balik Aturan Label SehatTidak Sehat pada Makanan

BPOM Bantah Isu Penolakan Industri di Balik Aturan Label SehatTidak Sehat pada Makanan

News | Rabu, 15 April 2026 | 09:04 WIB

Usai dari Rusia, Prabowo Temui Macron di Paris: Bahas Alutsista hingga Energi Bersih

Usai dari Rusia, Prabowo Temui Macron di Paris: Bahas Alutsista hingga Energi Bersih

News | Rabu, 15 April 2026 | 08:57 WIB

Militer AS 18 Kali Langgar Wilayah RI Tanpa Maaf, Kini Berpotensi 'Terbang Seenaknya'

Militer AS 18 Kali Langgar Wilayah RI Tanpa Maaf, Kini Berpotensi 'Terbang Seenaknya'

News | Rabu, 15 April 2026 | 08:44 WIB

Pastikan Santunan Bagi Ahli Waris PHL, BPJS Ketenagakerjaan Tegaskan Negara Hadir Lindungi Pekerja

Pastikan Santunan Bagi Ahli Waris PHL, BPJS Ketenagakerjaan Tegaskan Negara Hadir Lindungi Pekerja

News | Rabu, 15 April 2026 | 08:33 WIB

Surat Kemlu Bocor: Izin 'Terbang Bebas' Militer AS Berisiko Jadikan Indonesia 'Medan Perang'

Surat Kemlu Bocor: Izin 'Terbang Bebas' Militer AS Berisiko Jadikan Indonesia 'Medan Perang'

News | Rabu, 15 April 2026 | 08:21 WIB